• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Jumat, Maret 20, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Penyerahan Alsintan di Ciamis, Bupati Herdiat Tegaskan Irigasi dan Leuwi Keris Jangan Jadi Proyek Tanpa Manfaat

bydejurnalcom
Jumat, 19 Desember 2025
Reading Time: 2 mins read
Penyerahan Alsintan di Ciamis, Bupati Herdiat Tegaskan Irigasi dan Leuwi Keris Jangan Jadi Proyek Tanpa Manfaat
ShareTweetSend

Ciamis, deJurnal,- Pemerintah Kabupaten Ciamis menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur pertanian, khususnya irigasi dan proyek strategis Leuwi Keris, tidak boleh berhenti pada pencapaian fisik semata.

Manfaat nyata bagi petani menjadi ukuran utama keberhasilan, bukan besarnya anggaran atau jumlah titik pembangunan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya dalam kegiatan penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani di Aula Gedung Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (PKP) Kabupaten Ciamis, Jumat (19/12/2025).

BacaJuga :

Meski Tumbang dari Persikota, PSGC Ciamis Pastikan Tiket 8 Besar Liga Nusantara

Comeback Dramatis di Tengah Hujan, PSGC Ciamis Makin Tak Terkejar di Puncak Liga Nusantara

PSGC Ciamis Juara Grup B dan Lolos 8 Besar Liga Nusantara 2025/2026, Herdiat Pastikan Regenerasi Berjalan

Dalam forum yang turut dihadiri Kepala BBWS Citanduy yang baru, Roy Panagom Pardede, S.T., M.Tech., Bupati Herdiat secara terbuka menyoroti keberadaan 52 titik irigasi yang dibangun pada tahun ini agar tidak bernasib sama dengan sejumlah proyek sebelumnya yang dinilai belum berdampak signifikan.

“Tahun ini ada 52 titik irigasi. Angkanya besar. Tapi yang paling penting bukan jumlahnya, melainkan apakah benar-benar dirasakan petani. Jangan sampai irigasi dibangun, tapi sawah tetap kebanjiran saat hujan dan kekeringan saat kemarau,” tegas Herdiat.

Ia mengungkapkan fakta lapangan bahwa masih terdapat wilayah di Ciamis yang mengalami kondisi ekstrem. Hujan beberapa hari memicu banjir, namun kemarau singkat langsung menyebabkan kekeringan.

Menurut Herdiat, kondisi tersebut menjadi indikator bahwa persoalan irigasi tidak hanya soal infrastruktur, melainkan lemahnya tata kelola dan keberlanjutan fungsi.

“Kalau hujan seminggu banjir, kemarau dua hari kering, berarti ada yang tidak beres. Jangan sampai rakyat hanya kebagian dampak buruknya,” ujarnya.

Kritik tajam diarahkan Herdiat pada pemanfaatan Leuwi Keris yang hingga kini dinilai belum optimal, meskipun telah menyerap anggaran negara dalam jumlah sangat besar.

Herdiat menegaskan, proyek strategis nasional seharusnya berdampak langsung terhadap pertanian, pengendalian air, dan kesejahteraan masyarakat, bukan sekadar berdiri megah tanpa fungsi maksimal.

“Anggarannya triliunan rupiah. Tapi sampai hari ini manfaatnya belum maksimal. Bahkan masih dipenuhi sampah. Ini harus kita evaluasi bersama. Negara tidak boleh rugi, rakyat apalagi,” tegasnya.

Selain aspek teknis, Herdiat juga mengkritisi serius persoalan sampah di kawasan Leuwi Keris yang dinilai mengganggu aliran air dan mencederai tujuan utama pembangunan irigasi.

Ia menilai ironi tersebut tidak sejalan dengan komitmen Ciamis sebagai daerah yang pernah meraih penghargaan kebersihan tingkat ASEAN.

“Kita ini sudah terbukti bisa menjaga kebersihan sampai dapat penghargaan ASEAN. Masa di kawasan strategis nasional justru penuh sampah. Ini ironi yang tidak boleh dibiarkan,” katanya.

Herdiat menjelaskan bahwa pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi antara BBWS, pemerintah pusat, DPR RI, dinas teknis, hingga petani menjadi kunci agar infrastruktur benar-benar berfungsi.

Pembangunan irigasi tanpa kesiapan petani untuk memanfaatkan dan merawat sama saja dengan membangun proyek tanpa masa depan.

“Kalau tidak dikerjakan bersama-sama, tidak ada manfaatnya. Modal utama Ciamis bukan uang, tapi gotong royong,” ujarnya.

Terkait penyerahan alsintan, Bupati mengingatkan bahwa bantuan tersebut harus terintegrasi dengan ketersediaan air dan pengaturan pola tanam. Alsintan tanpa irigasi yang berfungsi dinilai hanya akan menjadi aset pasif.

Herdiat menyebutkan transisi bertahap menuju pertanian organik, merupakan solusi atas keterbatasan pupuk kimia bersubsidi sekaligus menjaga kesehatan tanah dalam jangka panjang.

Herdiat berharap kebijakan nasional percepatan ketahanan pangan menjadi momentum kebangkitan petani, bukan sekadar formalitas program.

“Pemerintah pusat sudah membuka jalan. Sekarang tugas kita memastikan program ini benar-benar mengubah kehidupan petani, bukan hanya jadi laporan kegiatan,” pungkasnya. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Tags: alsintanCiamisleuwi keris
Previous Post

BAZNAS Ciamis Jadi Rujukan Nasional, Realisasi Zakat 2025 Lampaui Target hingga Rp26 Miliar

Next Post

Herry Darmawan Serahkan Bantuan Alsintan Herdiat Himbau Petani Ciamis Optimalkan Manfaat

Related Posts

Tingkatkan Ibadah Ramadhan Disnaker Ciamis, “Ngaji Dulu” Sebelum Ngantor!
deNews

Tingkatkan Ibadah Ramadhan Disnaker Ciamis, “Ngaji Dulu” Sebelum Ngantor!

Kamis, 26 Februari 2026
Langkah Penentuan PSGC Ciamis, 8 Besar Liga Nusantara Jadi Gerbang Promosi Liga 2
deNews

Langkah Penentuan PSGC Ciamis, 8 Besar Liga Nusantara Jadi Gerbang Promosi Liga 2

Jumat, 30 Januari 2026
Kawal Program Sekolah Rakyat, Ciamis Siapkan Lahan Demi Pendidikan Anak Miskin
deNews

Kawal Program Sekolah Rakyat, Ciamis Siapkan Lahan Demi Pendidikan Anak Miskin

Rabu, 28 Januari 2026
Meski Tumbang dari Persikota, PSGC Ciamis Pastikan Tiket 8 Besar Liga Nusantara
deSport

Meski Tumbang dari Persikota, PSGC Ciamis Pastikan Tiket 8 Besar Liga Nusantara

Senin, 26 Januari 2026
Comeback Dramatis di Tengah Hujan, PSGC Ciamis Makin Tak Terkejar di Puncak Liga Nusantara
deSport

Comeback Dramatis di Tengah Hujan, PSGC Ciamis Makin Tak Terkejar di Puncak Liga Nusantara

Rabu, 21 Januari 2026
PSGC Ciamis Juara Grup B dan Lolos 8 Besar Liga Nusantara 2025/2026, Herdiat Pastikan Regenerasi Berjalan
deSport

PSGC Ciamis Juara Grup B dan Lolos 8 Besar Liga Nusantara 2025/2026, Herdiat Pastikan Regenerasi Berjalan

Sabtu, 17 Januari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Diam-Diam, Segel Pengawasan Pelanggaran Perda Peternakan Ayam Manggis Dicabut?

Kamis, 7 November 2019

Peternakan Ayam Manggis Terkesan Lalai Penetrasikan CSR, Senilai 4 M Pertahun?

Selasa, 5 November 2019

KabarDaerah

Bupati Bandung Pertanyakan Peran BP Cekungan Bandung dalam Penanganan Banjir dan Longsor

Selasa, 9 Desember 2025

Menjadi Desa Brilian, Desa Margahayu Tengah Dikunjungi Sejumlah Direksi Bank Luar Negeri

Jumat, 25 Juli 2025

Jemaah Umroh Kabupaten Garut, Jadikah Berangkat?

Selasa, 18 Januari 2022

Ratusan Karyawan PT Indonesia Victory Garment Unjuk Rasa Tuntut Gaji dan THR

Jumat, 15 Mei 2020

Difasilitasi Disbud, Desa Sayati Gelar Seni Budaya Daerah Kabupaten Bandung Baraya Bedas

Minggu, 12 Oktober 2025

Resmikan Alun-alun Paseh Bupati Bandung: Ini Impian Masyarakat

Selasa, 6 Mei 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste