CIAMIS, deJurnal,- Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, tak menyembunyikan rasa bangganya terhadap Pasukan Ungu, barisan petugas kebersihan yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga kebersihan Kota Ciamis.
Apresiasi tersebut kembali disampaikan saat ia memimpin apel pagi di Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Ciamis (DPRKPLH), Jumat (13/3/2026).

Di hadapan jajaran pegawai serta perwakilan Pasukan Ungu, Bupati Herdiat menyampaikan terima kasih atas dedikasi para petugas kebersihan yang setiap hari bekerja menjaga wajah kota tetap bersih dan tertata.
“Terima kasih dan apresiasi kepada bapak ibu semua. Bapak ibu memiliki kinerja yang luar biasa dan saya sangat bangga. Berkali-kali kita menorehkan prestasi yang membanggakan, baik di tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.
Menurut Herdiat, keberhasilan Kabupaten Ciamis menjaga kebersihan dan meraih berbagai penghargaan di bidang lingkungan tidak terlepas dari kerja keras seluruh jajaran, terutama para petugas kebersihan yang bekerja langsung di lapangan.

Sebagai bentuk perhatian dan penghargaan atas dedikasi para petugas kebersihan, dalam kesempatan apel tersebut Bupati Herdiat juga menyerahkan bantuan sembako dan uang THR secara simbolis kepada 10 orang perwakilan Pasukan Ungu.
Ia juga menyoroti kemampuan jajaran DPRKPLH yang tetap mampu menunjukkan kinerja optimal meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran.
“Dengan anggaran yang sangat minimalis, bapak ibu mampu memberikan kinerja yang luar biasa. Hatur nuhun. Kinerja ini harus terus ditingkatkan dan jangan melemah dengan berbagai alasan,” tegasnya.
Bupati berharap seluruh jajaran DPRKPLH tetap bekerja maksimal serta terus menjaga semangat pelayanan kepada masyarakat.
Pasukan Ungu merupakan sebutan bagi para petugas kebersihan yang bertugas menjaga kebersihan wilayah perkotaan di bawah naungan Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui DPRKPLH.
Sebutan Pasukan Ungu merujuk pada warna seragam yang mereka kenakan saat bertugas. Namun bagi masyarakat Ciamis, warna tersebut kini bukan sekadar identitas seragam, melainkan simbol dedikasi para penjaga kebersihan kota.

Setiap hari sejak usai waktu subuh, para petugas sudah mulai menyusuri berbagai ruas jalan utama, trotoar, taman kota hingga pusat aktivitas masyarakat. Dengan sapu, pengki, dan gerobak sampah di tangan, mereka membersihkan sisa aktivitas masyarakat agar kota kembali rapi saat warga memulai hari.
Kepala Bidang Kebersihan, Persampahan, dan Pertamanan DPRKPLH Ciamis, Irwan Effendi, menyebut Pasukan Ungu sebagai ujung tombak pelayanan kebersihan di Kabupaten Ciamis.
“Pasukan ungu ini merupakan pasukan paling depan dalam menjaga Ciamis agar selalu bersih dan rapi,” ujarnya.
Saat ini terdapat sekitar 281 orang Pasukan Ungu yang bertugas di berbagai titik wilayah perkotaan, mulai dari jalan utama, trotoar, taman kota hingga fasilitas umum lainnya.
Jam kerja mereka pun bervariasi, mulai dari 4 jam hingga 8 jam per hari, tergantung wilayah penugasan masing-masing.
Irwan menuturkan untuk kawasan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat seperti Alun-Alun Ciamis, para petugas bahkan bekerja dalam dua shift, siang dan malam, guna memastikan kawasan tersebut tetap bersih sepanjang waktu.
“Di balik tugas yang dijalankan setiap hari, tersimpan kisah dedikasi yang panjang. Banyak di antara Pasukan Ungu yang telah mengabdi lebih dari satu dekade, setia menjaga kebersihan titik wilayah yang sama dari tahun ke tahun,” tuturnya
Bagi sebagian dari mereka, jelas Irwan pekerjaan sebagai petugas kebersihan bukan sekadar rutinitas harian, tetapi juga bentuk pengabdian untuk menjaga lingkungan tempat tinggalnya sendiri.
Selain itu, pekerjaan tersebut juga menjadi sumber penghidupan bagi keluarga mereka. Tak sedikit keluarga yang bergantung pada penghasilan dari profesi ini.
Kendati harus bekerja sejak dini hari dan menghadapi berbagai kondisi, mulai dari hujan hingga volume sampah yang meningkat, para Pasukan Ungu tetap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Lebih lanjut Irwan mengungkapkan dari total sekitar 281 Pasukan Ungu yang bertugas saat ini, sebagian besar masih berstatus Tenaga Harian Lepas (THL).
“Tapi sekitar 120 orang telah berstatus sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh wakt,” ungkapnya.
Meski status kerja masih terbatas, Irwan menambahkan hal tersebut tidak mengurangi semangat para petugas dalam menjalankan tugasnya menjaga kebersihan kota.
Irwan mengingatkan menjaga kebersihan kota bukan hanya menjadi tugas Pasukan Ungu semata.
Kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga fasilitas umum sangat diperlukan agar kebersihan Kota Ciamis tetap terjaga.
Dengan dedikasi para Pasukan Ungu yang setiap hari bekerja sejak dini hari hingga malam, Irwan berharap wajah Kabupaten Ciamis terus terjaga bersih, asri, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. (Nay Sunarti)






















