• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Minggu, Oktober 11, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Disnakan Ciamis Bergerak, Hewan Kurban di 27 Kecamatan Mulai Diperiksa

bydejurnalcom
Senin, 11 Mei 2026
Reading Time: 2 mins read
Disnakan Ciamis Bergerak, Hewan Kurban di 27 Kecamatan Mulai Diperiksa
ShareTweetSend

CIAMIS, deJurnal,- Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Ciamis mulai memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban. Salah satunya dilakukan melalui pemeriksaan ante mortem terhadap sapi kurban di Sriwijaya Farm, Dusun Cibodas, Desa Cisadap, Kecamatan Ciamis, Senin (11/5/2026).

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hewan yang akan diperdagangkan dan disembelih saat Idul Adha memenuhi syarat kesehatan serta ketentuan syariat Islam.

BacaJuga :

45 Peserta PKBM Hidayah Galuh Ikuti Gladi Bersih TKA Paket C 2026

Gerak Suci Bangkit, Warisan Adjat Sudrajat Berburu Prestasi

Pasini Cup 2026 Siap Digelar di Cimari, Naratas Grup Kembali Dukung Turnamen Voli Ciamis

Tim dari Disnakan memeriksa kondisi fisik, usia, hingga indikasi penyakit pada sapi yang disiapkan peternak.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Ikan, Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran Disnakan Ciamis, drh. Asri Kurnia, MP., mengatakan pemeriksaan ante mortem menjadi tahapan penting agar masyarakat mendapatkan hewan kurban yang sehat dan layak.

“Pemeriksaan ini untuk memastikan hewan kurban memenuhi syarat sah sesuai ketentuan Permentan Nomor 114 Tahun 2014 tentang pemotongan hewan kurban. Hewan harus sehat, cukup umur, tidak cacat, tidak kurus, jantan, tidak dikebiri, dan memiliki organ reproduksi lengkap,” ujarnya.

Dalam pemeriksaan awal di Sriwijaya Farm, petugas mengambil lima ekor sapi sebagai sampel. Hasilnya, tiga ekor dinyatakan memenuhi syarat karena sehat dan cukup umur, sementara dua lainnya belum memenuhi syarat usia sehingga tidak direkomendasikan untuk kurban tahun ini.

Menurut Asri, sapi yang belum cukup umur tersebut memang disiapkan pemilik untuk dipelihara hingga tahun depan. Secara keseluruhan, jumlah sapi di kandang mencapai sekitar 40 ekor.

Untuk pengawasan Idul Adha tahun ini, Disnakan Ciamis telah menerjunkan lima tim pemeriksa yang dibagi ke 27 kecamatan.

Pemeriksaan lapangan berlangsung sejak 5 Mei dan dijadwalkan hingga 26 Mei 2026 atau sehari sebelum Idul Adha.

“Kalau ditemukan hewan sakit tentu tidak akan diloloskan dan tidak diberikan surat keterangan sehat layak kurban. Begitu juga yang belum cukup umur,” katanya.

Asri mengakui kebutuhan hewan kurban setiap tahun bersifat fluktuatif dan dipengaruhi berbagai faktor, termasuk kondisi ekonomi serta mobilitas masyarakat pasca pandemi.

Meski demikian, pihaknya menilai para bandar dan peternak di Ciamis sudah mempersiapkan stok sesuai kebutuhan pasar.

Ia juga menyinggung kondisi penyakit mulut dan kuku (PMK) maupun lumpy skin disease (LSD) yang sempat menjadi perhatian peternak. Menurutnya, kasus PMK di Kabupaten Ciamis relatif terkendali.

“Kasus PMK di Ciamis tidak terlalu banyak. Beberapa laporan yang masuk langsung ditangani dan Alhamdulillah kondisinya membaik. Minggu-minggu ini laporan sekitar dua ekor,” jelasnya.

Disnakan pun mengimbau para peternak dan pedagang tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi turut memastikan hewan yang dijual benar-benar memenuhi standar kesehatan dan syariat.

“Peternak harus bisa menyediakan hewan yang sehat, cukup umur, dan tidak cacat. Jadi masyarakat maupun panitia kurban mendapatkan hewan yang benar-benar layak,” tambahnya.

Sementara itu, Owner Sriwijaya Farm, Yasmin Sambas, mengaku permintaan hewan kurban tahun ini menunjukkan peningkatan dibanding tahun sebelumnya.

“Tahun lalu kami menyiapkan sekitar 30 ekor dan yang terjual 27 ekor. Tahun ini ada sekitar 40 ekor sapi di kandang, dan 33 ekor sudah layak dari segi umur maupun kesehatan,” katanya.

Menurut Yasmin, tujuh ekor sapi lainnya belum dipasarkan karena masih belum cukup umur dan akan dipelihara lebih lanjut.

Sriwijaya Farm menyediakan berbagai jenis sapi kurban seperti limosin, simmental, PO simmental hingga sapi Madura dengan kisaran harga mulai Rp23 juta hingga Rp35 juta per ekor.

Ia mengaku lebih selektif dalam mendatangkan sapi dari luar daerah, terutama setelah sempat muncul kekhawatiran penyakit ternak beberapa bulan terakhir.

“Kami lebih hati-hati dalam mendatangkan sapi, terutama dari daerah tertentu, supaya kesehatan ternak tetap terjaga,” pungkasnya. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Upacara Sertijab Wakapolres dan Kapolsek Jajaran Serta Pelepasan Purna Tugas Personel Polri di Pimpin Langsung Kapolres Garut

Next Post

Peran Strategis Sekretariat Dishub Garut dalam Menopang Kinerja Organisasi dan Pelayanan Publik

Related Posts

Irvan Ahmad Dorong Raksa Rupa Sangkanhurip Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional
deNews

Irvan Ahmad Dorong Raksa Rupa Sangkanhurip Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional

Minggu, 11 Oktober 2026
Pelantikan PERMATA dan SRIKANDI Purwakarta, Kapolres Perkuat Sinergi dengan Mahasiswa
depemerintahan

Pelantikan PERMATA dan SRIKANDI Purwakarta, Kapolres Perkuat Sinergi dengan Mahasiswa

Minggu, 11 Oktober 2026
Kancra Kayaking Tawarkan Sensasi Baru Menikmati Situ Wangi Ciamis
deNews

Kancra Kayaking Tawarkan Sensasi Baru Menikmati Situ Wangi Ciamis

Minggu, 11 Oktober 2026
45 Peserta PKBM Hidayah Galuh Ikuti Gladi Bersih TKA Paket C 2026
deNews

45 Peserta PKBM Hidayah Galuh Ikuti Gladi Bersih TKA Paket C 2026

Minggu, 11 Oktober 2026
Gerak Suci Bangkit, Warisan Adjat Sudrajat Berburu Prestasi
deNews

Gerak Suci Bangkit, Warisan Adjat Sudrajat Berburu Prestasi

Minggu, 11 Oktober 2026
Pasini Cup 2026 Siap Digelar di Cimari, Naratas Grup Kembali Dukung Turnamen Voli Ciamis
deNews

Pasini Cup 2026 Siap Digelar di Cimari, Naratas Grup Kembali Dukung Turnamen Voli Ciamis

Minggu, 11 Oktober 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Selain Diduga Lalai CSR, Peternakan Ayam Manggis Pandang Sebelah Mata Muspika Mande

Rabu, 6 November 2019

Peternakan Ayam Manggis Terkesan Lalai Penetrasikan CSR, Senilai 4 M Pertahun?

Selasa, 5 November 2019

KabarDaerah

Dealer Tridjaya Motor Pagaden Bantu Warga Terdampak Banjir

Rabu, 15 Februari 2023

Pesta Rakyat Garut Berujung Tragedi : Beberapa Orang Meninggal dan Belasan Terluka

Jumat, 18 Juli 2025

Kepulangan Jamaah Haji Kloter 5 Gelombang 1 di Pendopo Garut : Disambut Antusias dan Haru Bahagia

Sabtu, 14 Juni 2025

Polres Subang Kembali Bagikan Bantuan 5.000 kg Beras Kepada Warga Terdampak Covid-19

Sabtu, 16 Mei 2020
Plt Kades Rahayu Kecamatan Margaasih Puding Saripudin.

Gelar Musdesus, Kades Rahayu Pudin Saripudin Yakin Masyarakat Sejahtera Jika Pengurus Koperasi Merah Putih Amanah

Kamis, 15 Mei 2025
Foto : Perbaikan Sementara tikungan arit penghubung jalan cimaragas-cidolog dilalui truk Rabu (10/04/2025)

Bupati Pastikan Akses Infrastruktur Tahan Lama, DPUPRP Kaji Mendalam Penyebab Amblas Tikungan Arit

Kamis, 10 April 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste