• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Jumat, November 6, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in OpiniKita

Pemprov Jabar Diharapkan Segera Lantik Calon Pengawas Sekolah

bydejurnalcom
Jumat, 22 Oktober 2021
Reading Time: 2 mins read
ShareTweetSend

Oleh : Apar Rustam Ependi

Pengawas sekolah sebagai mitra Kepala Sekolah memiliki peran strategis dalam pengendalian dan pengawasan mutu layanan delapan Standar Nasional Pendidikan (SNP). Di saat peran strategis ini belum terisi dengan baik, beberapa isu pendidikan mencul dewasa ini. Adanya riak di tengah-tengah masyarakat terkait sisa-sisa persoalan PPDB, tajamnya sorotan masyarakat terhadap data pokok Pendidikan (dapodik), timbulnya tanda tanya masyarakat terkait persoalan penganggagran Pendidikan di sekolah, munculnya isu sejumlah sekolah yang sampai saat ini masih belum membagikan sejumlah ijazah peserta didik, munculnya dugaan penyalahgunaan ijin operasional, dan persoalan lainnya, semakin mempertegas ada persoalan sistem pendidikan dari sisi kepengawasan.

Lemahnya peran pengawasan sekolah bukanlah terletak pada kinerja, melainkan dari sisi jumlah yang sangat minim. Perbandingan jumlah pengawas dengan jumlah satuan Pendidikan, sangatlah tidak ideal. Total Satuan Pendidikan di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat berjumlah sekitar 5000 an, sedangkan keberadaan jumlah pengawas SMA, SMK dan SLB hanya berjumlah 323 orang pengawas sekolah. Artinya, dari sisi kumulatif, seorang pengawas sekolah harus membina sekitar 16 satuan Pendidikan. Ini tentunya sangat kurang ideal, dengan mengacu pada Permen PAN RB No 14 tahun 2016, poin a, berbunyi bahwa untuk sekolah menengah pertama/madrasah tsanawiyah dan sekolah menengah atas/madrasah Aliyah/sekolah menengah kejuruan/madrasah aliyah kejuruan paling sedikit 7 satuan pendidikan dan/atau 40 (empat puluh) Guru mata pelajaran/kelompok mata pelajaran. Dengan demikian, untuk 5000 satuan Pendidikan, idealnya dibina oleh sekitar 732 orang pengawas sekolah.

BacaJuga :

Cegah Narkoba dan Perundungan Sejak Dini, Polres Purwakarta Edukasi Pelajar dan Orang Tua di SMPN 2 Maniis

Operasi Patuh Lodaya 2026, Satlantas Polres Garut Beri Bunga dan Reward kepada Pengendara Tertib

Modal Hanya Rp2,5 Juta, Pedagang Lansia di Jalan Otista Garut Terancam Gulung Gerobak, Kasbon Pekerja Proyek Hotel Suminar Hampir Rp1,1 Juta Belum Dibayar

Jika ditelisik lebih akurat lagi, keberadaan pengawas sekolah pada tiap kantor cabang dinas, sangatlah beragam kondisi pengawasnya mulai dari KCD Wilayah I sampai dengan KCD Wilayah XIII. Penyebaran kondisi pengawas sekolah saat ini di tiap-tiap KCD tidaklah merata, sehingga ditemukan beberapa KCD yang sangat memerlukan penambahan pengawas sekolah sesegera mungkin. Ditinjau dari jenjang satuan pendidikan, maka ditemukan fakta bahwa 1 orang pengawas pembina harus menaungi sampai 66 Satuan Pendidikan. Ini tentunya sangat berat dan sangat tidak ideal.

Untuk mencapai kondisi ideal tersebut, Pada tahun 2019, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, sebenarnya telah melaksanakan rekruitmen pengawas sekolah, yang melahirkan 127 calon pengawas sekolah. Perkembangan terakhir belum setengahnya dilantik dan diangkat jadi pengawas sekolah. Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Hanya bisa mengusulkan pelantikan untuk 33 pada September 2020 dan 28 yang dilantik Februari 2021. Dari 127 calon pengawas yang telah dinyatakan lulus, masih tersisa 66 orang Calon Pengawas yang belum diangkat dan dilantik sampai saat ini.

Perhatian dan kinerja yang luar biasa sebenarnya telah ditunjukkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat yang telah melaksanakan berbagai hal untuk menuntaskan persoalan ini, mulai dari pengusulan rekomendasi nota pertimbangan ke kemendikbud sampai pengusulan revisi Keputusan Gubernur yang mengatur tentang proyeksi dan formasi pengawas sekolah yakni lampiran Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 821.29/Kep.84-Org/2020 Tentang Perubahan Atas Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 821.29/Kep.1361-Org/2018 Tentang Formasi Jabatan Fungsional Pada Perangkat Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2018-2022.

Andai persoalan revisi regulasi daerah ini telah tuntas, maka tak ada alasan lagi bagi Pemprov Jabar menuda pengangkatan pengawas sekolah, demi mewujudkan visi Jabar Juara Lahir Batin, sebagai Ketua Serikat Guru Indonesia (SEGI) Kabupaten Garut, saya mendesak Gubernur Jawa Barat untuk segera melantik sisa calon pengawas sekolah.

*) Penulis Ketua Serikat Guru Indonesia (SEGI) Kabupaten Garut

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Jiwa Raga Santri Purwakarta Siaga untuk Indonesia

Next Post

Kades Cangkuang Kulon Usul Pada Bupati Ada Insentif TP PKK Untuk Penyemangat

Related Posts

Anggota DPR RI dan ATR/BPN Kabupaten Bandung Sosialisasikan PTSL di Banjaran, Target 15 Ribu Sertifikat Tanah
deNews

Anggota DPR RI dan ATR/BPN Kabupaten Bandung Sosialisasikan PTSL di Banjaran, Target 15 Ribu Sertifikat Tanah

Jumat, 6 November 2026
BANGGAR DPRD Kabupaten Bandung Bahas Raperda APBD 2027, Renie Rahayu Fauzi Pimpin Pembahasan
deNews

BANGGAR DPRD Kabupaten Bandung Bahas Raperda APBD 2027, Renie Rahayu Fauzi Pimpin Pembahasan

Jumat, 6 November 2026
19 Tahun Kiprah Sosial Keluarga, Ully Emarita AD Jadi Sorotan di Pilkades Pagaden
GerbangDesa

19 Tahun Kiprah Sosial Keluarga, Ully Emarita AD Jadi Sorotan di Pilkades Pagaden

Kamis, 5 November 2026
Cegah Narkoba dan Perundungan Sejak Dini, Polres Purwakarta Edukasi Pelajar dan Orang Tua di SMPN 2 Maniis
deEdukasi

Cegah Narkoba dan Perundungan Sejak Dini, Polres Purwakarta Edukasi Pelajar dan Orang Tua di SMPN 2 Maniis

Kamis, 5 November 2026
Operasi Patuh Lodaya 2026, Satlantas Polres Garut Beri Bunga dan Reward kepada Pengendara Tertib
deNews

Operasi Patuh Lodaya 2026, Satlantas Polres Garut Beri Bunga dan Reward kepada Pengendara Tertib

Kamis, 5 November 2026
Modal Hanya Rp2,5 Juta, Pedagang Lansia di Jalan Otista Garut Terancam Gulung Gerobak, Kasbon Pekerja Proyek Hotel Suminar Hampir Rp1,1 Juta Belum Dibayar
deNews

Modal Hanya Rp2,5 Juta, Pedagang Lansia di Jalan Otista Garut Terancam Gulung Gerobak, Kasbon Pekerja Proyek Hotel Suminar Hampir Rp1,1 Juta Belum Dibayar

Kamis, 5 November 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Potongan Zakat TPG 2,5 Persen Tak Harus Jadi Riak, Jika Disdik Garut Sosialisasi Sempurna

Rabu, 28 April 2021

Garut Gaduh! Ada Isu Makam Raden Tumenggung Ardikusumah Digali, Ini Fakta Sebenarnya

Senin, 14 Agustus 2023

KabarDaerah

RSUD Ciamis Ajak Masyarakat Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut, Bukan Sekadar Menyikat Gigi Soal Edukasi dan Kesadaran Diri

Kamis, 13 November 2025

Bupati Garut : Besok, 760 TPS Siap Gelar Pilkades Serentak 2023

Minggu, 14 Mei 2023

Dila : Jangankan Satpam Disdukcapil, APH Saja Tak Boleh Bertidak Tidak Etis

Rabu, 28 Agustus 2019

Anggota DPRD Purwakarta Dan Setwan Ikuti Rapid Test

Rabu, 23 September 2020

Bupati Lantik Dewan Pendidikan Garut Periode 2019-2024

Senin, 9 Desember 2019

Menkomdigi Tinjau Program Pendidikan Karakter di Resimen Armed Purwakarta

Rabu, 14 Mei 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste