Ciamis, deJurnal,- Komitmen PGRI Kabupaten Ciamis dalam mendorong pemberdayaan dan literasi perempuan diwujudkan melalui peluncuran buku Perempuan-Perempuan Tangguh.
Kegiatan launching buku antologi puisi dan cerpen tersebut digelar di Wisma PGRI Kabupaten Ciamis lantai 2, Sabtu (3/1/2026).
Buku yang diterbitkan dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 ini mengusung tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045”.
Karya tersebut merupakan hasil kreativitas 64 penulis perempuan dari lingkungan PGRI Kabupaten Ciamis, yang terdiri dari guru, kepala sekolah, pengawas, hingga perwakilan Dinas Pendidikan.
Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan PGRI Kabupaten Ciamis, Euis Cucu Sukmanah, menjelaskan bahwa buku ini merupakan antologi bersama yang memuat puisi dan cerpen dengan sudut pandang beragam tentang peran perempuan, khususnya guru perempuan dalam dunia pendidikan dan kehidupan sehari-hari.
“Alhamdulillah hari ini launching buku Perempuan-Perempuan Tangguh telah terlaksana. Buku ini merupakan kumpulan karya 64 penulis perempuan PGRI se-Kabupaten Ciamis. Karyanya bebas, ada puisi, cerpen, bahkan ada yang mengirim lebih dari satu karya, sesuai dengan tema peran guru perempuan dalam pendidikan,” ujar Euis.
Lebih lanjut Euis menuturkan, proses penyusunan buku hingga terbit memerlukan waktu cukup panjang karena sebagian besar penulis merupakan penulis pemula.
Dikatakan Euis PGRI sengaja memberikan pendampingan dan ruang belajar agar para guru perempuan berani mengekspresikan gagasan dan pengalaman hidupnya melalui karya tulis.
“Prosesnya cukup lama karena kita menghargai para penulis pemula, memberi arahan dan waktu. Alhamdulillah, hasilnya luar biasa. Bahkan bisa dikatakan ini menjadi salah satu yang pertama di Jawa Barat untuk PGRI,” ungkapnya.
Euis berharap, ke depan kegiatan literasi serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, tergantung situasi dan program organisasi.
Menurutnya, guru harus menjadi teladan dalam mencintai literasi agar dapat menularkan semangat membaca dan menulis kepada peserta didik.
“Guru dituntut untuk mencintai literasi. Bagaimana anak-anak bisa cinta puisi dan karya tulis kalau gurunya sendiri tidak berani menulis. Paling tidak, ini menjadi motivasi bahwa ternyata mereka bisa,” tambahnya.
Euis menerangkan Buku Perempuan-Perempuan Tangguh dicetak perdana sebanyak 104 eksemplar dalam jumlah terbatas.
PGRI Kabupaten Ciamis membuka peluang cetak ulang dengan minimal pemesanan 50 eksemplar. Harga buku dipatok sekitar Rp140 ribu per eksemplar.
“Bagi masyarakat umum di luar anggota PGRI yang berminat, pemesanan dapat dilakukan langsung melalui Wisma PGRI Kabupaten Ciamis,” terangnya
Sementara itu, salah satu kontributor buku, Ely Mulyaningsih, S.Pd, yang merupakan Kasi Peserta Didik dan Pembinaan Karakter Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, turut menyumbangkan karya puisi berjudul Buih dan Kaldu.
Puisi tersebut menggambarkan realitas keseharian perempuan yang menjalani banyak peran sekaligus.
“Puisi saya mengambil sudut pandang seorang ibu dengan segala kerepotannya. Dari rumah, mengurus anak, hingga pekerjaan di kantor. Judul Buih dan Kaldu itu menggambarkan aktivitas yang seolah tak pernah selesai,” tutur Ely.
Ia mengaku sempat ragu karena sudah lama tidak menulis puisi. Namun inspirasi justru datang dari pengalaman hidup sehari-hari sebagai perempuan.
“Puisi itu lahir dari kehidupan. Esensi buku ini adalah menggambarkan ketangguhan perempuan di berbagai peran dan situasi. Hampir semua penulis menuangkan kisah dirinya sendiri,” pungkasnya. (Nay Sunarti)














