Dejurnal.com, CIAMIS. Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kabupaten Ciamis resmi mengukuhkan kepengurusan masa khidmat 2025–2029. Pelantikan berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Jumat (25/9/2026).
Mengusung tema “Merawat Tradisi, Menggagas Masa Depan, Menggerakkan Perubahan”, pelantikan menjadi momentum bagi jajaran pengurus untuk memperkuat kaderisasi sekaligus memperluas program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Muhamad Arsyad, S.Si. atau Gus Arsyad dipercaya sebagai Ketua PC GP Ansor Kabupaten Ciamis. Ia didampingi Irsal M. Alwi Maliki, S.H. sebagai sekretaris dan Fadil Arief, S.Pd. sebagai bendahara.
Prosesi pelantikan dipimpin H. Johan J. Anwari, M.Si., mewakili Ketua Umum PP GP Ansor. Sementara pembacaan SK kepengurusan disampaikan H. Dandeu Rifai Hilmi selaku Wakil Ketua PW GP Ansor Jawa Barat.
Gus Arsyad mengatakan, pelantikan merupakan langkah awal untuk memperkuat sejumlah program yang sebelumnya sudah mulai dijalankan.
“Ini langkah awal kami. Mudah-mudahan ke depan semakin banyak kegiatan sesuai arahan pimpinan pusat maupun PCNU dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat,” kata Gus Arsyad.
Kakao Jadi Program Ekonomi
Salah satu program yang dikembangkan GP Ansor Ciamis berada di sektor pertanian, yakni budidaya kakao.
Saat ini, pengembangan kakao sudah dilakukan di lahan sekitar satu hektare di wilayah Pekar Mulya. Tanaman tersebut telah berusia sekitar satu tahun dan diproyeksikan mulai menghasilkan dalam beberapa tahun ke depan.
GP Ansor tidak hanya menyiapkan budidaya, tetapi juga ingin membangun rantai usaha mulai dari penyediaan bibit hingga pemasaran.
“Kita ingin program ini bisa direplikasi di tempat lain. Bukan hanya menanam, tetapi kita juga menyiapkan bibit dan akses pasar,” ujarnya.
Menurutnya, akses pasar untuk hasil kakao juga sudah mulai dibangun dengan pihak yang berada di Jakarta.
Program tersebut diharapkan berkembang ke sejumlah daerah sehingga membuka peluang ekonomi baru bagi pemuda dan masyarakat.
Konferancab Dipadukan dengan Job Fair
Penguatan organisasi juga dilakukan melalui Konferensi Anak Cabang (Konferancab) yang akan digelar di 27 kecamatan.
Selain menjadi bagian dari regenerasi kepengurusan, kegiatan tersebut akan diisi program yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Salah satunya job fair dengan melibatkan sejumlah perusahaan.
“Kita sudah menghubungi beberapa perusahaan agar bisa ikut dalam kegiatan di kecamatan. Jadi Konferancab tidak hanya kegiatan organisasi, tetapi ada kegiatan sosial dan job fair,” katanya.
Seluruh rangkaian Konferancab ditargetkan dapat diselesaikan hingga akhir 2026.
Beasiswa dan Pelatihan Teknologi
Di bidang pendidikan, PC GP Ansor Ciamis telah menjalin kerja sama dengan INU Kabupaten Ciamis untuk membuka akses beasiswa sarjana bagi kader Ansor.
Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapasitas kader, terutama mereka yang belum memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Selain pendidikan formal, GP Ansor juga menjalankan Madrasah Teknologi Informasi yang telah berlangsung sekitar enam bulan di BLKK Multimedia Kecamatan Pamarican.
Setiap kelas diikuti sekitar 12 peserta. Mereka mendapat pelatihan keterampilan teknologi informasi dengan tenaga pengajar yang mengajar secara gratis selama program berlangsung.
“Setelah pelatihan, kita arahkan ke dunia kerja IT. Bisa menjadi developer atau freelancer, sehingga meskipun bekerja dari desa tetap bisa mendapatkan penghasilan,” ujar Gus Arsyad.
Ia berharap program pendidikan, ekonomi dan ketenagakerjaan tersebut dapat membuat GP Ansor semakin hadir di tengah masyarakat.
“Harapannya GP Ansor bisa memberikan manfaat lebih luas, bukan hanya untuk kader, tetapi juga untuk masyarakat Kabupaten Ciamis,” pungkasnya. (Nay Sunarti)



















