• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Sabtu, Oktober 10, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Ketua BPPD Ciamis Apresiasi Peluncuran Batik Cakra Galuh, Warisan Filosofi Galuh Didorong Jadi Ikon Wisata Budaya

bydejurnalcom
Sabtu, 11 Juli 2026
Reading Time: 3 mins read
Ketua BPPD Ciamis Apresiasi Peluncuran Batik Cakra Galuh, Warisan Filosofi Galuh Didorong Jadi Ikon Wisata Budaya
ShareTweetSend

CIAMIS, deJurnal,– Upaya memperkuat identitas budaya Kabupaten Ciamis terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya melalui peluncuran Motif Batik Cakra Galuh dalam gelaran Prameswari Galuh bertajuk “Sekar Cakra Galuh Rahayu” yang berlangsung di Bale Reka Paminton, Sabtu malam (11/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkenalkan batik yang terinspirasi dari warisan Kerajaan Galuh sekaligus mendorongnya sebagai ikon wisata budaya dan penggerak ekonomi kreatif daerah.

Acara dihadiri unsur pemerintah, budayawan, pelaku ekonomi kreatif, akademisi, komunitas budaya, hingga masyarakat.

BacaJuga :

PKB Respons Positif Asep Rahmat Masuk Bursa Wabup Ciamis, Kesepakatan 10 Partai Dinanti

Kepala KemenHAM Jabar Tegaskan Persyaratan Tempat Ibadah Cikopo Purwakarta Sudah Ditempuh

UPTD PPA Ciamis Hadir, Korban Kekerasan Bisa Mengadu Gratis

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Ciamis, Endang Haris Juandana, menyampaikan apresiasi atas lahirnya Motif Batik Cakra Galuh yang dinilai tidak hanya menghadirkan karya seni, tetapi juga menghidupkan kembali nilai-nilai luhur peradaban Galuh.

Menurut Endang, pengembangan pariwisata saat ini tidak cukup hanya mengandalkan keindahan alam. Wisata budaya yang memiliki cerita, sejarah, dan filosofi justru menjadi daya tarik yang semakin diminati wisatawan.

Motif Batik Cakra Galuh merupakan bentuk nyata pelestarian budaya yang patut kita banggakan.

“Batik ini bukan sekadar kain, tetapi identitas daerah yang menyimpan sejarah dan filosofi masyarakat Galuh. Jika terus dikenalkan dan dikembangkan, saya yakin dapat menjadi salah satu kekuatan promosi pariwisata Kabupaten Ciamis,” ujarnya.

Ia menilai kekayaan budaya yang dimiliki Kabupaten Ciamis harus dikemas menjadi produk kreatif yang mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Batik, kata dia, merupakan salah satu media yang efektif untuk memperkenalkan sejarah dan jati diri daerah kepada generasi muda maupun wisatawan.

“Setiap orang yang mengenakan Batik Cakra Galuh sejatinya sedang membawa cerita tentang peradaban Galuh. Inilah yang harus terus kita dorong agar budaya tidak hanya dikenang, tetapi juga hidup dan memberi manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Endang berharap kolaborasi antara pemerintah, komunitas budaya, pelaku UMKM, akademisi, dan pegiat ekonomi kreatif terus diperkuat sehingga Batik Cakra Galuh mampu berkembang menjadi produk unggulan daerah yang memiliki daya saing hingga tingkat nasional.

Sementara itu, pendiri Prameswari Galuh sekaligus owner Arimbi Wedding Panawangan, Mia Sumiari Dewi, menjelaskan bahwa lahirnya Motif Batik Cakra Galuh berawal dari penghayatan terhadap nilai sejarah yang tersimpan di Situs Astana Gede Kawali, salah satu pusat peradaban Kerajaan Galuh.

Ia mengaku terinspirasi oleh simbol Kembang Cakra atau Cakra Rahayu Kancana yang terpahat pada prasasti peninggalan Prabu Niskala Wastu Kancana.

Dari simbol tersebut lahirlah sebuah motif batik yang sarat makna dan diharapkan menjadi media edukasi sejarah bagi masyarakat.

“Motif Batik Cakra Galuh lahir bukan semata-mata sebagai karya seni, tetapi sebagai sarana menyampaikan amanat luhur para leluhur kepada generasi masa kini,” ujar Mia.

Ia menjelaskan, Motif Batik Cakra Galuh mengangkat filosofi Tri Tangtu, sebuah ajaran yang menekankan pentingnya menjaga keseimbangan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam semesta sebagai dasar terciptanya kehidupan yang harmonis.

Menurutnya, setiap elemen pada motif memiliki makna tersendiri. Titik melambangkan awal kehidupan dan kesadaran spiritual, lingkaran menjadi simbol kesempurnaan dan perlindungan, garis menggambarkan keterhubungan manusia dengan Sang Pencipta, sesama, dan alam, sedangkan tunas serta bunga yang mekar melambangkan harapan, pertumbuhan, dan kemuliaan hidup.

“Harapan kami, masyarakat tidak hanya mengenakan batik sebagai busana, tetapi juga memahami pesan moral dan nilai-nilai budaya yang terkandung di dalam setiap motifnya,” katanya.

Mia menuturkan sebagai bagian dari upaya edukasi, setiap produk Batik Cakra Galuh dilengkapi narasi yang menjelaskan filosofi motif sehingga dapat menjadi media pembelajaran sejarah dan budaya bagi masyarakat.

Selain diproduksi menggunakan teknik batik cap tradisional, motif tersebut juga dikembangkan melalui teknik printing dengan sentuhan tinta prada emas agar lebih diminati berbagai kalangan, khususnya generasi muda.

Mia menambahkan, pengembangan Batik Cakra Galuh tidak hanya diarahkan untuk melestarikan budaya, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi para perajin batik dan pelaku usaha kreatif di Kabupaten Ciamis.

“Kami ingin Batik Cakra Galuh menjadi identitas budaya yang mampu menggerakkan ekonomi kreatif masyarakat sekaligus memperkuat citra Kabupaten Ciamis sebagai daerah yang kaya akan sejarah dan budaya,” ungkapnya.

Ia berharap Batik Cakra Galuh dapat menjadi duta budaya yang membawa pesan perdamaian, keharmonisan, dan nilai-nilai luhur Tanah Galuh hingga dikenal di tingkat nasional bahkan internasional.

“Melalui Batik Cakra Galuh, kami ingin mengajak seluruh masyarakat menjaga warisan leluhur. Semoga batik ini menjadi media untuk menyampaikan pesan harmoni, perdamaian, dan kebaikan dari Tanah Galuh kepada dunia,” pungkasnya. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Kolaborasi Teater Indonesia-Jepang Kembali Berlanjut, Crossing Text 2.0: Warisan Bunga Hitam Angkat Dialog Tubuh, Kekuasaan, dan Ingatan

Next Post

Rayakan HUT Ke-3, PT Papandayan Inti Plasma Hadirkan Papandayan Chicken Run 5K, 750 Pelari Siap Berkompetisi di Garut

Related Posts

Cegah Mafia Tanah, Kejari Purwakarta Jalin Kerja Sama dengan 29 Kepala Desa
GerbangDesa

Cegah Mafia Tanah, Kejari Purwakarta Jalin Kerja Sama dengan 29 Kepala Desa

Jumat, 9 Oktober 2026
Kapolres Purwakarta  Usai Salat Jumat,  Berbagi Kepedulian untuk Sesama
deHumaniti

Kapolres Purwakarta Usai Salat Jumat, Berbagi Kepedulian untuk Sesama

Jumat, 9 Oktober 2026
LT-3 Pramuka Kabupaten Bandung 2026, Saeful Bachri Tekankan Lima Pilar Pembentukan Karakter Penggalang
deNews

LT-3 Pramuka Kabupaten Bandung 2026, Saeful Bachri Tekankan Lima Pilar Pembentukan Karakter Penggalang

Jumat, 9 Oktober 2026
PKB Respons Positif Asep Rahmat Masuk Bursa Wabup Ciamis,  Kesepakatan 10 Partai Dinanti
deNews

PKB Respons Positif Asep Rahmat Masuk Bursa Wabup Ciamis, Kesepakatan 10 Partai Dinanti

Jumat, 9 Oktober 2026
Kepala KemenHAM Jabar Tegaskan Persyaratan Tempat Ibadah  Cikopo Purwakarta Sudah Ditempuh
dehukum

Kepala KemenHAM Jabar Tegaskan Persyaratan Tempat Ibadah Cikopo Purwakarta Sudah Ditempuh

Jumat, 9 Oktober 2026
UPTD PPA Ciamis Hadir, Korban Kekerasan Bisa Mengadu Gratis
deNews

UPTD PPA Ciamis Hadir, Korban Kekerasan Bisa Mengadu Gratis

Jumat, 9 Oktober 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Resonansi : Tak Ada Pemotongan TPG, Betapa Bahagianya Para Guru

Kamis, 1 Juli 2021

Potongan Zakat TPG 2,5 Persen Tak Harus Jadi Riak, Jika Disdik Garut Sosialisasi Sempurna

Rabu, 28 April 2021

KabarDaerah

Paripurna Penyampaian Laporan Pansus Tentang Rancangan Peraturan DPRD Tentang Tata Tertib Untuk Ditetapkan

Rabu, 16 April 2025

Haul Guru Besar Sapu Jagat, Bupati Tekankan Pentingnya Kebersamaan Menuju Sukabumi Mubarakah

Sabtu, 19 April 2025

Pembagian BST Kemensos di Desa Sukamulya Menuai Polemik

Minggu, 18 April 2021

Reforma Agraria di Garut Terancam Mandek, Dampak Ketakutan Berlebihan Birokrat?

Rabu, 31 Desember 2025

Pelantikan 82 Kepala Desa Hasil Pilkades Serentak 2023, Ini Pesan Bupati Garut

Jumat, 16 Juni 2023

Hamzah Sayyidussyuhada Terpilih Jadi Ketua KAMMI Garut Kalahkan Lima Calon Lain

Sabtu, 31 Oktober 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste