• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Sabtu, Oktober 10, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deBisnis

Setahun Piazza Firenze Berdiri, Garut Mantapkan Langkah Menuju Pusat Industri Kulit Premium Berkelas Dunia.

bydejurnalcom
Sabtu, 17 Januari 2026
Reading Time: 3 mins read
Setahun Piazza Firenze Berdiri, Garut Mantapkan Langkah Menuju Pusat Industri Kulit Premium Berkelas Dunia.

Wabup Garut, Putri Karlina

ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Perayaan satu tahun berdirinya Piazza Firenze Garut menjadi momentum penting bagi kebangkitan industri kulit Kabupaten Garut menuju level yang lebih tinggi. Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, hadir langsung dalam acara 1st Anniversary Piazza Firenze yang berlokasi di Kecamatan Garut Kota, Jum’at malam (17/1/2026), sekaligus menegaskan arah baru pembangunan ekonomi daerah berbasis industri kreatif dan pariwisata berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Putri Karlina menyampaikan rasa bangga atas kehadiran Piazza Firenze yang dinilainya bukan sekadar pusat perbelanjaan, melainkan etalase kemajuan industri kulit Garut. Menurutnya, Piazza Firenze berhasil menghadirkan wajah baru produk kulit lokal yang dikemas secara premium dan berdaya saing tinggi.

“Alhamdulillah, luar biasa. Sudah satu tahun Piazza Firenze berdiri dan menunjukkan kualitas produk kulit Garut yang semakin bagus. Dengan kemasan yang lebih premium, ini bisa menjadi pemacu semangat bagi para pengrajin untuk terus meningkatkan kualitasnya,” ujar Putri Karlina.

BacaJuga :

Rektor INU Ciamis Tegaskan: S2 Terjangkau, Mutu Unggul, Gelar Bermartabat

Matrikulasi Pascasarjana INU Ciamis, Mahasiswa Baru Disiapkan Hadapi Tantangan Akademik

Cegah Mafia Tanah, Kejari Purwakarta Jalin Kerja Sama dengan 29 Kepala Desa

Ia menegaskan bahwa keberanian para pengrajin untuk naik kelas patut diapresiasi. Transformasi dari produk konvensional menuju produk premium dinilai sebagai langkah strategis agar industri kulit Garut mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.

Lebih jauh, Putri Karlina mengajak seluruh pihak untuk kembali menengok sejarah panjang industri kulit di Garut. Ia menyebut, secara historis, industri kulit Garut telah berkembang lebih dari satu abad, bahkan sejajar dengan merek-merek global ternama.

“Kabupaten Garut dalam industri kulit sudah berusia lebih dari 100 tahun, sama dengan produsen seperti Gucci. Hanya saja, kita tumbuh di negara yang terjajah, sehingga banyak tertinggal dalam berbagai aspek. Namun sekarang eranya sudah berbeda, masyarakat kita jauh lebih terdidik, dan saya yakin industri kulit Garut bisa melompat jauh lebih maju,” ungkapnya optimistis.

Selain aspek ekonomi, Wakil Bupati Garut juga menyoroti persoalan lingkungan yang selama ini menjadi tantangan serius dalam industri penyamakan kulit. Ia mengakui bahwa limbah pengolahan kulit kerap menimbulkan dampak bagi masyarakat sekitar, sehingga perlu ditangani secara sungguh-sungguh dan bertanggung jawab.

“Industri kulit ke depan harus bertransformasi menjadi responsible industry. Kita tidak bisa terus mengandalkan industri ekstraktif. Alam harus kita kembalikan keseimbangannya,” tegas Putri.

Menurutnya, industri kulit yang dikelola secara ramah lingkungan justru akan menjadi sistem pendukung penting bagi sektor pariwisata Garut. Dengan mengedepankan ekonomi kreatif, Garut diyakini mampu menciptakan efek berganda (multiplier effect) yang besar tanpa merusak lingkungan.

“Pariwisata adalah salah satu jalur terbaik. Ia memberikan dampak ekonomi yang luas, membuka lapangan kerja, dan tetap menjaga kelestarian alam Kabupaten Garut,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono, yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi antara tokoh nasional Poppy Dharsono dengan Koperasi Artisan Kulit Indonesia (KAKI). Ia menilai Piazza Firenze sebagai contoh nyata keberhasilan transformasi kerajinan kulit dari sektor semi-tradisional menjadi industri modern berorientasi global.

“Bangunan ini bukan hanya indah secara fisik, tetapi juga mencerminkan kualitas para pelaku usaha di dalamnya. Tenant-tenant di Piazza Firenze telah melalui proses seleksi dan pembinaan oleh KAKI di bawah kepemimpinan Ibu Poppy Dharsono,” ujar Ferry.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Kementerian Koperasi RI berkomitmen membantu pengadaan peralatan pengolahan limbah serta mengoordinasikan penggunaan mesin penyamakan kulit secara bersama-sama. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi produksi sekaligus memastikan proses industri yang lebih ramah lingkungan.

Di tempat yang sama, Pendiri Yayasan Poppy Dharsono sekaligus Ketua KAKI, Poppy Dharsono, menjelaskan bahwa Piazza Firenze dirancang dengan konsep bernuansa Eropa dan dilengkapi fasilitas restoran, sehingga memberikan pengalaman berbelanja yang nyaman dan berkelas bagi pengunjung.

“Piazza Firenze bukan hanya ikon baru Kota Garut, tetapi juga simbol bahwa produk lokal mampu menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri, dengan nilai ekonomi yang jauh lebih baik,” jelas Poppy.

Ia memaparkan bahwa strategi pengembangan KAKI dimulai dari pembentukan koperasi sebagai fondasi kelembagaan, dilanjutkan dengan pemetaan produk unggulan seperti jaket, sepatu, tas, dan aksesori kulit. Para pengrajin kemudian dibekali bimbingan teknis dan pendampingan intensif agar mampu memenuhi standar kualitas pasar internasional.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, koperasi, dan pelaku industri, Piazza Firenze diharapkan menjadi lokomotif kebangkitan industri kulit Garut sekaligus mengantarkan daerah ini menuju posisi strategis sebagai pusat ekonomi kreatif dan industri kulit premium dunia.***Willy/Deri Acong

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

LAZNAS Agnia Care Luncurkan Program Ramadan 1447 H “Menyala Ramadanku”, Perkuat Kolaborasi Filantropi Umat

Next Post

LPK ASRA Jalin Kerja Sama Pelatihan Bahasa Jepang dengan Pesantren Raudhatul Irfan Ciamis

Related Posts

Sosialisasi Pengawasan Pemerintahan di Gajahmekar, Humaira Zahrotun Noor Serap Aspirasi Warga
deNews

Sosialisasi Pengawasan Pemerintahan di Gajahmekar, Humaira Zahrotun Noor Serap Aspirasi Warga

Sabtu, 10 Oktober 2026
PSGC Ciamis Dibantai Adhyaksa FC 0-4, VAR Warnai Laga
deNews

PSGC Ciamis Dibantai Adhyaksa FC 0-4, VAR Warnai Laga

Sabtu, 10 Oktober 2026
Kemenag Ciamis Dukung INU Siapkan Lulusan Berkompetensi dan Berkarakter
deNews

Kemenag Ciamis Dukung INU Siapkan Lulusan Berkompetensi dan Berkarakter

Sabtu, 10 Oktober 2026
Rektor INU Ciamis Tegaskan: S2 Terjangkau, Mutu Unggul, Gelar Bermartabat
deNews

Rektor INU Ciamis Tegaskan: S2 Terjangkau, Mutu Unggul, Gelar Bermartabat

Sabtu, 10 Oktober 2026
Matrikulasi Pascasarjana INU Ciamis, Mahasiswa Baru Disiapkan Hadapi Tantangan Akademik
deNews

Matrikulasi Pascasarjana INU Ciamis, Mahasiswa Baru Disiapkan Hadapi Tantangan Akademik

Sabtu, 10 Oktober 2026
Cegah Mafia Tanah, Kejari Purwakarta Jalin Kerja Sama dengan 29 Kepala Desa
GerbangDesa

Cegah Mafia Tanah, Kejari Purwakarta Jalin Kerja Sama dengan 29 Kepala Desa

Jumat, 9 Oktober 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Diam-Diam, Segel Pengawasan Pelanggaran Perda Peternakan Ayam Manggis Dicabut?

Kamis, 7 November 2019

Quo Vadis Bupati Garut, Kadisdikmu Bikin Para Guru Meringis

Minggu, 2 Mei 2021

KabarDaerah

Pelepasan Calon Jemaah Haji Kloter 56, Staf Ahli Bupati Sukabumi Ingatkan Hal Penting Ini

Kamis, 29 Mei 2025

Setiap Minggu Kedua dan Keempat, Pemkab Bandung Gelar Car Free Day di Kawasan Al Fathu Soreang

Minggu, 25 Februari 2024

Tahun Depan Kuota Pemberangkatan Haji Garut Kembali Normal

Selasa, 27 September 2022

Salah Satu e-Warung Penyalur BPNT Desa Cisontrol Rancah, Diduga Fiktip?

Kamis, 23 Juli 2020
Ketua Umum Paguyuban Asgar Nusantara Ngahiji, Hendi Ahamad Hidayat, SH. (Foto istimewa)

Disparbud Garut Dinilai Kurang Akomodatif Terhadap Pelaku Seni dan Budaya

Selasa, 10 Agustus 2021

ASN Purwakarta Canangkan Komitmen Pakai Elpiji Pink

Senin, 15 Juli 2019

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste