• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Sabtu, Juli 11, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Kolaborasi Teater Indonesia-Jepang Kembali Berlanjut, Crossing Text 2.0: Warisan Bunga Hitam Angkat Dialog Tubuh, Kekuasaan, dan Ingatan

bydejurnalcom
Sabtu, 11 Juli 2026
Reading Time: 3 mins read
Kolaborasi Teater Indonesia-Jepang Kembali Berlanjut, Crossing Text 2.0: Warisan Bunga Hitam Angkat Dialog Tubuh, Kekuasaan, dan Ingatan
ShareTweetSend

JAKARTA, deJurnal,- Hubungan artistik antara Indonesia dan Jepang kembali dipererat melalui pentas teater kolaboratif bertajuk Crossing Text 2.0: Warisan Bunga Hitam (Inheritance of the Black Flower).

Setelah menjalin kerja sama kreatif selama lebih dari lima tahun, Lab Teater Ciputat (Indonesia) dan Theatre Company shelf (Jepang) kembali menghadirkan karya lintas budaya yang mengajak penonton merefleksikan persoalan kekuasaan, ingatan, trauma, dan kemanusiaan melalui bahasa teater kontemporer.

Pertunjukan akan digelar pada 15–16 Agustus 2026 di Gedung Kesenian Miss Tjitjih, Jakarta, dengan dukungan Dana Indonesiana, LPDP, dan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

BacaJuga :

Festival Anak Hebat : Ajang Berkarya Anak Berkebutuhan Khusus

Malam Minggu di Ciamis? Ini 5 Tempat Nongkrong Live Music yang Lagi Hits

13 Warga Bangunharja Lulus Kejar Paket, Kades Ajak Masyarakat Lain Mengikuti Jejak Mereka

Berbeda dari pertunjukan teater konvensional, Crossing Text 2.0 tidak sekadar menyajikan cerita di atas panggung. Produksi ini lahir dari proses riset, dialog lintas budaya, hingga eksplorasi tubuh yang melibatkan seniman dari dua negara dengan latar budaya berbeda.

Karya tersebut merupakan pengembangan dari proyek Crossing Text: Between Mystery and Mystical – The Smiling Old Woman yang berlangsung pada 2020–2023.

Jika proyek sebelumnya mempertemukan sastra Indonesia dan Jepang dalam ruang dialog artistik, edisi terbaru ini berangkat dari monolog Sebelum Bunga Hitam, karya dan gagasan artistik Sir Ilham Jambak, yang terinspirasi dari tokoh Macbeth dalam tragedi klasik karya William Shakespeare.

Namun demikian, pertunjukan ini bukan adaptasi langsung dari naskah Shakespeare. Warisan Bunga Hitam justru menggunakan Macbeth sebagai titik tolak untuk membaca ulang berbagai persoalan yang masih relevan hingga kini, seperti bagaimana kekuasaan memengaruhi kehidupan manusia, bagaimana kekerasan meninggalkan jejak pada tubuh dan ingatan, serta bagaimana trauma diwariskan lintas generasi.

Sutradara Indonesia, Sir Ilham Jambak, mengatakan karya tersebut lahir dari kegelisahannya terhadap dampak yang ditinggalkan sebuah peristiwa kekerasan, terutama bagi mereka yang hidup setelahnya.

“Saya ingin mengajukan pertanyaan tentang apa yang tersisa setelah kekerasan terjadi. Siapa yang mengingat? Siapa yang dilupakan? Dan bagaimana sejarah terus hidup dalam tubuh serta kehidupan generasi berikutnya,” ujar Ilham.

Menurutnya, tubuh bukan sekadar medium pertunjukan, melainkan ruang yang menyimpan pengalaman hidup, luka, ingatan, hingga sejarah yang terus diwariskan.

Pandangan serupa disampaikan sutradara Jepang, Yasuhito Yano. Ia menilai Crossing Text menjadi ruang dialog yang mempertemukan berbagai pengalaman budaya tanpa menghapus perbedaan yang ada.

“Crossing Text bukan sekadar pertukaran budaya. Ini adalah ruang di mana teks, tubuh, ingatan, dan pengalaman hidup saling bertemu tanpa harus disatukan menjadi satu kesimpulan. Justru perbedaan menjadi sumber utama dalam proses penciptaan karya,” kata Yano.

Dalam proses kreatifnya, para seniman Indonesia dan Jepang mengembangkan karya melalui pendekatan cross-cultural dialogue, riset artistik, improvisasi, diskusi, serta eksplorasi tubuh. Seluruh proses diarahkan untuk membangun karya yang tumbuh dari perjumpaan berbagai perspektif, pengalaman hidup, dan latar budaya yang berbeda.

Tidak hanya berfokus pada hasil pertunjukan, proyek ini juga menaruh perhatian besar terhadap proses kerja yang sehat dan inklusif. Seluruh tim produksi mengikuti lokakarya Pencegahan Pelecehan dan Kekerasan dalam Praktik Seni Pertunjukan yang difasilitasi peneliti serta praktisi seni dari Indonesia dan Jepang.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen kedua kelompok dalam menciptakan ruang berkesenian yang aman, setara, dan berkelanjutan.

Lab Teater Ciputat yang berdiri sejak 2005 dikenal konsisten mengembangkan karya berbasis riset sosial, budaya urban, dan spiritualitas masyarakat.

Sementara Theatre Company shelf, yang didirikan Yasuhito Yano pada 2002, memiliki reputasi sebagai kelompok teater yang menjadikan tubuh dan bahasa sebagai pusat eksplorasi artistik.

Melalui Crossing Text 2.0: Warisan Bunga Hitam, kedua kelompok berharap kolaborasi lintas negara tidak hanya melahirkan karya seni, tetapi juga membuka ruang dialog mengenai persoalan kemanusiaan yang melampaui batas geografis, bahasa, maupun sejarah.

Pertunjukan ini terbuka bagi masyarakat umum, pegiat seni, akademisi, mahasiswa, hingga penikmat teater yang ingin menyaksikan pertemuan dua tradisi artistik dalam satu panggung yang sarat refleksi dan makna.

Informasi Pertunjukan

Crossing Text 2.0: Warisan Bunga Hitam (Inheritance of the Black Flower)

Produksi: Lab Teater Ciputat (Indonesia) × Theatre Company shelf (Jepang)

Tanggal: 15–16 Agustus 2026

Waktu: Pukul 20.00 WIB

Tempat: Gedung Kesenian Miss Tjitjih, Jakarta

Narahubung Media: Holifah Wira – Pimpinan Produksi Crossing Text 2.0: Warisan Bunga Hitam Telp/WhatsApp: 0821-2523-4842 (nay sunartil)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Damkar Ciamis Turun ke Alun-alun di Malam Minggu, Ternyata Bukan Padamkan Kebakaran

Next Post

Ketua BPPD Ciamis Apresiasi Peluncuran Batik Cakra Galuh, Warisan Filosofi Galuh Didorong Jadi Ikon Wisata Budaya

Related Posts

Ketua BPPD Ciamis Apresiasi Peluncuran Batik Cakra Galuh, Warisan Filosofi Galuh Didorong Jadi Ikon Wisata Budaya
deNews

Ketua BPPD Ciamis Apresiasi Peluncuran Batik Cakra Galuh, Warisan Filosofi Galuh Didorong Jadi Ikon Wisata Budaya

Sabtu, 11 Juli 2026
Damkar Ciamis Turun ke Alun-alun di Malam Minggu, Ternyata Bukan Padamkan Kebakaran
deNews

Damkar Ciamis Turun ke Alun-alun di Malam Minggu, Ternyata Bukan Padamkan Kebakaran

Sabtu, 11 Juli 2026
Unigal Juara 1 Anugerah Humas Diktisaintek Wilayah IV, Bukti Komunikasi Publik Kampus Berdampak bagi Masyarakat
deNews

Unigal Juara 1 Anugerah Humas Diktisaintek Wilayah IV, Bukti Komunikasi Publik Kampus Berdampak bagi Masyarakat

Sabtu, 11 Juli 2026
Festival Anak Hebat : Ajang Berkarya Anak Berkebutuhan Khusus
deNews

Festival Anak Hebat : Ajang Berkarya Anak Berkebutuhan Khusus

Sabtu, 11 Juli 2026
Malam Minggu di Ciamis? Ini 5 Tempat Nongkrong Live Music yang Lagi Hits
deNews

Malam Minggu di Ciamis? Ini 5 Tempat Nongkrong Live Music yang Lagi Hits

Sabtu, 11 Juli 2026
13 Warga Bangunharja Lulus Kejar Paket, Kades Ajak Masyarakat Lain Mengikuti Jejak Mereka
deNews

13 Warga Bangunharja Lulus Kejar Paket, Kades Ajak Masyarakat Lain Mengikuti Jejak Mereka

Sabtu, 11 Juli 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Selain Diduga Lalai CSR, Peternakan Ayam Manggis Pandang Sebelah Mata Muspika Mande

Rabu, 6 November 2019
Kolase : Pekerjaan Proyek Irigasi Cipalasari.

Hasil Uji Lab Pasir Merah Tak Bagus, Dinas PU Kabupaten Sukabumi Patut Evaluasi Proyek Irigasi Cipalasari

Rabu, 1 September 2021

KabarDaerah

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin Bersama Ketua PDI Perjuangan Yudha Puja Turnawan (kanan) sedang memberikan bingkisan kepada anak yatim.

PDI Perjuangan Garut Undang Pekerja Sektor Informal Buka Bersama, Salah Satunya Pemulung Sampah

Sabtu, 29 Maret 2025

Komisi III DPRD Garut Terima Audiensi Warga Diduga Korban Unprosedural Perbankan

Rabu, 17 September 2025

Klarifikasi dan Permohonan Maaf Aiptu Hendra Gunawan Terkait Video Viral Diduga Menghina Seniman

Minggu, 20 April 2025

Sindangkasih Buktikan Daya Saing Daerah, Sabet Peringkat 3 Terbaik Sinergitas Kecamatan se-Jawa Barat 2025

Jumat, 12 Desember 2025

KMP Ajukan Permohonan Perlindungan ke LPSK, Usai Laporan Dugaan Korupsi DBHP Purwakarta ke KPK

Rabu, 26 November 2025

Camat Kutawaringin Apresiasi Desa Bangun Pembangunan TP3SR

Rabu, 26 November 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste