Dejurnal.com, Bandung – Tantangan Literasi Leksam Bedas Tahun SD 2026 akan dilaksanakan serempak di seluruh Sekolah Dasar se-Kabupaten Bandung selama 7 bulan kedepan. Pembukaan dan Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Tantangan Literasi Leksam Bedas SD 2026 digelar di SDN Soreang 01, Selasa (3/2/2026).
Ketua Leksam Bedas Hildawati, S. Pd, MAP menyebut, Tantangan Literasi tahun ini dengan isi konten yang berbeda. Kali ini program tantangan gerakan literasi sekolah tidak hanya siswa kelas atas (kelas 4-6), tapi juga menyasar siswa kelas bawah (kelas 1-3).
“Hari ini kita melaksanakan sosialisasi program tantangan literasi bagi siswa SD dengan mengundang koordinator kecamatan se-Kab. Bandung, juga mengundang dari Dinas Pendidikan serta Ketua koordinator Pengawas SD dan KKG Sunda untuk berkolaborasi dalam program tantangan literasi,” kata Hildawati.
Hidawati menjelaskan, Leksam Bedas sebagai Komunitas Literasi yang dibentuk oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung akan terus secara berkelanjutan bekerjasama serta menyesuaikan isi program tantangan dengan kurikulum pendidikan. Sehingga bisa menyentuh seluruh siswa SD dan menjadi budaya sekolah di Kabupaten Bandung.
Dalam kesempatan tersebut, Kabid SD Disdik Kabupaten Bandung, Kiki Taufik, M.Pd.I memotivasi dan mengimbau agar sekolah bisa mengikuti program tantangan literasi.
“Kami ucapkan terimakasih kepada para pengawas yang telah melaksanakan bimbingan sehingga kegiatan ini telah diakui Kemdikbud. Kegiatan ini diharapkan bisa diikuti oleh 1.300 unit SD dengan target peserta 15.000 orang siswa sehingga di setiap sekolah literasi dan numerasi menjadi budaya. Kepala Sekolah, guru ikut terlibat bisa membuat karya, puisi dan karya lainnya. Tidak hanya pandai mengajarkan pada siswa,” terang Kiki.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Asep Kusumah, S.Sos, M.Si mengambut baik kegiatan Tantangan Literasi Leksam Bedas. Ia mengajak agar seluruh pihak turut terlibat dalam kegiatan ini sebagai salah satu untuk membentuk generasi menuju Indonesia Emas 2045.
“Saya mengajak bersama sama para kepala sekolah, guru dan tentunya siswa untuk bisa mengikuti seluruh program Tantangan Literasi Leksam Bedas Tahun 2026. Mari kita bangun budaya literasi dan numerasi untuk Indonesia yang lebih maju, Kabupaten Bandung lebih Bedas, menuju Indonesia Emas 2045,” kata Asep Kusumah sekaligus membuka kegiatan.***Sopandi


















