• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, Juni 23, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in OpiniKita

Pemprov Jabar Diharapkan Segera Lantik Calon Pengawas Sekolah

bydejurnalcom
Jumat, 22 Oktober 2021
Reading Time: 2 mins read
ShareTweetSend

Oleh : Apar Rustam Ependi

Pengawas sekolah sebagai mitra Kepala Sekolah memiliki peran strategis dalam pengendalian dan pengawasan mutu layanan delapan Standar Nasional Pendidikan (SNP). Di saat peran strategis ini belum terisi dengan baik, beberapa isu pendidikan mencul dewasa ini. Adanya riak di tengah-tengah masyarakat terkait sisa-sisa persoalan PPDB, tajamnya sorotan masyarakat terhadap data pokok Pendidikan (dapodik), timbulnya tanda tanya masyarakat terkait persoalan penganggagran Pendidikan di sekolah, munculnya isu sejumlah sekolah yang sampai saat ini masih belum membagikan sejumlah ijazah peserta didik, munculnya dugaan penyalahgunaan ijin operasional, dan persoalan lainnya, semakin mempertegas ada persoalan sistem pendidikan dari sisi kepengawasan.

Lemahnya peran pengawasan sekolah bukanlah terletak pada kinerja, melainkan dari sisi jumlah yang sangat minim. Perbandingan jumlah pengawas dengan jumlah satuan Pendidikan, sangatlah tidak ideal. Total Satuan Pendidikan di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat berjumlah sekitar 5000 an, sedangkan keberadaan jumlah pengawas SMA, SMK dan SLB hanya berjumlah 323 orang pengawas sekolah. Artinya, dari sisi kumulatif, seorang pengawas sekolah harus membina sekitar 16 satuan Pendidikan. Ini tentunya sangat kurang ideal, dengan mengacu pada Permen PAN RB No 14 tahun 2016, poin a, berbunyi bahwa untuk sekolah menengah pertama/madrasah tsanawiyah dan sekolah menengah atas/madrasah Aliyah/sekolah menengah kejuruan/madrasah aliyah kejuruan paling sedikit 7 satuan pendidikan dan/atau 40 (empat puluh) Guru mata pelajaran/kelompok mata pelajaran. Dengan demikian, untuk 5000 satuan Pendidikan, idealnya dibina oleh sekitar 732 orang pengawas sekolah.

BacaJuga :

FP3M Garut Selatan Soroti Pernyataan Camat Terkait MBG, Masyarakat Siap Audiensi Langsung ke BGN Pusat

SMK 1 Pasundan Garut: Pilihan Sekolah Ketika Tak Lolos PCMB, Ini Keunggulannya

Direktur RSUD Ciamis Dorong Warga Aktif Jadi Peserta BPJS Kesehatan, Jangan Tunggu Sakit atau Program Bantuan

Jika ditelisik lebih akurat lagi, keberadaan pengawas sekolah pada tiap kantor cabang dinas, sangatlah beragam kondisi pengawasnya mulai dari KCD Wilayah I sampai dengan KCD Wilayah XIII. Penyebaran kondisi pengawas sekolah saat ini di tiap-tiap KCD tidaklah merata, sehingga ditemukan beberapa KCD yang sangat memerlukan penambahan pengawas sekolah sesegera mungkin. Ditinjau dari jenjang satuan pendidikan, maka ditemukan fakta bahwa 1 orang pengawas pembina harus menaungi sampai 66 Satuan Pendidikan. Ini tentunya sangat berat dan sangat tidak ideal.

Untuk mencapai kondisi ideal tersebut, Pada tahun 2019, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, sebenarnya telah melaksanakan rekruitmen pengawas sekolah, yang melahirkan 127 calon pengawas sekolah. Perkembangan terakhir belum setengahnya dilantik dan diangkat jadi pengawas sekolah. Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Hanya bisa mengusulkan pelantikan untuk 33 pada September 2020 dan 28 yang dilantik Februari 2021. Dari 127 calon pengawas yang telah dinyatakan lulus, masih tersisa 66 orang Calon Pengawas yang belum diangkat dan dilantik sampai saat ini.

Perhatian dan kinerja yang luar biasa sebenarnya telah ditunjukkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat yang telah melaksanakan berbagai hal untuk menuntaskan persoalan ini, mulai dari pengusulan rekomendasi nota pertimbangan ke kemendikbud sampai pengusulan revisi Keputusan Gubernur yang mengatur tentang proyeksi dan formasi pengawas sekolah yakni lampiran Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 821.29/Kep.84-Org/2020 Tentang Perubahan Atas Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 821.29/Kep.1361-Org/2018 Tentang Formasi Jabatan Fungsional Pada Perangkat Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2018-2022.

Andai persoalan revisi regulasi daerah ini telah tuntas, maka tak ada alasan lagi bagi Pemprov Jabar menuda pengangkatan pengawas sekolah, demi mewujudkan visi Jabar Juara Lahir Batin, sebagai Ketua Serikat Guru Indonesia (SEGI) Kabupaten Garut, saya mendesak Gubernur Jawa Barat untuk segera melantik sisa calon pengawas sekolah.

*) Penulis Ketua Serikat Guru Indonesia (SEGI) Kabupaten Garut

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Jiwa Raga Santri Purwakarta Siaga untuk Indonesia

Next Post

Kades Cangkuang Kulon Usul Pada Bupati Ada Insentif TP PKK Untuk Penyemangat

Related Posts

Tekuk Cilacap 2-0, Tim Voli Putri Ciamis Lolos Babak Penyisihan Porsenitas XIII
deNews

Tekuk Cilacap 2-0, Tim Voli Putri Ciamis Lolos Babak Penyisihan Porsenitas XIII

Selasa, 23 Juni 2026
Kontingen Ciamis Pecah Telur, Arif Akbar Raih Perak di Nomor 9 Ball Single
deNews

Kontingen Ciamis Pecah Telur, Arif Akbar Raih Perak di Nomor 9 Ball Single

Selasa, 23 Juni 2026
Lewat Adiwiyata, Ciamis Tanamkan Kesadaran Lingkungan Sejak Bangku Sekolah
deNews

Lewat Adiwiyata, Ciamis Tanamkan Kesadaran Lingkungan Sejak Bangku Sekolah

Selasa, 23 Juni 2026
Soroti Tata Kelola MBG di Pakenjeng, FP3M Garut Selatan Desak Perbaikan dan Pengawasan Ketat
deNews

FP3M Garut Selatan Soroti Pernyataan Camat Terkait MBG, Masyarakat Siap Audiensi Langsung ke BGN Pusat

Selasa, 23 Juni 2026
SMK 1 Pasundan Garut: Pilihan Sekolah Ketika Tak Lolos PCMB, Ini Keunggulannya
deNews

SMK 1 Pasundan Garut: Pilihan Sekolah Ketika Tak Lolos PCMB, Ini Keunggulannya

Selasa, 23 Juni 2026
Direktur RSUD Ciamis Dorong Warga Aktif Jadi Peserta BPJS Kesehatan, Jangan Tunggu Sakit atau Program Bantuan
deNews

Direktur RSUD Ciamis Dorong Warga Aktif Jadi Peserta BPJS Kesehatan, Jangan Tunggu Sakit atau Program Bantuan

Selasa, 23 Juni 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Audiensi SEGI Garut Pertanyakan Mekanisme Potongan Zakat Profesi Guru, Ini Hasilnya

Rabu, 2 Juni 2021

Quo Vadis Bupati Garut, Kadisdikmu Bikin Para Guru Meringis

Minggu, 2 Mei 2021

KabarDaerah

Spirit Kemandirian Kartini Untuk Melanjutkan Purwakarta Istimewa

Rabu, 21 April 2021

Pasir Warna Merah Dipakai Bahan Matrial Proyek Irigasi Cipalasari, Sekarang Berganti Pakai Pasir Hitam

Senin, 30 Agustus 2021

Ribuan Buruh Pantura Mogok Kerja Tolak UU Cipta Kerja

Rabu, 7 Oktober 2020

Polres Garut Gelar Sertijab Kapolres Dengan Prosesi Pedang Pora

Rabu, 16 Juni 2021

Ketua DPRD Kabupaten Bandung Renie Rahayu Fauzi Redam Ketegangan Aksi AMKB dengan Dialog

Kamis, 9 Oktober 2025

AJPK Minta Komisi III DPRD Garut Dorong Pemkab Garut Tindak Pelaku Usaha Jual Pangan Kadaluarsa

Jumat, 20 November 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste