Dejurnal.com, Garut – Akibat diguyur hujan deras dan tanah yang labil serta kondisi jurang yang tinggi, tanah bagian belakang Makam Keramat Godog mengalami longsor.
Informasi yang dihimpun dejurnal.com, longsor terjadi pada Kamis malam ketika hujan deras mengguyur, longsoran pun menimpa rumah warga, untungnya tidak ada korban jiwa.
“Longsor terjadi sekita jam tujuh malam, bada isya,” ujar salah satu warga yang berada di sekitar Makam Godog, Herman.
Warga sekitar Makam Godog pun langsung mengambil inisiatif mengantisipasi agar tidak terjadi longsor susulan dengan membersihakan dan menata tanah yang longsor.
Terkait hal itu, Koord. Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Godog (FKMPG), Yohanes Sitorus mengatakan bahwa pihaknya sudah jauh-jauh hari mengingatkan akan bahaya longsor tersebut.
“Saya sudah jauh hari mengingatkan pihak Pemda Kabupaten Garut, melalui surat yang di tujukan Ke Bupati Garut Up beberapa SKPD dan Para Anggota DPRD Dapil Satu, terkait akan kondisi disekitar Wilayah Makam Godog, harus mendapat perhatian serius dari Pihak Pemda Garut namun apalah daya, dan kini apa yang dikhawatirkan terjadi, masih untung belum ada korban nyawa,” Jelasnya.
Dikatakannya, di dalam surat yang dilayangkan 31 Maret 2021 lalu, begitu jelas meminta kepada Bupati Garu dan SKPD terkait untuk menangani secara, namun faktanya tak diindahkan.
“Hari ini terjadi longsor dan menimpa rumah warga masyarakat tepat sebagai mana isi dalam surat, bahwa di belakang Makam Keramat Godog Rumah Sdr Herman,” tandasnya.
Sitorus mengatakan wajar jika Bupati Garut kecewa terhadap IPM Garut yang jeblok, karena memang tingginya IPM mempengaruhi teerhadap kebijakan.
“Karena IPM rendah, apa yang disampaikan pun tak digubris,” tandasnya.
Menurutnya, Tim Percepatan Pemulihan Perekonomian yang digawangi oleh Wakil Bupati Garut tak bekerja maksimal.
“Yah mungkin saat ini lebih fokus penangan vaksin saja, padahal ada hal lain yang harus diperhatikan, lalu bagaimana dengan Seketari Daerah, Para Asisten, Kepala SKPD, Para Anggota DPRD Kabupaten Garut khususnya Dapil Satu. Haruskah ada korban nyawa warga masyarakat yang melayang baru turun tangan, atau terlalu sibuk dengan berbagi isu kasus, yang sedang ditangani, atau karena tidak ada setoran jadi kurang perhatian, saya berharap atas kondisi yang terjadi di sekitar Makam Godog segera diperhatikan kalau tidak apa kata dunia,” Pungkasnya.***Red