• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Jumat, Agustus 21, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Terkait Kasus Dugaan Korupsi BOP dan Pokir, Para Pegawai Sekretariat DPRD Garut Depresi?

bydejurnalcom
Rabu, 17 Juli 2019
Reading Time: 2 mins read
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Derasnya pemberitaan dugaan kasus Pokir dan BOP DPRD Kab. Garut, membuat para pegawai Sekertariat DPRD Kab. Garut kalang kabut bahkan depresi, terlebih lagi setelah adanya pemanggilan dan pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak Kejaksaan Negeri Garut.

Kondisi tersebut tampak dari raut wajah, sikap dan prilaku yang ditunjukan oleh para pegawai Sekertariat DPRD Kab. Garut, khususnya mulai Staff, Kasubag, Kabag dan Kepala Sekertariat. Bahkan yang sangat mengerikan atas kondisi tersebut salah satu staff Sekwan mengalami keguguran, yang diduga akibat tekanan yang begitu tinggi.

BacaJuga :

Ciamis Dapat 561 Unit Bedah Rumah, Bupati Herdiat Dorong Gotong Royong Warga

Legislator F PKS DPRD, H. Dadang Suryana, S.Ip: Reses di Tengah Efisiensi Anggaran, Dewan Pastikan Aspirasi Warga Tetap Dikawal

Reses 55 Anggota DPRD Kabupaten Bandung, H. Dadang Suryana: Aspirasi Warga Dikawal untuk Pembangunan 2027

Salah satu pegawai Sekwan DPRD Kab. Garut yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kepada Dejurnal.com bahwa kondisi ini membuat tertekan sekali.

“Padahal saya kurang faham dan kami sudah menjalankan sesuai SOP, namun mau tidak mau kita semua dimintai keterangan, beberapa pegawai mengalami kondisi sakit ngedrop bahkan ada yang mengalami keguguran janinnya, diduga akibat tekanan yang tinggi, entah sampai kapan kondisi ini, dan perlu di ketahui kini mulai menghatam keharmonisan rumah tangga bahkan mental dan kejiwaan anak istri para pegawai Sekwan akibat derasnya pemberitaan dan gujingan, padahal para pegawai Sekwan baik yang TKK / Sukwan dan ASN merupakan bagian tidak terpisahkan dari Pemda Kab. Garut, mana tanggung jawab Bupati sebagai pigur pimpinan selama ini,” ujarnya.

Menanggapi kondisional tersebut, Direktur Eksekutif Indonesian Corruption Investigation (ICI) Jawa Barat, Heryawan Aziz memberikan tanggapan, seharusnya pihak Kejaksaan Negeri Garut harus segera memastikan hasil penyelidikan.

“Jika memang sudah jelas ada temuan atas dugaan kasus Pokir dan BOP yang terjadi di lingkup kerja Sekertariat DPRD Kab. Garut segera tingkatkan ke penyidikan, karena proses penyelidikan yang lama inilah yang menjadikan kondisional mental jadi tak menentu,” ujarnya.

Menurut Aziz, sebagai penggiat anti korupsi selama ini ICI juga ikut memantau perkembangan kasus dugaan korupsi BOP dan Pokir DPRD Kabupaten Garut.

“Dan sampai detik ini belum ada informasi baik unsur Pimpinan dan Anggota DPRD atau pihak dari SKPD Pemda Kabupaten Garut dimana paket pekerjaan tersimpan dan siapa saja yang memperjual belikan paket tersebut, satupun belum ada informasi yang dipanggil,” ujarnya.

Menurut Aziz, ketidakpastian inilah yang justru dikhawatirkan dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk memanfaatkan situasi dan kondisional mental yang sedang drop.

“Mendingan kalau sekedar jadi bulian dan pergunjingan, kalau sudah jadi “ATM” oknum, ini justru yang menjadikan kondisional lebih parah, makanya kita juga akan terus ikut mengawal karena sudah hampir lima bulan kasus ini bergulir,” tandasnya.

Berkenaan dengan hal itu, Kepala Kejaksaan Negeri Garut sendiri Azwar, SH sempat menyatakan kepada dejurnal.com beberapa waktu lalu bahwa pihak kejaksaan profesional dan proporsional dalam menangani kasus BOP dan Pokir DPRD Kabupaten Garut.

“Jika memang ada dugaan korupsinya, yaa kita lanjut, namun jika tak ada yaa kita juga tak boleh dzalim,” pungkasnya.

Kondisional seperti ini tetap tak bisa dipahami oleh para pegawai sekretariat DPRD yang merasa depresi karena sejatinya ini tak harus terjadi.

Lantas selama ini untuk apa adanya koordinasi Forkopimda yang dibiayai dari APBD Kabupaten Garut jika ujungnya mempermainkan situasi dan mental pegawai yang sudah depresi menjadi makin drop?***Yohaness

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Peringati Hani, Polres Purwakarta Sosialisasikan Bahaya Narkoba

Next Post

Satpol PP dan Linmas Siaga Kecamatan Ibun Lakukan Pengecekan Perizinan

Related Posts

HUT ke-81 RI, Bupati Garut Tekankan Gerakan Bersih Lingkungan dari Perkantoran hingga Sekolah
deNews

HUT ke-81 RI, Bupati Garut Tekankan Gerakan Bersih Lingkungan dari Perkantoran hingga Sekolah

Jumat, 21 Agustus 2026
Pemkab Garut Ajak 10 Orang dari Berbagai Instansi Ikuti Apel dan Gerakan ASRI Sambut HUT ke-81 RI
deNews

Pemkab Garut Ajak 10 Orang dari Berbagai Instansi Ikuti Apel dan Gerakan ASRI Sambut HUT ke-81 RI

Jumat, 21 Agustus 2026
Jalan Rusak Jadi Sorotan, DPRD dan Bupati Garut Sepakati Perbaikan Ruas Banjarwangi–Singajaya–Peundeuy
deNews

Jalan Rusak Jadi Sorotan, DPRD dan Bupati Garut Sepakati Perbaikan Ruas Banjarwangi–Singajaya–Peundeuy

Jumat, 21 Agustus 2026
Ciamis Dapat 561 Unit Bedah Rumah, Bupati Herdiat Dorong Gotong Royong Warga
deNews

Ciamis Dapat 561 Unit Bedah Rumah, Bupati Herdiat Dorong Gotong Royong Warga

Jumat, 21 Agustus 2026
Legislator F PKS DPRD, H. Dadang Suryana, S.Ip: Reses di Tengah Efisiensi Anggaran, Dewan Pastikan Aspirasi Warga Tetap Dikawal
deNews

Legislator F PKS DPRD, H. Dadang Suryana, S.Ip: Reses di Tengah Efisiensi Anggaran, Dewan Pastikan Aspirasi Warga Tetap Dikawal

Jumat, 21 Agustus 2026
Reses 55 Anggota DPRD Kabupaten Bandung, H. Dadang Suryana: Aspirasi Warga Dikawal untuk Pembangunan 2027
deNews

Reses 55 Anggota DPRD Kabupaten Bandung, H. Dadang Suryana: Aspirasi Warga Dikawal untuk Pembangunan 2027

Jumat, 21 Agustus 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Siapa Pengelola dan Penerima Manfaat CSR Peternakan Ayam Manggis Senilai 4 Miliar?

Rabu, 6 November 2019
Andrianto (kiri) saat bersama Siti Mamduhah, Ketua DKKG Kang Jiwan dan salah satu legislator Garut Syamsudin saat berziarah ke makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong, bebebrapa waktu lalu.

Kini, Makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong Garut Banyak Diziarahi Tokoh Masyarakat

Sabtu, 22 Juli 2023

KabarDaerah

Dua Pemdes di Sukabumi Geram : BPJS BPU Dipotong, Ditudingkan Untuk Bagi-Bagi Perangkat Desa

Jumat, 25 April 2025

Buka O2SN Kabupaten Ciamis, Sekda Optimis Ciamis Tidak Kekurangan atlet

Senin, 24 Februari 2025

PKK Kabupaten Bandung Perkuat Komitmen Dukung Asta Cita pada HKG ke-53 PKK

Selasa, 21 Oktober 2025

Bupati Sukabumi Ajak Momen Halal bi Balal Sebagai Ajang Memperbaiki Hubungan

Minggu, 6 April 2025

Siswa SMAN 6 Diduga Bunuh Diri Akibat Perundungan, Anggota DPR Imas Aan Ubudiah : Ini Tamparan Keras Bagi Dunia Pendidikan

Kamis, 17 Juli 2025
Ribuan massa Almagari saat berunjuk rasa pada 5 Januari 2022 lalu. (Dok. dejurnal.com)

Polemik Terbitnya Perda Garut No. 14/2022 Berbuah Seruan Aksi 20 Juli 2023, Turunkan Sepuluh Ribu Massa?

Jumat, 14 Juli 2023

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste