Dejurnal.com, Bandung – Memulai membuka lembaran tahun 2026 ini, Pelukis R Yadi Tjahyadi yang akrab disapa R Cahyadi salah satu pelukis dari 50 pelukis se Indonesia yang akan memamerkan lukisannya di Taman Budaya Jawa Barat, Jalan Bukit Dago Selatan Nomor 53 A Bandung, tanggal 10 Januari sampai 10 Februari 2026.
Rencananya Gubernur Jawa Barat Kang Dedy Mulyadi (KDM) akan membuka Pameran Lukisan Asosiasi Pelukis Nusantara yang bertema “Pohon untuk Kehidupan” ini. Tema ini diusung dalam rangka Peringatan Hari Lingkungan Hidup Nasional (HLHN) yang diperingati setiap tanggal 10 Januari.
R Cahyadi sangat apresiasi terhadap tema tersebut. Ia pun mengaku bangga bisa lolos seleksi kurator, setelah ratusan pelukis se Indonesia mengirimkan foto karya lukisnya untuk dikurasi selama tiga bulan sebelumnya, sehingga menjadi 50 lukisan yang akan dipamerkan nanti.

Lukisan R Cahyadi yang akan dipamerkan nanti pohon tua yang dideskripsikan R Cahyadi
Tua Bukan Berarti Tidak Bermanfaat. Media cat akrilik kanvas , ukuran 100×100 cm produksi tahun 2025.
R Cahyadi memberi deskripsi pada karyanya, bahwa ilustrasi dalam karya ini sangat lah sederhana dalam ungkapan narasinya, akan tetapi mungkin sangat dalam maknanya yang tersirat dalam ungkapan simbolisasi dalam objek lukisan ini. Hanya simbolisasi sebuah pohon yang sudah tua umurnya dan tubuhnya sudah cacat ( keropos) di sana sini. Akan tetapi masih dapat bermanfaat untuksebuah kehidupan makhluk yang lain.
Diperjelas R Cahyadi, di pohon tersebut induk burung sedang memberi makan bayi-bayi burung. “Saya berharap penikmat seni dapat memaknai sekaligus menikmati karya saya ini sebagai perenungan untuk saya dan para penikmat yang lain. Salam Seni,” kata R Cahyadi, kepada Dejurnal com 3 Januari 2026.
R Cahyadi adalah pelukis dari Kabupaten Bandung yang telah melanglang buana. Lama aktif di Bali dan memamerkan karyanya di luar negeri. Di Sanggar Salaras miliknya di Gading Tutuka Soreang ia pun tak henti berkarya bersama Gradasi, komunitas seni yang ia asuh mewadahi para seniman dan perupa dari berbagai daerah.*** Sopandi















