• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, Oktober 6, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Seorang Guru SD di Purwakarta Ciptakan Alat Suling Sampah Jadi BBM Alternatif

bydejurnalcom
Kamis, 18 Juli 2019
Reading Time: 2 mins read
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Purwakarta – Berawal dari kegelisahannya melihat tumpukan sampah plastik di areal sawah dekat rumahnya, Ahmad Sudarna (40) Guru SDN Karoya I Tegalwaru Purwakarta, menciptakan alat tepat guna berupa alat penyulingan sampah menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM) Alternatif.

Ahmad mengatakan tercetusnya ide membuat alat penyulingan atau yang dinamainya destilator tersebut, atas kebingungannya melihat sampah plastik apalagi sampah plastik merupakan salah satu limbah yang tidak bisa diurai.

BacaJuga :

Lomba Batik Mia-Prameswari di SMAN 1 Panawangan Lahirkan Tiga Motif Juara

Penantian Petani Penderawey Akhirnya Terjawab, Rehabilitasi Irigasi Ciheulang Mulai Direalisasikan

Kepala Kantor ATR/BPN KBB: Pelayanan Cepat Kunci Kepercayaan Masyarakat

“Awalnya kebingungan saya melihat sampah plastik diareal sawah mau diapakan, ya akhirnya saya coba buat alat tepat guna, berupa penyulingan sampah plastik menjadi bbm alternatif,” ujar Ahmad ketika ditemui di Kantor PGRI Tegalwaru, Purwakarta, Kamis (18/7/2019).

Alat yang ia buat untuk menyulap sampah plastik jadi BBM ini dibuat dari bahan-bahan sederhana, yakni kaleng dan pipa besi, kemudian bahan pendukung lain seperti kayu bakar dan tungku. Melalui alat tersebut, proses pengelolaan sampah plastik menjadi BBM ini disebut Pyrolysis. Selama 2 tahun, dirinya terus mengembangkan alat tepat guna tersebut, yaitu sejak 2012 dan disempurnakannya pada 2014.

Secara teknis alat yang ia buat adalah hasil kondensasi gas dari sampah plastik sehingga menjadi fase cair. Hasil kondensasi inilah yang bisa digunakan sebagai BBM yang setara dengan bensin dan solar. BBM dari pemakaian sampah ini keluar dari pipa yang sudah tersambung dengan kaleng yang dipanaskan. Untuk 1 kg plastik botol bisa menghasilkan 1 liter adapun sampah plastik berbentuk kantong menghasilkan 0,78 liter untuk 1 kilogramnya.

Ya, caranya cukup sederhana. Kita daur ulang sampah plastik dengan alat pembakar itu. Sampah plastik tersebut dimasukan kedalam kaleng dan dipanaskan, yang hasilnya berbentuk cair,” katanya.

Bahkan hasil cairan tersebut memiliki oktan, setelah sebelumnya pihak Institut Teknologi Bandung, mengecek kadar oktan dari penyulingan tersebut, diketahui nilai oktannya sebesar 85.

Sedangkan untuk hasil penyulingan sendiri, Ahmad mengatakan sudah ada beberapa pihak pengepul BBM hasil olahan sampah plastik, bahkan untuk kebutuhan bahan bakar kendaraannya sudah menggunakan bahan bakar ciptaannya tersebut.

“Sudah ada pengepulnya bahkan dari Wanayasa dan Jatiluhur yang menggunakan BBM hasil penyulingan, bahkan selama saya menggunakan di motor saya tidak ada masalah sama sekali,” ungkapnya.

Sedangkan terkait bahan baku sendiri, Ahmad mengatakan bahwa selama ini dirinya mencari sampah plastik sendiri, termasuk bekerja sama dengan warung sekitar kediamannya.

“Bahan baku ya saya cari sendiri bahkan kerja sama dengan warung – warung sekitar rumah, targetnya selain menjadikan bahan tepat guna juga membantu mengurangi keberadaan sampah plastik yang tidak bisa diurai,” jelasnya bapak dengan 2 orang anak.

Sedangkan menurut Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Purwakarta, Purwanto mengatakan alat yang dikembangkan oleh guru SDN I Karoya harus diapresiasi lebih, bahkan pihaknya akan menjadikan pilot project alat ciptaan Ahmad, di tempatkan di SDN I Karoya Tegalwaru.

“Kita akan melakukan penanganan sampah plastik di purwakarta secara terstruktur ke sekolah-sekolah, ini kan inovasi luar biasa, jadi dalam waktu dekat akan membangun tempat pengolahan sampah plastik di sd karoya sebagai unggulan sekolah,” ujar Purwanto ketika melihat alat penyulingan Sampah Plastik di Tegalwaru.

Bahkan targetnya adalah setiap kecamatan memiliki satu alat tersebut, tetapi pihaknya akan melihat komitmen sekolah terlebih dahulu, sebagai bentuk pengurangan sampah plastik dan pengembangan alat tersebut.

“Tahun depan targetkan setiap kecamatan ada alatnya, tetapi saya melihat dulu komitmen pihak sekolahnya bukti kita konsisten dalam mengurangi limbah sampah plastik,” ungkapnya.***Budy

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

PPDP Desa Ciheulang Dilantik dan Diberikan Bimtek

Next Post

Jalan Tembus Genteng Bumiwangi Menuju Cihonje Mekarlaksana Akan Segera Terwujud

Related Posts

Polisi Cek Kondisi Sungai Cilamaya, Antisipasi Dampak Air Berwarna Hitam dan Berbusa
deEdukasi

Polisi Cek Kondisi Sungai Cilamaya, Antisipasi Dampak Air Berwarna Hitam dan Berbusa

Selasa, 6 Oktober 2026
64 SD di Ciamis Masuk Program Revitalisasi, Progres Beragam
deNews

64 SD di Ciamis Masuk Program Revitalisasi, Progres Beragam

Selasa, 6 Oktober 2026
DPRD Purwakarta Siap Fasilitasi Muscab Pertuni, Digelar 14 November 2026
Parlementaria

DPRD Purwakarta Siap Fasilitasi Muscab Pertuni, Digelar 14 November 2026

Selasa, 6 Oktober 2026
Lomba Batik Mia-Prameswari di SMAN 1 Panawangan Lahirkan Tiga Motif Juara
deNews

Lomba Batik Mia-Prameswari di SMAN 1 Panawangan Lahirkan Tiga Motif Juara

Selasa, 6 Oktober 2026
Penantian Petani Penderawey Akhirnya Terjawab, Rehabilitasi Irigasi Ciheulang Mulai Direalisasikan
deHumaniti

Penantian Petani Penderawey Akhirnya Terjawab, Rehabilitasi Irigasi Ciheulang Mulai Direalisasikan

Selasa, 6 Oktober 2026
Kepala Kantor ATR/BPN KBB: Pelayanan Cepat Kunci Kepercayaan Masyarakat
deNews

Kepala Kantor ATR/BPN KBB: Pelayanan Cepat Kunci Kepercayaan Masyarakat

Selasa, 6 Oktober 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Dana CSR Perusahaan Kandang Ayam Manggis Kepada Warga Jamali Belum Signifikan?

Minggu, 3 November 2019
Kolase : Pekerjaan Proyek Irigasi Cipalasari.

Hasil Uji Lab Pasir Merah Tak Bagus, Dinas PU Kabupaten Sukabumi Patut Evaluasi Proyek Irigasi Cipalasari

Rabu, 1 September 2021

KabarDaerah

Tindak Lanjut KPU Tetapkan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih, DPRD Kabupaten Bandung Gelar Rapat Pleno Usulan Penetapan dan Pelantikan

Rabu, 5 Februari 2025

Polemik Lapad Ruhama : Maksud Hati Layani Kesehatan Masyarakat, Apa Daya Anggaran Kecil

Rabu, 12 Juni 2024

Heboh! Nama Kades Ciherang Terdaftar Penerima Bantuan Rumah Kategori Rusak Berat, Begini Kata BPBD Cianjur

Kamis, 29 Desember 2022

Adang Suhendar Terpilih Sebagai Ketua RAPI Wilayah 16 Kabupaten Ciamis pada Musyawarah Wilayah VIII

Sabtu, 19 April 2025

Sitorus : Kasus Proyek Revitalisasi Pasar Leles, Ada Dugaan Saling Mengamankan Diri

Sabtu, 10 April 2021

Tahun Ini Bupati Bandung Segera Perbaiki Jalan Lintas Antar Kabupaten Sepanjang 27 Km, Dalam Tiga Tahun 1.500 Km Jalan Sudah Mulus

Sabtu, 8 Februari 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste