Ciamis, deJurnal,- Pemerintah Kabupaten Ciamis secara resmi membentuk Tim Seleksi (Timsel) Pemilihan Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis untuk masa bakti 2026–2031.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memastikan keberlanjutan tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan umat.
Pembentukan Tim Seleksi dilakukan seiring akan berakhirnya masa jabatan pimpinan dan kepengurusan BAZNAS Kabupaten Ciamis pada Februari 2026, sebagaimana diatur dalam Surat Keputusan Bupati Ciamis.
Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, pastikan proses seleksi pimpinan BAZNAS harus dilaksanakan secara serius dan bertanggung jawab, karena BAZNAS memegang peran strategis dalam pengelolaan dana umat yang menyentuh langsung kepentingan sosial masyarakat.
“BAZNAS ini lembaga yang sangat penting. Mengelola dana umat, dana zakat, infak, dan sedekah, yang semuanya harus dikelola secara amanah dan profesional. Karena itu, pimpinan yang terpilih nanti harus lebih baik, lebih kuat, dan lebih berintegritas,” tegas Bupati.
Menurut Herdiat, kinerja BAZNAS Kabupaten Ciamis selama ini telah menunjukkan hasil yang sangat baik, bahkan memperoleh berbagai pengakuan. Namun demikian, tantangan ke depan menuntut kualitas kepemimpinan yang terus meningkat.
“Yang kemarin sudah sangat baik, ke depan harus lebih baik lagi. Jangan stagnan. Harus ada peningkatan, baik dari sisi tata kelola, transparansi, maupun manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Bupati memastikan Tim Seleksi yang telah dibentuk bekerja secara objektif dan independen, sehingga mampu menghasilkan calon pimpinan BAZNAS yang benar-benar memenuhi kriteria kepemimpinan zakat.
“Saya berharap Tim Seleksi ini bisa menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, memilih orang-orang terbaik yang punya kapasitas, integritas, dan komitmen untuk memajukan BAZNAS Kabupaten Ciamis,” tambahnya.
Asisten Daerah (Asda) III Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis, Drs. H. Wawan Ruhyat, M.M., mengungkapkan sebelumnya Timsel telah mengadakan pertemuan di Joglo Pondok Pesantren Darussalam. Rabu malam (14/01/2026).
Wawan mengatakan pembentukan Tim Seleksi merupakan amanat regulasi yang harus dilaksanakan menjelang berakhirnya masa jabatan pimpinan BAZNAS.
“Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Ciamis, telah ditetapkan Tim Seleksi Pemilihan Pimpinan BAZNAS Kabupaten Ciamis. Tim ini bertugas memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” jelasnya.
Lebih lanjut Wawan menuturkan, susunan Tim Seleksi terdiri dari K.H. Dr. Fadlil Yani Ainusyamsi, MBA., M.Ag. sebagai Ketua Tim Seleksi, H. Wahidin sebagai Sekretaris, dan dirinya sebagai anggota.
Wawan berharap, keberadaan Tim Seleksi mampu menjaga kredibilitas proses pemilihan pimpinan BAZNAS, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga pengelola zakat di Kabupaten Ciamis.
Dihubungi terpisah Ketua Tim Seleksi, K.H. Dr. Fadlil Yani Ainusyamsi atau Ang Icep, menyampaikan seluruh tahapan seleksi akan dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel.
“Kami telah melakukan beberapa kali pertemuan untuk mempersiapkan mekanisme seleksi agar benar-benar sesuai regulasi. Prinsip kami jelas, proses harus adil, terbuka, dan bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Menurut Ang Icep, Tim Seleksi juga membuka ruang partisipasi masyarakat dengan menyerap aspirasi publik dalam proses penjaringan calon pimpinan.
Ia menekankan bahwa calon pimpinan BAZNAS harus memenuhi tiga kriteria utama, yakni kredibel, akseptabel, dan akuntabel, yang dirangkum dalam satu nilai utama: amanah.
“Amanah adalah kunci utama. Karena pimpinan BAZNAS memegang kepercayaan umat yang sangat besar,” tegasnya.
Sebagai langkah awal, Tim Seleksi mengumumkan pembukaan pendaftaran calon pimpinan BAZNAS Kabupaten Ciamis pada 16 Januari 2026, dengan masa pendaftaran hingga 29 Januari 2026. Informasi tersebut akan disebarluaskan melalui berbagai media dan saluran resmi pemerintah.
“Siapa pun warga Kabupaten Ciamis yang memenuhi persyaratan sesuai regulasi dipersilakan untuk mendaftar,” tambah Ang Icep.
Tidak lupa Ang Icep menjelaskan salah satu persyaratan penting bagi calon pimpinan BAZNAS adalah berasal dari Kabupaten Ciamis, agar memiliki pemahaman mendalam terhadap kondisi daerah serta mampu melanjutkan dan meningkatkan prestasi BAZNAS Ciamis di tingkat nasional.
Untuk mendukung kelancaran administrasi dan teknis seleksi, sekretariat Tim Seleksi dipusatkan di Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Ciamis.
Ang Icep mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk insan pers, untuk turut mengawasi dan mendukung proses seleksi agar berjalan secara transparan, partisipatif, dan menghasilkan pimpinan BAZNAS terbaik bagi kemaslahatan umat di Kabupaten Ciamis. (Nay Sunarti)















