Dejurnal.com, Garut — Kehadiran layanan perjalanan ibadah umroh di Kabupaten Garut semakin beragam. Salah satunya dengan hadirnya PT Anamona Travel Haji dan Umroh yang membuka jaringan pelayanan di wilayah Garut. Kehadiran cabang baru tersebut menjadi bagian dari langkah perusahaan dalam mendekatkan akses pelayanan kepada masyarakat yang memiliki keinginan untuk melaksanakan ibadah umroh ke Tanah Suci.
PT Anamona Travel Haji dan Umroh mengusung pelayanan yang menitikberatkan pada kemudahan, kenyamanan, keamanan serta kepercayaan jamaah. Tidak hanya menyediakan layanan melalui kantor cabang, perusahaan juga menerapkan konsep jemput bola, terutama bagi calon jamaah yang berada di wilayah yang cukup jauh dari pusat pelayanan.
Hal tersebut disampaikan Manager Marketing PT Anamona Travel Haji dan Umroh, Abdul Latif, bersama Kepala Cabang PT Anamona Travel Haji dan Umroh Cabang Garut, Dadan, saat diwawancarai awak media di Aula Kantor Desa Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (3/9/2026).
Dadan mengatakan, keberadaan cabang Garut saat ini masih terbilang baru. Cabang tersebut baru beroperasi sekitar satu bulan sehingga pihaknya masih terus melakukan berbagai kegiatan sosialisasi untuk memperkenalkan PT Anamona kepada masyarakat.
Menurutnya, sosialisasi menjadi bagian penting karena masyarakat perlu mengetahui secara jelas profil perusahaan, program perjalanan yang ditawarkan, mekanisme pelayanan hingga berbagai fasilitas yang akan diterima jamaah sebelum menentukan pilihan.
“Cabang Garut ini baru berjalan sekitar satu bulan. Kami ingin memperkenalkan PT Anamona kepada masyarakat, termasuk melalui para kepala desa dan jaringan Apdesi di setiap kecamatan,” ujar Dadan.
Perluas Jaringan Pelayanan
Dadan menjelaskan, PT Anamona Travel Haji dan Umroh memiliki kantor pusat di Jakarta serta jaringan pelayanan di sejumlah daerah. Pembukaan cabang di Kabupaten Garut merupakan salah satu strategi perusahaan untuk memperluas jangkauan pelayanan sekaligus mendekatkan diri dengan masyarakat di daerah.
Garut dipandang memiliki potensi masyarakat yang cukup besar untuk melakukan perjalanan ibadah umroh. Karena itu, perusahaan berupaya membangun jaringan pelayanan yang lebih dekat sehingga masyarakat tidak harus selalu datang ke luar daerah untuk mendapatkan informasi maupun pelayanan.
Selain memperkenalkan program kepada masyarakat secara langsung, PT Anamona juga melakukan pendekatan melalui jaringan pemerintahan desa dan organisasi kepala desa.
Dadan menyebutkan, pihaknya berupaya menjalin komunikasi dengan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Garut. Pemerintah desa dinilai memiliki posisi strategis karena kepala desa merupakan sosok yang sehari-hari berinteraksi langsung dengan masyarakat.

“Kami merangkul Apdesi karena kepala desa merupakan bagian yang dekat dengan masyarakat. Kami berharap dengan adanya kerja sama dan sosialisasi ini, masyarakat bisa mendapatkan informasi yang benar dan merasa lebih nyaman,” katanya.
Tekankan Keamanan dan Kepercayaan Jamaah
Menurut Dadan, aspek keamanan dan kepercayaan menjadi salah satu perhatian utama dalam memberikan pelayanan perjalanan ibadah umroh.
Ia menilai masyarakat harus berhati-hati ketika memilih travel perjalanan ibadah. Terlebih, masih terdapat kasus-kasus penipuan dengan modus menawarkan paket perjalanan umroh dengan harga yang sangat murah, tetapi kemudian jamaah justru mengalami kerugian.
Karena itu, PT Anamona berupaya membangun komunikasi secara terbuka dengan calon jamaah. Masyarakat diharapkan tidak hanya melihat harga paket, tetapi juga mempertimbangkan legalitas, rekam jejak, mekanisme pelayanan, fasilitas, serta kejelasan keberangkatan.
“Kami ingin melindungi masyarakat Garut, khususnya dari persoalan travel yang tidak bertanggung jawab. Kami ingin membangun kepercayaan dan memberikan kenyamanan kepada masyarakat yang akan melaksanakan ibadah umroh,” tegas Dadan.
Menurutnya, perjalanan ibadah umroh bukan sekadar perjalanan wisata, tetapi merupakan perjalanan spiritual yang membutuhkan persiapan matang. Oleh sebab itu, pelayanan kepada jamaah harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab sejak proses pendaftaran, persiapan keberangkatan, manasik, perjalanan hingga kepulangan.
Terapkan Konsep Pelayanan Jemput Bola
Salah satu pelayanan yang ditawarkan PT Anamona di Garut adalah konsep jemput bola. Konsep tersebut diterapkan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat yang memiliki keterbatasan akses karena jarak maupun kondisi lainnya.
Dadan menjelaskan, calon jamaah tidak harus selalu datang langsung ke kantor cabang apabila membutuhkan informasi atau pelayanan tertentu. Tim PT Anamona siap mendatangi calon jamaah apabila memang diperlukan.
Begitu pula dalam pelaksanaan manasik, apabila terdapat jamaah yang berasal dari daerah cukup jauh dan membutuhkan pelayanan di lokasi, pihaknya akan berupaya menyesuaikan dengan kondisi jamaah.
“Prinsip kami adalah jemput bola. Kalau jamaah jauh dan membutuhkan pelayanan, kami siap datang ke lokasi. Begitu juga dalam pemberangkatan, kami berusaha memberikan kemudahan sesuai kondisi jamaah,” tuturnya.
Konsep tersebut diharapkan dapat membuat pelayanan perjalanan umroh menjadi lebih mudah dijangkau, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pelosok atau daerah yang jauh dari pusat Kabupaten Garut.
Siapkan Alternatif Pembiayaan
Selain aspek pelayanan, PT Anamona juga menawarkan alternatif dalam hal pembiayaan. Dadan mengatakan pihaknya memiliki kerja sama dengan pihak perbankan yang dapat memberikan pilihan pembiayaan kepada masyarakat sesuai dengan ketentuan dan persyaratan yang berlaku.
Menurutnya, skema pembiayaan tersebut bukan berarti menghilangkan kewajiban calon jamaah untuk memenuhi persyaratan yang ditetapkan pihak bank. Seluruh proses tetap mengikuti mekanisme dan ketentuan lembaga perbankan.
“Kami bekerja sama dengan pihak bank. Tentunya semua tetap mengikuti proses dan persyaratan dari bank. Ini salah satu upaya kami untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat sekaligus membangun kepercayaan,” ungkapnya.
Dengan adanya pilihan tersebut, masyarakat memiliki alternatif dalam merencanakan pembiayaan perjalanan ibadah umroh sesuai dengan kemampuan dan ketentuan yang berlaku.
Namun demikian, Dadan menegaskan bahwa masyarakat tetap perlu memahami secara detail setiap ketentuan pembiayaan sebelum mengambil keputusan.
Apdesi Sambut Positif Rencana Kerja Sama
Sementara itu, Ketua Apdesi Kabupaten Garut H. Oban Sobarna, melalui Wakil Ketua Apdesi Kabupaten Garut Syam Sakti Alamsyah, menyambut baik rencana kerja sama antara Apdesi dengan PT Anamona Travel Haji dan Umroh.
Syam Sakti Alamsyah mengatakan, program yang diperkenalkan PT Anamona cukup menarik karena memberikan alternatif pelayanan bagi masyarakat yang ingin melaksanakan ibadah umroh.
Menurutnya, organisasi kepala desa dapat menjadi jembatan komunikasi antara perusahaan dengan masyarakat. Dengan adanya sosialisasi melalui pemerintahan desa, informasi mengenai program perjalanan umroh dapat disampaikan secara lebih luas kepada masyarakat.
“Apdesi Kabupaten Garut menyambut baik rencana kerja sama ini. Kami akan konsekuen untuk mengajak para kepala desa se-Kabupaten Garut serta masyarakat agar mengetahui program yang ditawarkan PT Anamona,” ujarnya.
Ia berharap rencana kerja sama tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi perusahaan, tetapi yang paling utama mampu memberikan kemudahan dan informasi yang jelas kepada masyarakat.
Menurut Syam Sakti, masyarakat membutuhkan layanan perjalanan ibadah yang dapat memberikan rasa aman dan nyaman. Karena itu, informasi mengenai program, fasilitas, biaya, mekanisme pendaftaran serta ketentuan keberangkatan perlu disampaikan secara terbuka kepada calon jamaah.
Diharapkan Berikan Manfaat bagi Masyarakat Garut
Dengan dibukanya jaringan pelayanan PT Anamona Travel Haji dan Umroh di Kabupaten Garut, masyarakat kini memiliki alternatif layanan perjalanan ibadah yang dapat dipertimbangkan.
Perusahaan berharap jaringan yang baru dibangun tersebut dapat terus berkembang dengan dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah desa, Apdesi serta masyarakat.
Dadan mengatakan pihaknya akan terus memperluas jaringan kemitraan agar pelayanan kepada calon jamaah dapat menjangkau lebih banyak wilayah.
Ke depan, PT Anamona juga diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat komunikasi dengan calon jamaah serta memberikan pendampingan yang maksimal sejak tahap persiapan hingga jamaah kembali ke Tanah Air.
Pada akhirnya, kehadiran PT Anamona Travel Haji dan Umroh di Garut diharapkan bukan hanya memperluas jaringan bisnis perusahaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memberikan akses pelayanan perjalanan ibadah yang lebih dekat, mudah dan nyaman bagi masyarakat.
Masyarakat yang hendak melaksanakan ibadah umroh pun diharapkan tetap cermat dalam memilih travel, memastikan informasi dan ketentuan secara menyeluruh, serta mempertimbangkan aspek legalitas dan keamanan sebelum melakukan pendaftaran maupun pembayaran.***Willy
















