Dejurnal.com, Garut – Pengurus Daerah Persatuan Artis Dangdut dan Musisi Indonesia (PD PADMI) Kabupaten Garut menggelar Audisi Dangdut Original 2026 di Aula Dewan Kesenian Garut (DKG), Gedung Bale Paminton, Jalan Ahmad Yani Nomor 30, Kecamatan Garut Kota, Rabu (21/10/2026).
Kegiatan ini bertujuan menjaring talenta muda berbakat, khususnya di bidang tarik suara dangdut, dari berbagai wilayah di Kabupaten Garut. Para peserta yang memenuhi kriteria diharapkan memiliki kesempatan untuk dikembangkan menjadi penyanyi profesional serta dipromosikan agar dapat berkiprah di dunia hiburan, termasuk radio dan televisi.
Ketua PD PADMI Kabupaten Garut, Darmawan Chaniago, menyampaikan bahwa audisi tersebut menjadi langkah awal untuk menemukan dan membina penyanyi dangdut muda yang memiliki potensi.
Melalui proses audisi dan penilaian kemampuan, peserta akan dinilai berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan untuk melihat potensi mereka dalam mengembangkan karier di industri musik dangdut.
Acara tersebut turut dihadiri Ketua Umum DPP PADMI, Febryan Adhitya, S.E., M.Si. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus baru PD PADMI Kabupaten Garut yang telah mulai menjalankan kegiatan organisasi meskipun belum melaksanakan pelantikan. Menurutnya, surat keputusan (SK) kepengurusan telah diserahterimakan.

Febryan menilai Audisi Dangdut Original 2026 merupakan kegiatan positif yang perlu mendapatkan dukungan, terutama karena memiliki tujuan yang jelas dalam pengembangan talenta muda.
“Setiap kegiatan resmi organisasi harus memiliki tujuan akhir yang jelas. Karena itu, saya merasa perlu turun langsung untuk menyaksikan audisi perdana yang diselenggarakan PD PADMI Garut,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Febryan menjanjikan hadiah berupa satu lagu single ciptaannya sendiri bagi pemenang utama audisi tersebut. Selain itu, pemenang utama juga berkesempatan melakukan rekaman di studio PADMI di Jakarta.
Ia mengaku bangga atas kolaborasi PD PADMI Kabupaten Garut dengan Dewan Kesenian Garut (DKG). Menurutnya, sinergi antarlembaga seni tersebut dapat menjadi langkah penting untuk mendorong perkembangan seni dan musik, khususnya dangdut, di Kabupaten Garut.
Dalam kesempatan itu, Febryan juga menyinggung perjalanan organisasi PADMI. Ia menyebut pelantikan pengurus DPP PADMI sebelumnya dilaksanakan oleh Menteri Pariwisata saat itu, Sandiaga Uno.
Lebih lanjut, ia berharap PADMI dapat menyusun berbagai program secara terencana dan berkelanjutan. Salah satu upaya yang disarankannya adalah memperluas kolaborasi dengan dunia pendidikan melalui kegiatan seni dan musik di sekolah-sekolah.

Febryan juga menekankan pentingnya menjadikan seni dan budaya sebagai bagian pembuka dalam setiap kegiatan PADMI. Menurutnya, langkah tersebut dapat memperkuat identitas organisasi sekaligus menunjukkan bahwa PADMI dan DKG dapat saling mendukung dalam memajukan kesenian.
“Jangan sekadar membuat kegiatan tanpa tujuan dan hasil yang jelas. Ke depan, PADMI harus terus meningkatkan kolaborasi agar bisa memberikan manfaat nyata bagi perkembangan seni dan budaya,” pungkasnya.
Melalui Audisi Dangdut Original 2026, PD PADMI Kabupaten Garut diharapkan mampu membuka ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan bakat, mengasah kemampuan, serta memperoleh kesempatan mengembangkan karier di industri musik dangdut secara profesional.***Deri Acong


















