Ciamis, deJurnal,- Pendistribusian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Ciamis selama Ramadan 1447 Hijriah hingga masa libur dan cuti bersama Idul Fitri 2026 M dipastikan tetap berjalan dengan mekanisme khusus.
Penyesuaian tersebut mengacu pada ketetapan resmi dari Badan Gizi Nasional (BGN) terkait tata kelola distribusi MBG selama bulan Ramadan dan periode hari besar keagamaan.

Koordinator Wilayah BGN RI Kabupaten Ciamis, Eggy Armand, menegaskan bahwa perubahan skema distribusi bersifat sementara dan tidak mengubah ketentuan teknis program secara permanen.
“Selama Ramadan, distribusi MBG di Ciamis tetap dilaksanakan dengan penyesuaian mekanisme. Prinsipnya tetap sama, yakni pemenuhan gizi seimbang, keamanan pangan, ketertiban, dan akuntabilitas,” ujarnya Kamis (19/02/2026).
Eggy menjelaskan, di wilayah dengan mayoritas penerima manfaat menjalankan ibadah puasa, seperti Kabupaten Ciamis MBG diberikan dalam bentuk paket makanan kemasan sehat.
“Paket yang nanti dibagikan diproduksi dan dikemas langsung oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan tetap menerapkan standar keamanan pangan dan kecukupan gizi,” jelasnya.
Sementara itu, untuk wilayah atau kelompok penerima manfaat yang tidak berpuasa, distribusi dilakukan secara normal dengan menu siap santap sesuai jadwal reguler.
Khusus bagi pondok pesantren dan sekolah berasrama (boarding school), waktu distribusi disesuaikan dengan waktu berbuka puasa. Proses pengolahan makanan tetap dilakukan pada siang hari untuk menjaga kualitas serta keamanan konsumsi.
“Untuk pesantren dan sekolah berasrama, jadwal distribusi menyesuaikan waktu berbuka. Ini hasil koordinasi dengan pihak satuan pendidikan agar tetap efektif dan tepat sasaran,” jelasnya.
Eggy memastikan pelayanan BGN bagi Kelompok 3B, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita usia 6–19 bulan tetap berjalan selama Ramadan maupun masa libur.
“Penyaluran dilakukan melalui posyandu atau titik kumpul yang telah disepakati,” ucapnya.
Menurut Eggy, kelompok rentan menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan MBG, sehingga tidak ada penghentian layanan selama periode Ramadan.
“Kelompok 3B tetap mendapatkan layanan sesuai jadwal. Ini bagian dari komitmen menjaga pemenuhan gizi masyarakat, terutama ibu dan anak,” tegasnya.
Berdasarkan ketetapan BGN, Eggy menuturkan pendistribusian terakhir sebelum libur Idul Fitri dilakukan pada 17 Maret 2026.Pada hari tersebut, penerima manfaat akan menerima paket tambahan (bundling) untuk alokasi beberapa hari berikutnya.
“Adapun pada 18–22 Maret 2026, bertepatan dengan libur dan cuti bersama Idul Fitri, tidak dilakukan pendistribusian MBG untuk seluruh sasaran penerima manfaat. Distribusi akan kembali berjalan setelah masa libur berakhir sesuai jadwal yang ditetapkan,” tuturnya.
Lebih lanjut Eggy mengungkapkan selama periode tanpa distribusi, SPPG di Kabupaten Ciamis tetap melakukan kegiatan internal, seperti pembersihan dan perawatan fasilitas produksi, peningkatan kapasitas personel, serta edukasi gizi dan keamanan pangan.
Koordinasi dengan pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan pemangku kepentingan juga terus diperkuat untuk memastikan implementasi program berjalan tertib dan transparan.
“Ramadan menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas layanan. Kami memastikan distribusi MBG di Kabupaten Ciamis tetap terjaga standar gizinya, aman dikonsumsi, dan tepat sasaran,” pungkasnya. (Nay Sunarti)















