Dejurnal.com, Purwakarta – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Purwakarta menyatakan siap memfasilitasi pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Kabupaten Purwakarta yang dijadwalkan berlangsung pada 14 November 2026 mendatang.
Fasilitasi tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap agenda organisasi Pertuni, khususnya dalam proses pemilihan dan penyusunan kepengurusan baru untuk periode mendatang,
DPRD juga memastikan kegiatan tersebut dapat berlangsung dengan baik dan inklusif.
Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta, Sri Puji Utami, mengatakan pihaknya terbuka terhadap berbagai kegiatan masyarakat yang membutuhkan fasilitas gedung DPRD, termasuk agenda lima tahunan Pertuni.
Hal tersebut disampaikan Sri Puji seusai menerima kunjungan silaturahmi perwakilan Pertuni di ruang kerjanya, Selasa (6/10/2026).
“Gedung ini gedung rakyat, dipergunakan oleh rakyat ya mangga, silakan,” ujar Sri Puji.
Menurut data yang diterima Sri Puji, saat ini terdapat sekitar 120 anggota Pertuni di Kabupaten Purwakarta. Dari jumlah tersebut, sebanyak 82 orang telah memiliki KTP Purwakarta.
Sementara itu, jumlah penyandang tunanetra di wilayah Kabupaten Purwakarta secara keseluruhan diperkirakan mencapai lebih dari 150 orang.
Adapun pelaksanaan Muscab Pertuni nantinya diperkirakan akan dihadiri sekitar 200 peserta dan undangan.
Sri Puji menegaskan, pemerintah maupun wakil rakyat memiliki tanggung jawab untuk hadir dan memberikan ruang serta fasilitas bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok penyandang disabilitas.
“Masyarakat yang normal saja kita fasilitasi, apalagi mereka yang istimewa ini. Tentu mereka harus mendapatkan perlakuan khusus juga dari kita,” tegasnya.
Selain memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Muscab, Sri Puji juga menyatakan kesediaannya untuk bergabung sebagai bagian dari Dewan Pembina Pertuni Kabupaten Purwakarta pada periode kepengurusan berikutnya.
Sementara terkait teknis pelaksanaan, Sri Puji menjelaskan bahwa Muscab Pertuni sebelumnya diwacanakan untuk digelar bersamaan dengan peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI).
Namun, mengenai apakah Muscab tersebut nantinya akan digabung dengan rangkaian peringatan HDI atau dilaksanakan secara terpisah, masih akan dibahas dan dikaji lebih lanjut oleh pihak penyelenggara.
Dukungan DPRD terhadap pelaksanaan Muscab Pertuni diharapkan dapat memperkuat keberadaan organisasi sekaligus mendorong terciptanya ruang yang semakin inklusif bagi penyandang disabilitas di Kabupaten Purwakarta.***Ade Irma



















