Dejurnal.com, Kab.Bandung Barat – Hari keempat proses pencarian korban longsor di Cisarua, Polda Jawa Barat melalui Pos Disaster Victim Identification (DVI) terus melakukan upaya maksimal dalam penanganan korban bencana longsor yang terjadi di wilayah Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Selasa (27/1/2026)
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Berdasarkan data terbaru yang diterima di Pos DVI hingga hari ini, jumlah kantong jenazah yang telah diterima sebanyak 45 kantong jenazah. Jumlah tersebut merupakan hasil pembaruan dari data sebelumnya, di mana pada hari sebelumnya tercatat 39 kantong jenazah, kemudian bertambah satu kantong pada malam hari, serta lima kantong jenazah tambahan pada hari ini.
“Dari total 45 kantong jenazah tersebut, sebanyak 30 jenazah telah berhasil diidentifikasi. Seluruh jenazah yang telah teridentifikasi tersebut juga telah diserahkan kepada pihak keluarga, dengan dua jenazah terakhir diserahkan pada hari ini.” ungkapnya.
Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa proses identifikasi dilakukan secara menyeluruh dan profesional melalui tahapan pemeriksaan postmortem dan pencocokan data antemortem. Saat ini, terdapat lima jenazah yang masih dalam tahap rekonsiliasi data (rekon) untuk memperkuat hasil identifikasi, sehingga diharapkan jumlah korban yang teridentifikasi dapat terus bertambah.
“Selama masih ada kantong jenazah yang diterima oleh Pos DVI, kami pastikan seluruh proses identifikasi akan diselesaikan secara tuntas dan berkesinambungan. Termasuk beberapa jenazah yang membutuhkan pemeriksaan DNA, yang memerlukan waktu kurang lebih 14 hari, tetap kami proses hingga selesai,” kata kabid Humas
Polda Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh keluarga korban. Proses identifikasi akan terus dilakukan hingga seluruh jenazah yang diterima dapat teridentifikasi dengan baik, sesuai dengan laporan awal orang hilang yang saat ini tercatat sebanyak 108 orang.
Polda Jabar bersama seluruh unsur terkait akan terus bersinergi dalam penanganan bencana ini, baik pada tahap evakuasi, identifikasi korban, maupun pelayanan kemanusiaan, sebagai wujud kehadiran negara di tengah masyarakat yang terdampak musibah.***Deri Acong














