Ciamis, deJurnal,- Kepengurusan baru Gerakan Pramuka Kabupaten Ciamis masa bakti 2025–2030 resmi dilantik dan dikukuhkan.
Tidak hanya jajaran Kwartir Cabang (Kwarcab), pelantikan juga mencakup Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) serta Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK). Prosesi berlangsung khidmat di situs bersejarah Astana Gede Kawali, Selasa (6/1/2026).
Pelantikan dan pengukuhan pengurus Pramuka Ciamis tersebut dipimpin langsung Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Barat, Herman Suryatman.
Kegiatan berlangsung sejak pukul 10.00 hingga 13.00 WIB dan dihadiri unsur pimpinan daerah serta pemangku kepentingan kepramukaan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Mabicab Ciamis Herdiat Sunarya, Ketua Kwarcab Ciamis H. Nanang Permana, M.H., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para camat selaku Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran), serta tokoh masyarakat dan pemuda.
Ketua Mabicab Ciamis Herdiat Sunarya dalam sambutannya menegaskan bahwa pengukuhan Mabicab bersama Kwarcab menjadi momentum penting untuk memperkuat arah kebijakan dan sinergi pembinaan kepramukaan di Kabupaten Ciamis.
Menurut Herdiat, Mabicab memiliki peran strategis dalam memberikan dukungan kebijakan, moral, dan fasilitasi agar Gerakan Pramuka berjalan selaras dengan visi pembangunan daerah.
“Mabicab harus hadir memberikan arah dan dukungan yang kuat. Gerakan Pramuka Ciamis diharapkan menjadi pilar utama dalam membentuk karakter generasi muda yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing,” ujar Herdiat.
Sementara itu, Ketua Kwarda Jawa Barat Herman Suryatman menekankan pentingnya kolaborasi antara Mabicab, Kwarcab, pemerintah daerah, dan unsur keamanan dalam menyiapkan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.
Ia menyebut Pramuka sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan sumber daya manusia.
“Pramuka tidak boleh berjalan sendiri. Dengan sinergi yang kuat, kita dapat mencetak generasi yang berkarakter, berbudaya, berilmu, dan beriman untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” tegas Herman.
Pemilihan situs Astana Gede Kawali sebagai lokasi pelantikan dinilai sarat nilai historis dan filosofis.
Situs peninggalan Kerajaan Galuh tersebut menjadi simbol penguatan jati diri, kepemimpinan, dan nilai luhur yang relevan dengan semangat kepramukaan.
Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Hymne Satya Dharma Pramuka, dilanjutkan pembacaan naskah pelantikan serta ikrar pengurus Mabicab, Kwarcab, dan LPK. Seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat.
Ketua Kwarcab Ciamis terlantik, H. Nanang Permana, M.H., menyatakan kesiapan jajaran pengurus untuk membawa Gerakan Pramuka Ciamis lebih progresif, adaptif, dan responsif terhadap tantangan zaman dalam lima tahun ke depan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kegiatan pelantikan dan pengukuhan pengurus Gerakan Pramuka Kabupaten Ciamis masa bakti 2025–2030 berjalan lancar serta mendapat sambutan positif dari seluruh peserta. (Nay Sunarti)













