Dejurnal.com, Bandung – Anggota DPRD Kabupaten Bandung Ir. Aep Dedi menilai dikuranginya transfer ke daerah (TKD) dari pusat, termasuk ke Kabupaten Bandung bukan berarti pemotongan anggaran, tetapi pengalihan. Ia mencontohkan TKD ke Kabupaten Bandung berkurang sekitar Rp1 triliun, namun pemerintah pusat dengan program Makan Bergijizi Grati (MBG) yang masuk ke Kabupaten Bandung mencapai Rp5 triliun pertahun.
“Memang TKD dari pusat berkurang Rp 1 triliun, tetap dari Makan Bergizi Gratis (MBG) saja anggaran ke Kabupaten Bandung mencapai Rp5 triliun pertahun. Belum lagi dari Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), dan Sekolah Rakyat,” kata Aep Dedi saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Katapang Tahun 2026 untuk Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Tahun 2027 yang digelar di Aula Kecamatan Katapang, Kamis 12 Februari 2026.
Aep Dedi menambahkan, selain MBG, KDMP, dan Sekolah Rakyat, pemerintah pusat juga menggulirkan Bantuan Presiden (Banpres), bantuan anggaran langsung ke sekolah-sekolah
“Hari ini lagi revitalisasi sekolah-sekolah, dan sudah mulai turun di beberapa sekolah. Artinya, pemerintah pusat itu berkeinginan memecahkan kantong-kantong kemiskinan dan memperbaiki sumber daya manusia (SDM) menuju Indonesia Emas Tahun 2045,” ujar politisi Gerindra ini
Sebagai anggota DPRD, Aep Dedi juga mengakui anggaran di legislatif dikurangi, begitupun di eksekutif. Tapi ia berharap semua menahan diri. Karena menurutnya kalau pembangunan yang menjadi prioritas tetap berjalan, yang dikurangi hanya belanja penunjang, seperti perjalanan dinas, anggaran sosialaisasi, makan minum (mamin) dan yang lainnya.
Untuk menghadapi Indonesia Emas 2045, menurut Aep Dedi harus disiapkan SDM-nya dari sekarang. “Jadi digarap dari sekarang, termasuk gizi anak-anak kita, karena standar gizi anak-anak kita masih kalah oleh negara-negar Asia. Jadi Pemerintah Pusat menggenjot dulu dari sekarang,” kata Aep Dedi.
Hal tersebut disampaikan juga oleh Aep Dedi di hadapan peserta Musrenbang Kecamatan, diman ia mewakili 8 anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Dapil 2. Yang hadir saat itu ; Hj. Aas Aisyah dari Fraksi NasDem, Ir. Aep Dedi dari Fraksi Gerindra, Anton Ahmad Fauzi ti Fraksi Demokrat, Anton Ahmad Fauzi dari Fraksi Demokrat, H. Dadang Suryana ti Fraksi PKS, H. Iyep Jamaludin ti Fraksi Golkar, Krisna Alamsyah ti Fraksi PKB, dan Tedi Supriadi dari Fraksi PAN. Hanya Angie Natesha Goenadi Go dari Fraksi PDI P yang tidak hadir.
Selain dihadiri Camat Katapang, Rahmat Hidayat Musrenbang tersebut dihadiri juga Ketua Tim Musrenbang Kabupaten Bandung Dr. H. Marlan, S.IP., M.Si. dan unsur Forkopimcam Katapang, para kepal desa se Kecamatan Katapng, dan pihak lainnya.* Sopandi

















