Dejurnal.com, CIAMIS. Puluhan siswa calon anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Ciamis Angkatan 2027 mulai memasuki tahapan pembinaan.
Mereka tidak hanya dipersiapkan untuk menjalankan tugas pengibaran bendera Merah Putih, tetapi juga dibekali nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan jiwa kepemimpinan.
Penerimaan calon anggota Paskibra tersebut berlangsung di Gelanggang Galuh Taruna (GGT) Ciamis, Minggu (1/11/2026).
Kegiatan ini menjadi awal perjalanan para peserta untuk mengembangkan kemampuan diri sekaligus mengenal lebih jauh nilai-nilai kepaskibraan.
Melalui pembinaan ini, Pemerintah Kabupaten Ciamis berharap para peserta dapat tumbuh menjadi generasi muda yang memiliki karakter kuat, mampu bekerja sama, serta berani mengambil peran di lingkungan masing-masing.
Harapan tersebut sejalan dengan pesan Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, yang disampaikan dalam amanat tertulis dan dibacakan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asda I) Setda Ciamis, Rudi.
Bupati Herdiat mengapresiasi para siswa yang telah bergabung sebagai calon anggota Paskibra.
Menurutnya, kesempatan tersebut harus dimanfaatkan untuk belajar dan membentuk kepribadian, bukan hanya mengejar kemampuan teknis dalam baris-berbaris.
Sebab, menjadi anggota Paskibra membutuhkan lebih dari sekadar keterampilan mengikuti aba-aba. Setiap peserta dituntut memiliki kedisiplinan, ketegasan, kerja keras, integritas, dan rasa tanggung jawab.
Nilai-nilai itu diharapkan tidak hanya terlihat selama latihan, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, keluarga maupun lingkungan masyarakat.
Selain mendapatkan pengalaman dalam kegiatan kepaskibraan, para peserta tingkat SMA sederajat juga memiliki kesempatan mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) ke jenjang yang lebih tinggi, mulai dari tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional pada tahun berikutnya.
Untuk itu, bupati meminta para calon anggota mulai mempersiapkan diri. Kesiapan fisik dan mental perlu dibarengi dengan kedisiplinan serta kemampuan akademis agar mereka mampu mengikuti setiap tahapan seleksi.
Peran guru pembina juga menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Bupati Herdiat berharap para pembina terus memberikan pendampingan dan arahan sehingga peserta mendapatkan bekal yang cukup selama menjalani latihan.
Lebih jauh, pembinaan Paskibra juga berkaitan dengan upaya menyiapkan generasi muda menghadapi Indonesia Emas 2045.
Anak muda saat ini akan berhadapan dengan perkembangan teknologi dan perubahan zaman yang berlangsung semakin cepat.
Karena itu, mereka perlu memiliki kemauan untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, dan menyesuaikan diri dengan berbagai perubahan.
Namun, kemajuan tersebut harus tetap diimbangi dengan karakter yang kuat serta tidak meninggalkan nilai-nilai Pancasila.
Dalam amanatnya, Bupati Herdiat berpesan agar para calon anggota Paskibra berani memiliki cita-cita besar dan bekerja keras untuk mewujudkannya.
“Teruslah berkiprah untuk memajukan bangsa dan negara yang kita cintai ini. Bermimpilah menjadi versi terhebat, berusahalah sekuat tenaga, dan berkompromilah dengan perubahan teknologi yang sangat cepat, dengan tetap menjaga sikap sebagai generasi yang berkarakter Pancasila,” ucapnya
Pada kesempatan tersebut, Bupati Ciamis secara resmi menerima para peserta sebagai Calon Pasukan Pengibar Bendera Kabupaten Ciamis Angkatan 2027.
Penerimaan ini menjadi langkah awal bagi para siswa untuk mengikuti proses pembinaan sekaligus mengembangkan potensi diri.
Pengalaman menjadi bagian dari Paskibra kedepannya dapat membentuk pribadi yang disiplin, percaya diri, bertanggung jawab, dan memiliki jiwa kepemimpinan.
Dengan demikian, tugas Paskibra tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan pengibaran bendera pada upacara kenegaraan.
Lebih dari itu, proses pembinaannya diharapkan menjadi bekal bagi generasi muda untuk berkontribusi bagi masyarakat, daerah, dan bangsa di masa mendatang. (Nay Sunarti)



















