CIAMIS,deJurnal,- Kepedulian kepada sesama tidak selalu diwujudkan melalui program berskala besar. Berangkat dari semangat berbagi yang tumbuh di lingkungan kerja, Dinas Sosial Kabupaten Ciamis meluncurkan Program Jumat Berkah, sebuah gerakan sosial yang menghadirkan makan bersama gratis bagi masyarakat melalui sajian prasmanan di lingkungan Kantor Dinas Sosial Kabupaten Ciamis.
Program tersebut menjadi ruang kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.
Warga yang datang dipersilakan menikmati hidangan yang disiapkan secara gotong royong oleh keluarga besar Dinas Sosial, mulai dari pegawai hingga personel Taruna Siaga Bencana (Tagana).
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ciamis, Ihsan Rasyad, mengatakan Program Jumat Berkah lahir dari kesadaran bahwa tugas Dinas Sosial bukan hanya menjalankan pelayanan administratif, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Menurutnya, sebagai perangkat daerah yang memiliki tugas di bidang kesejahteraan sosial, seluruh jajaran Dinas Sosial ingin menjadikan nilai kepedulian sebagai budaya kerja yang diwujudkan melalui aksi nyata.
“Program Jumat Berkah ini merupakan bagian dari pengabdian kami sebagai pelayan masyarakat. Kami ingin keberadaan Dinas Sosial tidak hanya dirasakan melalui pelayanan di kantor, tetapi juga melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung. Apa yang kami miliki, baik tenaga, waktu maupun kemampuan, kami dedikasikan untuk berbagi kepada masyarakat,” ujar Ihsan. Jumat (10/07/2026)
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut sepenuhnya digerakkan oleh keluarga besar Dinas Sosial Kabupaten Ciamis. Para pegawai berpartisipasi sesuai kemampuan masing-masing, sementara proses pengolahan makanan dilakukan oleh personel Tagana yang memiliki pengalaman dalam penyelenggaraan dapur umum pada berbagai kegiatan kebencanaan maupun aksi kemanusiaan.
“Alhamdulillah kami memiliki sumber daya yang lengkap. Ada pegawai yang memiliki semangat untuk berbagi, ada fasilitas yang bisa dimanfaatkan, dan ada rekan-rekan Tagana yang mempunyai kemampuan memasak dalam jumlah besar. Semua potensi itu kami satukan agar menjadi manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Pada pelaksanaan perdana, Dinas Sosial menyiapkan sekitar 100 porsi makanan. Seluruh hidangan disajikan secara prasmanan di lingkungan Kantor Dinas Sosial sehingga masyarakat yang datang dapat menikmati makan bersama dalam suasana hangat, sederhana, dan penuh kekeluargaan.
Ihsan menegaskan, tujuan utama Program Jumat Berkah bukan sekadar membagikan makanan, tetapi membangun budaya berbagi dan memperkuat nilai gotong royong di tengah masyarakat.
“Kami ingin menunjukkan bahwa berbagi tidak harus menunggu memiliki sesuatu yang besar. Ketika setiap orang menyisihkan sedikit kemampuan yang dimiliki, baik tenaga, waktu maupun rezeki, maka manfaatnya akan dirasakan oleh banyak orang. Itulah semangat yang ingin kami bangun melalui Program Jumat Berkah,” tuturnya.
Agar program tersebut terus berkembang dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat, Dinas Sosial membuka kesempatan bagi masyarakat, pelaku usaha, komunitas, lembaga maupun para dermawan yang ingin ikut ambil bagian.
Menurut Ihsan, partisipasi tidak selalu harus diwujudkan dalam bentuk uang. Masyarakat dapat memberikan bantuan berupa beras, sayuran, telur, minyak goreng, lauk-pauk, bumbu masakan maupun bahan pangan lainnya yang nantinya akan diolah menjadi hidangan siap santap.
“Kami sangat terbuka apabila ada masyarakat atau para donatur yang ingin ikut berbagi. Berapapun dan dalam bentuk apa pun bantuannya akan menjadi bagian dari kebaikan bersama. Semoga semakin banyak yang terlibat, semakin banyak pula masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari Program Jumat Berkah ini,” ungkapnya.
Ke depan, Dinas Sosial berharap Program Jumat Berkah dapat menjadi gerakan sosial yang berkelanjutan sekaligus menginspirasi berbagai pihak untuk menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.
“Harapan kami sederhana, semoga kegiatan ini menjadi ladang amal dan membawa keberkahan bagi semua. Kami ingin budaya berbagi terus hidup di Kabupaten Ciamis sehingga kehadiran Dinas Sosial benar-benar dirasakan sebagai rumah bagi masyarakat yang membutuhkan,” pungkas Ihsan. (Nay Sunarti)

















