• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Sabtu, Februari 21, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Penanganan Sampah Ditengarai Belum Optimal, Ini Kata Kabid Kebersihan DLHK Garut

bydejurnalcom
Sabtu, 26 Maret 2022
Reading Time: 2 mins read
Menelisik Persoalan Sampah di Garut, Haruskah Kota Intan Berubah Jadi Kota Sampah?
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Garut, Opik meminta maaf kepada masyarakat Kabupaten Garut atas kondisi persampahan yang ada.

Hal itu disampaikan Kabid Kebersihan Opik saat ditemui dejurnal.com untuk diminta tanggapan terkait persampahan di Kabupaten Garut yang dikhawatirkan Kota Intan menjadi Kota Sampah.

“Kita sudah dan terus mengupayakan secara maksimal, makanya jujur saya kebanyakan di lapangan jarang dikantor,” ujar Opik saat ditemui di Karangpawitan.

BacaJuga :

Korban Hanyut di Sungai Cimanuk Yang Berasal dari Muarasanding Telah Ditemukan Tim SAR Gabungan

7 Pejabat Eselon II Dirotasi Ini Pesan Bupati Bandung

Rotasi dan Promosi 154 Pejabat di Lingkungan Pemkab Bandung Momentum Satu Tahun Pemerintahan Dadang Supritana- Ali Syakieb

Menurutnya, kalau dibanding dengan kondisi yang ada memang kita akui banyak sisi lemah tapi kami bekerja, walau dengan adanya keterbatasan SDM dan armada, apalagi kondisi saat ini BBM naik (solar) yang mungkin kedepannya kita terpaksa harus pakai BBM Solar non subsidi.

“Salah satu bukti keseriuan kita dalam penangan sampah di Kabupaten Garut maka kita Pemda Garut telah melakukan MOU Dengan Pemprov Jabar membuang sampah ke TPA Legok Nangka Nagreg yang kapasitasnya 150 Ton,” terangnya.

Lanjut Opik, untuk Legok Nangka nantinya akan dipasok Unit Wilayah 2 (Utara ada 13 Kecamatan) , sementara TPA Pasir Bajing untuk Unit Wilayah 1 (Tengah 15 Kecamatan), TPA Unit Wilayah 3 Nantinya 7 Kecamatan serta TPA Unit 4 7 Kecamatan, dan kita nantinya akan membuat SPA satu SPA ini akan mengendalikan 3 Kecamatan.

“Ini jelas akan membutuhkan biaya atau anggaran besar untuk Infrastruktut juga bangunan, armada dan SDM, dan itupun untuk TPA Legok Nangka ini masih ada kendala karena sampah yang diterima disana hanya sampah yang kering dan mudah di bakar, sisanya sampah basah seperti sampah rumah tangga dan pasar dikembalikan ke Pemda Garut, ini kan harus dipikirkan juga solusinya gimana apalagi kita selain memiliki Anggaran terbatas juga Armada dan SDM, dimana saat ini ada peraturan bahwa BBM Solar harus pakai Non Subsidi,” terangnya.

Ketika ditanya soal Retibusi dan keterlambatan pelayanan pengakutan sampah sehingga masih banyak sampah yang menumpuk, bau tak sedap sampai adanya kerjasama Pemda melalui SKPD PUPR – DLHK Kabupaten Garut dengan Pihak Ketiga terkait Pengolahan Sampah Plastik sebagai bahan untuk campuran, menurut Kabid Kebersihan DLHK Garut, saat ini capaian retibusi sampah belum maksimal, pendapatan retribusi yang paling besar dari pasar.

“Terkait masih ada sampah masih menumpuk dan bau tak sedap di bebarapa titik lokasi yah dalam kesempatan ini saya selaku Kepala Bidang Kebersihan mohon maaf kepada seluruh masyarakat, karena satu hal pelayanan kami kurang memuaskan selain kondisi hujan juga dilapangan ada kendala alat berat dari 6 unit di TPA Pasir Bajing yang bisa Oprasional 4 Unit dan 2 Unit Rusak Perlu ada perbaikan, armada terbatas,” katanya.

Sementara untuk kerjasama dengan pihak ketiga dalam penangan sampah plastik, menurut Opik saat ini masih perlu ada sebuah kajian terlebih dahulu, apalagi ini butuh jumlah tidak sedikit sampah.

“Yah minta 20 ton Perhari dan ini kan harus ada pemilahan dulu, makanya ini masih dalam pembahasan, dalam hal ini saya tidak mau gegabah, harus matang tidak asal tanda tangan MOU. Sekali lagi saya atas nama Kepala Bidang Kebersihan saya minta maaf jika pelayanan kami kurang memuaskan masyarakat Garut,” pungkasya.

Sayangnya, ketika didesak terkait hasil pendapatan retibusi sampah, Kabid Kebersihan belum menjawab secara gamblang sehingga sulit untuk menganalisa apakah pendapatan retribusi yang kurang maksimal sehingga penanganan sampah belum optimal, atau hal lain?

Ancaman penanganan sampah yang belum optimal di Kabupaten Garut tentunya bisa jadi aancaman serius dan tidak cukup dengan kata maaf dari seorang Kabid.***Yohaness

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Korban Rumah Roboh Terima Paket Sembako Dari Polisi

Next Post

Polisi Cek Ketersediaan Dan Harga Minyak Goreng

Related Posts

PT.Dahana Siap Produksi Bom BNT-250 Untuk TNI AU Siap Mengudara
Nasional

PT.Dahana Siap Produksi Bom BNT-250 Untuk TNI AU Siap Mengudara

Sabtu, 21 Februari 2026
Komplotan Curanmor dan Penadah Berhasil Diamankan Polsek Karangpawitan
deNews

Komplotan Curanmor dan Penadah Berhasil Diamankan Polsek Karangpawitan

Sabtu, 21 Februari 2026
Puluhan Ribu Keluarga Potensi Rentan Rawan Pangan Dapat Bantuan Beras dan Minyak dari CPPD Kabupaten  Bandung
deNews

Puluhan Ribu Keluarga Potensi Rentan Rawan Pangan Dapat Bantuan Beras dan Minyak dari CPPD Kabupaten Bandung

Sabtu, 21 Februari 2026
Korban Hanyut di Sungai Cimanuk Yang Berasal dari Muarasanding Telah Ditemukan Tim SAR Gabungan
deNews

Korban Hanyut di Sungai Cimanuk Yang Berasal dari Muarasanding Telah Ditemukan Tim SAR Gabungan

Sabtu, 21 Februari 2026
Rotasi dan Promosi 154 Pejabat di Lingkungan Pemkab Bandung Momentum Satu Tahun Pemerintahan Dadang Supritana- Ali Syakieb
deNews

7 Pejabat Eselon II Dirotasi Ini Pesan Bupati Bandung

Jumat, 20 Februari 2026
Rotasi dan Promosi 154 Pejabat di Lingkungan Pemkab Bandung Momentum Satu Tahun Pemerintahan Dadang Supritana- Ali Syakieb
deNews

Rotasi dan Promosi 154 Pejabat di Lingkungan Pemkab Bandung Momentum Satu Tahun Pemerintahan Dadang Supritana- Ali Syakieb

Jumat, 20 Februari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Kolase : Pekerjaan Proyek Irigasi Cipalasari.

Hasil Uji Lab Pasir Merah Tak Bagus, Dinas PU Kabupaten Sukabumi Patut Evaluasi Proyek Irigasi Cipalasari

Rabu, 1 September 2021

Siapa Pengelola dan Penerima Manfaat CSR Peternakan Ayam Manggis Senilai 4 Miliar?

Rabu, 6 November 2019

KabarDaerah

Legislator Fraksi PAN, H. Tedi Supriadi Awali Reses Temui Konstituen di Kecamatan Katapang Tekankan Silaturahmi

Sabtu, 8 November 2025

Dinsos Garut Salurkan Bantuan Pada Keluarga Terpapar Covid-19, Pemda Pun Harus Pulihkan Nama Baik

Minggu, 13 September 2020
Ketua PWI Kabupaten Bandung Enung D Susana (tengah), Asisten Pemerintahan dan Perekonomian Kabupaten Bandung Kawaludin  (kanan) .

Wakili Bupati Bandung, Seminar Kehumasan PWI Dibuka Asisten Perekonomian dan Pemerintahan, Kawaludin : Media Mitra Strategis

Selasa, 20 Mei 2025
Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana.

Pemkab Garut Raih Dua Penghargaan dari Kemenpan RB, Apa Saja?

Jumat, 23 April 2021

Kelurahan Sindangrasa Raih 5 Besar Anugerah Gapura Sri Baduga 2025, Wujud Nyata Inovasi Pelayanan Publik di Ciamis

Minggu, 23 November 2025
Ketua DPC PDIP Kabupaten Garut, Yudha Puja Turnawan.

Rakercab PDIP Garut Usung Tema : Desa Kuat Indonesia Maju dan Berdaulat

Sabtu, 29 Mei 2021

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste