• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Rabu, Januari 28, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in Legislator

Ketua Fraksi PKB DPR RI Apresiasi PAD Kabupaten Bandung Besar, Namun Masih ada Ganjalan

bydejurnalcom
Kamis, 3 Agustus 2023
Reading Time: 2 mins read
Ketua Fraksi PKB DPR RI Apresiasi PAD Kabupaten Bandung Besar, Namun Masih ada Ganjalan
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung – Ketua Fraksi PKB DPR RI Dr. H. Cucun Ahmad Syamsurijal mengapresiasi PAD Kabupaten Bandung yang tembus Rp 1,2 triliun. Namun, Cucun merasa punya ganjalan karena masih banyak potensi yang bisa digali untuk jadi PAD.

Pertama, Cucun menilai destinasi wisata di Pasirjambu, Ciwidey, dan Rancabali (Pacira) potensi yang besar bagi PAD Kabupaten Bandung. Namun, saat ini kecil masuk ke Pemda karena alasan milik BUMN.

Baca juga : Aktifis Ini Soroti Keberadaan BUMD di Garut, Seberapa Besar Menguntungkan Bagi Masyarakat dan PAD

BacaJuga :

Sekretariat DPRD Garut Raih Predikat Terbaik Tata Kelola Keuangan Daerah Untuk Transaksi Non Tunai

H.Tedi Supriadi : POR DPRD Kabupaten Bandung Jalin Hubungan Erat Sesama Anggota

Bapenda Gelar Sosialisasi Perpajakan dan Beri Penghargaan Kontributor Terbaik Motivasi Wajib Pajak

Cucun pernah membicarakan hal itu dengan Bupati Bandung Dadang Supriatna, bahwa Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) di Undang-undang Ciptaker itu hak daerah.

Menurut Cucun hal itu bisa dibicarakan. “Kan bisa sering dari penerimaan. Kalau BUMN semua itu kan ada kekayaan lain yang dipisahkan merupakan dependen atau ada PNPB (Penerimaan Negara Bukan Pajak-pen) juga dari kementerian Kehutanan. .Tetapi tidak bisa tekol senua, kalau duduk bareng bisa, ” kata Cucun seusai reses di Desa Gajahmekar, Kecamatan Kutawaringin Kabupaten Bandung, Kamis (3/8/2023).

Baca juga : Ketua DPRD : Makna CSS Harus Tersampaikan Kepada Masyarakat Kabupaten Bandung

Cucun menambahkan, masukan dari hal tersebut di atas untuk masyarakat yang terdampak. “Kan masyarakat sekitar situ terdampak sosial. Jangan sampai macet kita tidak bisa memperlebar jalan, kemudian masih mengandalkan pemerintah Kabupaten, provinsi, atau pusat. Ayo bareng-bareng. kalau misalkan di sana destinasi wisatanya ingin rame, ingin maju kita bareng-bareng, ” katanya.

Yang kedua, harus ada pengetatan mengenai tata kelola dari RDT- nya. “Karena bahaya kalau misalkan orang dibebaskan begitu saja membangun tanpa ada aturan , potensi lahannya. Yang bisa digunakan berapa persen, ruang terbuka hijaunya berapa persen, itu harus diiikuti. Kalau tidak ruksak ini alam, ” ujar Cucun.

Ia berharap jangan ada kekuatan- kejuatan tertentu yang tidak bisa tersentuh aturan. “Mohon maaf, jangan sampai misalkan kita punya kekuatan-kekutan bisa bangun ini, ketika diperiksa ada orang di atas lagi , ini ga bisa diperiksa. Tidak bisa begitu. : Saya sebagai anak Kabupatem Bandung akan berbicara nanti di Jakarta, ” katanya.

Cucun menandaskan alam harus dijaga. “Memang destinasi wisata dibangun untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi tapi jangan meninggalkan aspek-aspek kenyamanan dan keamanan warga yang berada di sana,” katanya.

Kalau sekarang, kata Cucun masalah yang timbul, pertama konttibusi terhadap daerah apa, kalau rettibusi berapa. ” Tapi kalau misalnya duduk bareng , kalau misalnya PNBP-nya masuk pusat dari PNBP itu apa? Kan PNPB itu ada undang-undangnya juga.

“Balik lagi membangun kawasan dari penghasil PNBP itu kan ada. Tapi sekarang ada engga dari Kememrerian Kehutanan untuk membangun lagi kawasan ini menjadi hijau dan sebagainya?” kata Cucun.

Kemudian, tambah Cucun lagi, juga infrastrujturnya “Termasuk PTPN juga ada, depiden kalau bukan PNBP. Kalau depiden berapa yang didapatkan sehingga harus ada kontrol. Ya kan 3 fungsi saya harus dijalankan. Fungsi legislasi, budgeting, dan kontroling. Semua harus peduli dan melek ini. Banyak masukan yang jadi catatan buat kami, ” pungkas Cucun. *** Sopandi

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Hari Krida Pertanian, Pemkab Garut Berkomitmen Optimalkan Sektor Pertanian

Next Post

Perbaikan Ruas Jalan Parungkuda – Kalapanunggal Dipertanyakan, Warga : Dulu Janjinya Tahun 2023

Related Posts

Polda Jabar Terus Maksimalkan Proses Identifikasi Korban Longsor Cisarua KBB
deNews

Polda Jabar Terus Maksimalkan Proses Identifikasi Korban Longsor Cisarua KBB

Selasa, 27 Januari 2026
Bupati Ciamis Tancap Gas Pembangunan Sekolah Rakyat, Lahan Strategis Sudah Disiapkan
deNews

Bupati Ciamis Tancap Gas Pembangunan Sekolah Rakyat, Lahan Strategis Sudah Disiapkan

Selasa, 27 Januari 2026
Musrenbang Tarogong Kaler dan Kidul : Wakil Bupati Dorong Arah Pembangunan Garut yang Produktif dan Berkelanjutan
deNews

Musrenbang Tarogong Kaler dan Kidul : Wakil Bupati Dorong Arah Pembangunan Garut yang Produktif dan Berkelanjutan

Selasa, 27 Januari 2026
Sekretariat DPRD Garut Raih Predikat Terbaik Tata Kelola Keuangan Daerah Untuk Transaksi Non Tunai
dePraja

Sekretariat DPRD Garut Raih Predikat Terbaik Tata Kelola Keuangan Daerah Untuk Transaksi Non Tunai

Selasa, 27 Januari 2026
H.Tedi  Supriadi : POR DPRD Kabupaten Bandung Jalin Hubungan Erat Sesama Anggota
Legislator

H.Tedi Supriadi : POR DPRD Kabupaten Bandung Jalin Hubungan Erat Sesama Anggota

Selasa, 27 Januari 2026
Bapenda Gelar Sosialisasi Perpajakan dan Beri Penghargaan Kontributor Terbaik Motivasi Wajib Pajak
deNews

Bapenda Gelar Sosialisasi Perpajakan dan Beri Penghargaan Kontributor Terbaik Motivasi Wajib Pajak

Selasa, 27 Januari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Selain Diduga Lalai CSR, Peternakan Ayam Manggis Pandang Sebelah Mata Muspika Mande

Rabu, 6 November 2019

Peternakan Ayam Manggis Terkesan Lalai Penetrasikan CSR, Senilai 4 M Pertahun?

Selasa, 5 November 2019

KabarDaerah

Enam Aktifitas Dibatasi Dalam PSBB, Berikut Penjelasan Kapolres Subang

Rabu, 6 Mei 2020
Rumah kediaman almarhum H. Didin, tokoh masyarakat yang sedang memperjuangkan hak masyarakat Desa Cihuni.

Tokoh Masyarakat Pejuang Hak Warga Desa Cihuni Pangatikan, Meninggal Dunia

Senin, 4 Januari 2021

Sabekraf Apresiasi Terhadap Insan Kreatif

Minggu, 20 September 2020
Kepala Desa Pameuntasan Kecamatan Kutawaringin, H. Amat Suganda sedang memantau pembangunan TPS3R di tanah cari desa.

Dibangun di Tanah Carik Desa Pameuntasan TPS3R untuk Tangani Sampah 13 RW

Jumat, 21 November 2025
Korwil Paguyuban Pemuda Rajadesa H. Ade Maman Suherman saat menjelaskan tentang SPK Pengelolaan Komoditi BPNT.

Ada Fee, SPK Pengelolaan Sembako BPNT Kecamatan Rajadesa Jadi Sorotan

Kamis, 10 Desember 2020

Sambut Hari Santri 2025 LTN MWC NU Kecamatan Katapang Siapkan 3 Program

Jumat, 10 Oktober 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste