Dejurnal.com, Karawang – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar road show bus KPK Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi yang dihadiri Bupati. Wakil Bupatoli, Sekda Forkominda, para kepala OPD , Camay serta warga dilapangan Karangpawitan, Karawang, Minggu (25/6/2023).
Roadshow Bus KPK Mengusung tema ”Hajar Serangan Fajar”, hadir di Karawang yang sebelumnya berkunjung ke 6 kota lainnya dijelajahi Bus Antikorupsi KPK dari 8 titik wilayah di Jabodetabek diantaranya, Jakarta, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Karawang hingga Kota Bandung.
Program “Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi” tahun 2023 adalah salah satu cara KPK meningkatkan awareness dan nilai integritas bagi seluruh lapisan masyarakat.
Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak menyampaikan, pihaknya hadir untuk mengingatkan kembali masyarakat agar menghindari pemberian maupun penerimaan serangan fajar. Menurutnya, tradisi ini jika dibiarkan nantinya, akan menghasilkan pemimpin yang hanya mementingkan kepentingan pribadi dan golongannya.
“Kalau calon-calon pejabat mengeluarkan uang untuk serangan fajar, maka mereka itu adalah calon- calon penjahat. Mengapa demikian ?, Kalau calon pejabat mengeluarkan uang serangan fajar dalam kampanyenya maka oknum pejabat tersebut dengan berbagai cara ketika dia terpilih nanti, akan berusaha membuat agar bagaimana uang mereka kembali,” kata Johanis
Dikatakan Kalau ada calon-calon pejabat yang melakukan serangan fajar, segera laporkan kepada Kepolisian, Kejaksaan dan KPK !!, jangan pilih yang bersangkutan , karena dia tidak akan jadi pejabat tetapi akan jadi penjahat, karena , seorang pejabat harus mempunyai integritas, karena uang negara adalah uang rakyat, yang berasal dari rakyat dan hasilnya untuk rakyat, bukan untuk dimakan oleh oknum pejabat, karena rakyat membayar pajak untuk membangun negeri ini, uangnya jangan dimakan, jangan disalahgunakan.
“Uang rakyat kembalikan kepada rakyat yang berhak, demi pembangunan dan kesejahteraan rakyat. Kalau uang- uang negara ,uang-uang rakyat dimakan mereka, laporkan KPK, kita tuntut mereka, kita masukan mereka ke penjara,” ungkapnya.
Johanis pun berpesan kepada Bupati Karawang Cellica Nurrachadianna agar Kabupaten Karawang harus sejahtera.
Ia meminta Bupati Cellica untuk membuat pogram yang jangan hanya menyenangkan rakyat saja, tetapi buatlah program yang mensejahterakan rakyat dengan memberikan hak -hak rakyat sebagaimana diatur berdasarkan undang undang.
“Kalau Calon Bupati nanti kampanye ada serangan fajar, nanti lapor KPK !. Atau ada calon -calon lain yang lakukan serangan fajar, lapor KPK !, kita tangkap, kita masukan penjara mereka semua, karena mereka mengambil uangnya rakyat,” Pungkasnya.***RF