• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, Juni 23, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Rully Angkat Bicara Terkait Penutupan Bandung Zoo Oleh Pemkot Bandung

bydejurnalcom
Jumat, 6 Februari 2026
Reading Time: 2 mins read
Rully Angkat Bicara Terkait Penutupan Bandung Zoo Oleh Pemkot Bandung

Ketua Umum Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Rully H Alfiady (sebelah kanan).

ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung – Ketua Umum Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Rully H Alfiady angkat bicara terkait penutupan Bandung Zoo oleh Pemerintah Kota Bandung pada Kamis (6/2/2026). Ia menyampaikan penyesalan mendalam atas langkah yang dinilainya diambil secara tergesa-gesa dan berpotensi merusak upaya rekonsiliasi yang telah dibangun selama berbulan-bulan.

Rully menegaskan, sejak delapan bulan terakhir pihaknya bersama unsur masyarakat, khususnya penjaga warisan Sunda, pewaris, dan para hadirin, telah mengawal keberlangsungan Bandung Zoo di tengah konflik dua yayasan yang hingga kini belum tuntas.

“Pengawalan ini kami lakukan dengan niat tulus untuk memastikan kebun binatang tetap berfungsi sebagai kebun binatang, tidak dialihfungsikan, serta tidak ada satu pun aset yang keluar, baik satwa, sarana-prasarana, maupun karyawan,” tegas Rully.

BacaJuga :

Operasi Katarak Gratis HUT Ciamis ke-384, 108 Warga Kembali Melihat di RSUD Ciamis

Peringati Bulan Bung Karno, Rumah Juang dan Kelurahan Pataruman Gelar Donor Darah, Layanan Kesehatan Gratis, dan Adminduk untuk Masyarakat

Bupati Garut Terima Aspirasi LSM Libas, Tekankan Keseimbangan Antara Pembangunan dan Konservasi Lingkungan

Rully menambahkan, Bandung Zoo merupakan bagian dari warisan sejarah leluhur masyarakat Sunda yang memiliki nilai budaya tinggi dan harus dijaga dengan niat baik, tanpa kepentingan lain yang mengabaikan nilai sejarah tersebut.

Dalam perjalanannya, AMS mengaku aktif mendorong mediasi dan komunikasi antar pihak yang bersengketa. Bahkan, Pemerintah Kota Bandung dan Pemerintah Pusat melalui kementerian terkait disebut telah mendorong penyelesaian secara damai. Hingga akhir bulan Januari lalu, proses mediasi diklaim telah mencapai sekitar 60 persen dan hanya menyisakan persoalan teknis serta komunikasi lanjutan.

“Langkah penutupan yang tiba-tiba ini sangat kami sesalkan karena berpotensi menggagalkan upaya rekonsiliasi yang telah dibangun dengan susah payah,” kata Rully

AMS menyampaikan sejumlah tuntutan utama, di antaranya kepastian Bandung Zoo tetap menjadi kebun binatang dan tidak disamakan dengan konsep Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang menghilangkan fungsi kebun binatang, jaminan tidak adanya aset yang dipindahkan, serta perlindungan terhadap karyawan yang telah mengabdi puluhan tahun.

Selain itu, AMS juga menuntut agar pengelolaan ke depan dilakukan secara kolaboratif antara Pemerintah Kota Bandung, yayasan, manajemen profesional, dan masyarakat.
Rully mengingatkan, sejumlah karyawan dan pengurus yayasan merupakan warga setempat yang saat ini tengah menghadapi pelaporan pidana.

Jika pengelolaan dialihkan tanpa konsiliasi dan payung hukum yang jelas, hal tersebut dinilai berpotensi mengorbankan warga sendiri dan memperberat persoalan hukum yang dihadapi.
“Atas dasar itu, kami tidak akan berhenti memperjuangkan kepastian hukum, perlindungan karyawan, dan kelestarian kebun binatang sebagai aset budaya Sunda.

Langkah-langkah lanjutan akan kami tempuh secara konstitusional,” tegasnya.

Di tempat yang sama, aktivis lingkungan Jawa Barat, Apif, menilai penutupan Bandung Zoo sebagai langkah sepihak yang melanggar hak sipil warga Kota Bandung. Menurutnya, kebijakan tersebut berdampak pada hak masyarakat untuk memperoleh edukasi, kebahagiaan publik, serta hak akademik mahasiswa dan peneliti dalam melakukan riset.
“Oleh sebab itu, kami menyatakan akan melawan segala upaya yang tidak benar, tidak adil, dan tidak sesuai dengan prosedur hukum. Perlawanan ini akan dilakukan secara bermartabat, konstitusional, dan berlandaskan kepentingan publik,” tandas Apif.

Ia menegaskan, masyarakat Kota Bandung tidak akan mundur dalam memperjuangkan keadilan dan kepentingan publik.***Red

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Mengaku Staf Ahli Gubernur Jabar Lakukan Penggelapan Serta Penipuan, Akhirnya Diciduk Polres Subang

Next Post

Seleksi Pimpinan BAZNAS Ciamis Berlanjut, Lima Calon Menyusul Ikuti Tes Makalah

Related Posts

Soroti Tata Kelola MBG di Pakenjeng, FP3M Garut Selatan Desak Perbaikan dan Pengawasan Ketat
deNews

FP3M Garut Selatan Soroti Pernyataan Camat Terkait MBG, Masyarakat Siap Audiensi Langsung ke BGN Pusat

Selasa, 23 Juni 2026
SMK 1 Pasundan Garut: Pilihan Sekolah Ketika Tak Lolos PCMB, Ini Keunggulannya
deNews

SMK 1 Pasundan Garut: Pilihan Sekolah Ketika Tak Lolos PCMB, Ini Keunggulannya

Selasa, 23 Juni 2026
Direktur RSUD Ciamis Dorong Warga Aktif Jadi Peserta BPJS Kesehatan, Jangan Tunggu Sakit atau Program Bantuan
deNews

Direktur RSUD Ciamis Dorong Warga Aktif Jadi Peserta BPJS Kesehatan, Jangan Tunggu Sakit atau Program Bantuan

Selasa, 23 Juni 2026
Operasi Katarak Gratis HUT Ciamis ke-384, 108 Warga Kembali Melihat di RSUD Ciamis
deNews

Operasi Katarak Gratis HUT Ciamis ke-384, 108 Warga Kembali Melihat di RSUD Ciamis

Selasa, 23 Juni 2026
Peringati Bulan Bung Karno, Rumah Juang dan Kelurahan Pataruman Gelar Donor Darah, Layanan Kesehatan Gratis, dan Adminduk untuk Masyarakat
deNews

Peringati Bulan Bung Karno, Rumah Juang dan Kelurahan Pataruman Gelar Donor Darah, Layanan Kesehatan Gratis, dan Adminduk untuk Masyarakat

Selasa, 23 Juni 2026
Bupati Garut Terima Aspirasi LSM Libas, Tekankan Keseimbangan Antara Pembangunan dan Konservasi Lingkungan
deNews

Bupati Garut Terima Aspirasi LSM Libas, Tekankan Keseimbangan Antara Pembangunan dan Konservasi Lingkungan

Selasa, 23 Juni 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Kolase : Pasir warna merah yang dipenetrasikan dalam pembangunan irigasi Cipalasari menuai perhatian.

Pakai Pasir Warna Merah, Proyek Irigasi Cipalasari Senilai Rp 725 Juta Tuai Perhatian

Jumat, 27 Agustus 2021

Cerita Warga : Situs Makam Tumenggung Ardikusumah di Garut Disebut Makam Astana Kalong

Jumat, 30 Juni 2023

KabarDaerah

Iuran Siswa Salah Satu SMK Swasta Di Cibeber Pakai Dana PIP, Akibat Pandemi Covid-19?

Rabu, 30 September 2020

Disdukcapil Ciamis Jemput Bola Layani Warga Rentan di Cidolog, Sempat Terkendala Mati Lampu

Jumat, 26 September 2025
Ketua TP PKK Kabupaten Bandung Emma Dety Permanawati

Kunjungi Warga Terdampak Longsor Nagreg, Emma Dety Pastikan Kebutuhan Dasar Terpenuhi

Kamis, 22 Mei 2025

Saudaraku Award 2025 HBI Apresiasi Nyata Saudara Ciamis hingga Palestina

Sabtu, 29 November 2025
Tangkapan Layar Youtube : Video tiga pria di Garut, ajak negara-negara di dunia bergabung dengan Negara Islam Indonesia (NII) dan sempat viral pada bulan Oktober 2021. (Foto : Tangkapan Layar Youtube)

Paham NII Di Garut Berkembang Pesat, Diduga Dipelihara Elit Politik

Jumat, 14 Januari 2022

Buntut Kebijakan Penurunan Kuota Haji Garut, Ribuan Calhaj Bakal Tuntut Keadilan dan Perlindungan Hak Ibadah

Selasa, 18 November 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste