Dejurnal.com, Bandung – Pekan Olahraga (POR) DPRD yang baru saja digelar DPRD Kabupaten Bandung dari tanggal 26 Januari sampai 4 Februari 2026 di SOR Si jalak Harupat merupakan kegiatan tradisi positif awal tahun. Hal ini disampaikan Legislator Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Bandung, Dr. M. Akhiri Hailuki, S.I.P., M.Si. seusai bersama timnya melakoni pertandingan final futsal di hari terakhir POR DPRD, Rabu (4/2/2026).
Sepengetahuan Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Bandung ini, setelah dirinya berkomunikasi dengan Asosiasi DPRD Kabupaten/Kota Seluruh Indonesia, belum banyak DPRD daerah lain yang melaksanakan kegiatan ini.
“Kuta salah satu yang mampu melaksanakannya. POR DPRD merupakan kegiatan yang telah diwariskan oleh DPRD Kabupaten Bandung periode yang lalu,” katanya.
Menurut Hailuki, banyak DPRD daerah lain mau studi banding ke DPRD Kabupaten Bandung untuk mengetahui bagaimana kegiatan POR DPRD Kabupaten Bandung digelar. Dalam waktu dekat pihaknya akan menerina kunjungan DPRD daerah ke Kabupaten Bandung, yang salah satunya kaitan POR DPRD.
Untuk terselenggaranya POR DPRD, para anggota dewan sepakat merogoh kocek pribadinya karena memang kegiatan ini tidak menggunakan APBD, menurut Hailuki rembukan anggaran dari masing-masing anggota DPRD ini untuk biaya operasional, sedangkan untu hadiah dari Bupati Bandung Dadang Supriatna dan sponsor.
Hailuki menyambut baik usulan dari beberapa rekan di DPRD untuk tahun berikutnya POR DPRD tidak hanya mempertandingkan 4 cabor, tapi ada cabor lainnya seperti catur dan bridge, juga mengkolaborasikan denahn olahraga tradisional.
“Saya berharap dengan kegiatan POR DPRD, membuat anggota DPRD sehat juga menjaga kebersamaan, solidaritas dan makin mempererat tali silaturahmi,” pungkasnya.* Sopandi














