Dejurnal, Ciamis,- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ciamis melaporkan adanya kenaikan signifikan pada volume kendaraan arus balik pada Sabtu malam, yang meningkat lebih dari 50% dibandingkan dengan volume kendaraan yang melintas pada siang hari.
Berdasarkan data terbaru dari Traffic Counting, total kendaraan dua arah yang melintas di Kabupaten Ciamis pada Sabtu, 5 April 2025, tercatat sebanyak 88.914 kendaraan.
Angka tersebut menunjukkan peningkatan drastis, dengan tambahan 47.947 kendaraan dibandingkan dengan jumlah yang tercatat sebelumnya pada periode pukul 00.00 WIB hingga 12.00 WIB, yang hanya mencatatkan 40.967 kendaraan.
Kendaraan pribadi mendominasi volume lalu lintas tersebut, dengan sepeda motor mencapai 49,7% dan mobil pribadi sebesar 41,1% dengan rincian berdasarkan waktu yaitu Pukul 00.00 WIB s/d 06.00 WIB: Sepeda Motor: 8.779 kendaraan Mobil Pribadi: 7.155 kendaraan.
Pukul 00.00 WIB s/d 12.00 WIB: Sepeda Motor: 19.952 kendaraan, Mobil Pribadi: 21.015 kendaraan.
Pukul 12.00 WIB s/d 18.00 WIB: Sepeda Motor: 33.297 kendaraan, Mobil Pribadi: 33.174 kendaraan.
Pukul 18.00 WIB s/d 24.00 WIB: Sepeda Motor: 11.046 kendaraan Mobil Pribadi: 10.428 kendaraan.
Kepala Dishub Kabupaten Ciamis, Dadang Mulyatna, mengungkapkan bahwa meskipun terjadi peningkatan volume kendaraan, hal tersebut tidak menimbulkan kemacetan yang berarti. Kendaraan dapat terurai dengan lancar dan tertib.
“Peningkatan jumlah kendaraan pada Sabtu malam memang cukup signifikan, tetapi alhamdulillah, situasi lalu lintas dapat terkelola dengan baik. Kami terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan petugas terkait untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas,” ujar Dadang.
Menurut Dadang, lonjakan kendaraan terjadi karena banyaknya pemudik yang ingin kembali tepat waktu untuk memulai aktivitas kerja atau sekolah pada hari Senin.
“Kenaikan volume kendaraan ini sangat dipengaruhi oleh para pemudik yang berusaha mengejar waktu untuk kembali bekerja dan sekolah pada hari Senin. Meskipun volume kendaraan meningkat, kami memastikan bahwa arus lalu lintas dapat terurai dengan lancar dan tidak menyebabkan kemacetan yang berarti,” jelasnya.
Dadang juga memprediksi bahwa puncak arus balik di Kabupaten Ciamis diperkirakan akan terjadi pada Minggu siang 7 April 2025, mengingat banyaknya warga yang baru kembali setelah liburan.
“Dishub Ciamis akan terus memantau dan melakukan beberapa antisipasi kondisi lalu lintas dan memastikan semua berjalan dengan aman dan lancar,” tegasnya.
Dadang mengimbau kepada para pengendara untuk selalu mematuhi aturan berlalu lintas dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan.
“Saya menghimbau kepada para pengendara untuk selalu membawa dokumen kelengkapan administrasi kendaraan, seperti SIM dan STNK. Selain itu, patuhi aturan berlalu lintas dan ikuti arahan petugas yang bertugas di lapangan. Hal ini sangat penting demi kelancaran dan keselamatan bersama,” ujarnya.
Dadang menekankan kepada para pengendara yang melakukan perjalanan jauh agar menjaga kondisi prima dan berhati-hati dalam melakukan perjalanan.
“Untuk pengendara saya tekankan agar mematuhi aturan berlalu lintas serta arahan petugas di lapangan untuk menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan, jika merasa lelah, capek, atau ngantuk, berhentilah di posko-posko yang sudah disediakan oleh pemerintah di sepanjang jalan. Jangan memaksakan perjalanan, karena itu dapat berisiko fatal,” tegasnya
Lebih lanjut Dadang mengingatkan untuk selalu mengutamakan keselamatan daripada mengejar kecepatan.
“Keamanan lebih penting daripada waktu agar selamat sampai tujuan, terlebih kondisi cuaca yang sedang tidak menentu ini bawalah perlengkapan standar untuk menghadapi kemungkinan hujan deras,” tuturnya.
Dadang mengungkapkan pihak Dishub Ciamis akan terus melakukan pengawasan di titik-titik rawan kemacetan dan akan berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas selama masa arus balik ini.
“Kami akan terus bekerja sama dengan pihak kepolisian dan petugas terkait lainnya untuk mengatur dan memantau lalu lintas, serta memastikan arus balik berlangsung dengan aman, tertib, dan tanpa gangguan,” pungkasnya. (Nay)**