Dejurnal.com, Bandung – Evakuasi satu unit kijang bak atau kijang bajul dari sungai perbatasan Kecamatan Margahayu dengan Kecamatan Margaasih mengalami kesulitan. Satu unit mobil derek dari Dishub Kabupaten Bandung dan satu unitobil derek dari BPBD Provinsi Jabar didatangkan ke lokasi tempat mobil kijang bajul itu ditemukan di dekat jembatan Kp Cicukang RT 02/RW 01.
Diberitakan sebelumnya, akibat hujan deras yang mengguyur Wilayah Bandung Raya pada Senin (1/12/2025) sore mengakibatkan banjir di beberapa wilayah. Termasuk sungai yang melintas dua Kecamatan Margahayu dan Margaasih Kabupaten Bandung.
Dampak dari meluapnya air sungai, mengakibatkan roboh tembok sebuah halaman rumah warga yang berdiri pas di pinggir sungai tersebut di Kp Sekerandu, RT 01/RW 01 Desa Mekarrahayu, Kecamatan Margaasih. Dua unit mobil, 1 Avanza dan 1 Kijang Bajul yang diparkir di halaman rumah milik keluarga Lubis (alm) itu terseret arus dan masuk sungai.
Mobil Avanza ditemukan sekitar 400 meter dari lokasi kejadian, sedangkan mobil kijang bajul yang sempat tidak diketahui dimana keberadaannya baru ditemukan nari ini, Selasa (2/12/2025) siang, sekitar 50 meter sebelah selatan. Kedua unit mobil tersebut dalam keadaan ruksak parah. Kaca depan dan belakang pecah, dan atap penyok, diduga akibat benturan dengan pepohonan atau dinding sungai yang lebarnya antara 3-4 meter selama terseret arus.
Evakuasi mobil kijang bajul dari sungai menjadi tontonan warga. Selain petugas, nampak hadir Camat Margahayu Taty Suharyati dan Camat Margaasih Djoko Mardiantilo dan Kepala Desa Mekarrahayu H. Iop Syaripulloh ada di lokasi. Meski mengalami kesulitan, akhirnya upaya petugas dan warga bisa mengangkat mengevakuasi mobil tersebut.
Namun, mobil Avanza masih belum bisa dievakuasi. Letaknya yang jauh dari akses jalan yang bisa dilalui kendaraan membuat sulit untuk mengevakuasi. Samapai beritana ini diturunkan, belum ada informasi yang pasti kapan evakuasi Avanza warna putih itu dilakukan.* Sopandi













