• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Sabtu, Februari 21, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Menakar Sosok Ketua DPRD Yang Pantas Untuk Garut

bydejurnalcom
Senin, 29 Juli 2019
Reading Time: 3 mins read
ShareTweetSend

Oleh : Rachman Esha

BEBERAPA hari lalu, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Garut telah menggelar rapat pleno dan menentukan nama-nama yang direkomendasikan menjadi Ketua DPRD Garut periode 2019-2024. Dari hasil rapat pleno tersebut, empat nama telah direkomendasikan ke DPD Golkar Jawa Barat dan DPP Partai Golkar, yakni Deden Sopian yang saat ini menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar, Euis Ida Wartiah, Nadiman dan Syamsudin.

BacaJuga :

Ciamis Menata Masa Depan Pertanian, Kacang Tanah Jadi Komoditas Harapan Baru

Ramadan Tak Menghalangi Layanan, Tim Disdukcapil Ciamis Jemput Bola Rekam Warga Sakit dan Disabilitas di Tiga Desa

Polres Subang Ungkap Ibu bunuh anak kandung

Penentuan Ketua DPRD Kabupaten Garut mendatang sepenuhnya ada di tangan Tim Seleksi DPD Golkar Jawa Barat dan DPP Partai Golkar, namun karena ini berkaitan dengan kepentingan hajat masyarakat Kabupaten Garut, penulis pun merasa berhak untuk sedikit memberi gambaran kepada publik dan tentunya Tim Seleksi dari Partai Golkar agar dalam menentukan Pimpinan DPRD untuk tidak sekedar asal pilih, dan penulis pun percaya Tim Seleksi akan memilihkan Pimpinan DPRD Kabupaten Garut dari kader terbaik yang bisa diterima oleh seluruh masyarakat Kabupaten Garut.

Empat nama yang telah direkomendasikan dari rapat pleno Golkar Kabupaten Garut sudah dipastikan kader-kader terbaik partai yang tentu sudah tidak diragukan lagi sepak terjang dam jam terbangnya dalam dunia politik, sehingga semua kader tersebut memiliki peluang yang sama untuk dapat memimpin DPRD Kabupaten Garut. Namun demikian, ada beberapa catatan yang sempat penulis himpun untuk sekedar menjadi bahan kajian kecil walaupun bisa jadi tidak mempengaruhi Tim Seleksi dalam menentukan siapa yang akan menjadi pimpinan DPRD Kabupaten Garut.

Dalam Peraturan Organisasi Partai Golkar yang pernah penulis baca, ada tujuh kriteria yang harus terpenuhi untuk bisa menjadi Pimpinan DPRD, secara singkat ialah unsur pengurus harian, pernah menjadi anggota legislatif, pendidikan minimal S1, suara memenuhi BPP, memenuhi ketentuan undang-undang, tidak pernah jadi anggota partai politik lain dan jika enam kriteria tidak terpenuhi keputusan kembali kepada kebijakan Partai Golkar. Jika dilihat dari kriteria di atas, Tim Seleksi Partai Golkar pasti lebih paham siapa yang memenuhi kriteria semuanya. Namun tidak ada salahnya jika masukan dari luar pun bisa dijadikan indikator oleh tim seleksi Partai Golkar sehingga benar-benar objektif dan selektif dalam menentukan pilihan untuk Pimpinan DPRD Garut mendatang, karena salah memilih bisa jadi akan menjadi bumerang bagi Partai Golkar sendiri.

Dalam tulisan ini, penulis ingin menyoroti kriteria poin memenuhi ketentuan undang-undang dan tidak pernah jadi anggota partai politik lain. Mengapa dua poin kriteria ini yang disoroti? Karena bagi sebagian orang poin memenuhi ketentuan undang-undang bisa diterjemahkan berbagai macam tafsir. Salah satu contoh, apakah memenuhi undang-undang jika salah nama yang direkom untuk menjadi pimpinan DPRD semasa menjadi caleg (calon legislatif) telah diduga melanggar peraturan dan perundang-undangan dengan dugaan melakukan money politic? Ini tentu harus menjadi kajian tim seleksi terhadap rekam jejak semua kandidat yang telah direkom.

Demikian juga dengan poin tidak pernah jadi anggota partai politik lain, tim seleksi Partai Golkar juga harus sedemikian jeli untuk mengetahui hal tersebut. Artinya, Pimpinan DPRD Kabupaten Garut harus benar-benar kader Golkar sejati yang tak pernah terjamah atau pernah masuk ke partai politik lain. Penulis tidak bermaksud untuk menyebutkan salah satu atau beberapa nama yang direkom oleh Partai Golar Garut Kabupaten pernah masuk partai politik lain, namun sejatinya tim seleksi baik di DPD Golkar Jawa Barat ataupun DPP Partai Golkar harus bisa menerima semua informasi objektif terkait orang yang pantas menjadi Pimpinan DPRD.

Hal lain yang menjadi sorotan penulis dalam menentukan Pimpinan DPRD Kabupaten Garut mendatang ialah pengalaman berorganisasi di legislatif dan dapat diterima oleh semua kalangan. Dua poin ini memang tidak ada dalam kriteria peraturan organisasi Partai Golkar namun pandangan penulis ini sangat penting dikarenakan geo politik Kabupaten Garut yang penuh dengan dinamika.

Sosok Pimpinan DPRD Kabupaten mendatang tentu harus bisa lebih baik dikarenakan tantangan dan dinamika politik di Kabupaten Garut dari masa ke masa penuh dengan gejolak, baik dari segi kebijakan di eksekutif ataupun dinamika sosial masyarakat Kabupaten Garut yang semakin hari semakin tumbuh dewasa dalam menyikapi politik. Piawai dan berpengalaman dalam berorganisasi di internal legislatif dan dapat diterima oleh semua kalangan baik internal ataupun eksternal partai, dekat dengan lembaga swadaya masyarakat yang mewakili dan menjadi corong suara masyarakat menjadi indikator yang patut juga diperhatikan oleh tim seleksi Partai golkar dalam menentukan Pimpinan DPRD untuk Kabupaten Garut.

Salah satu contoh pengalaman memimpin organisasi di legislatif ialah menjadi Ketua Fraksi, Ketua Komisi, Ketua Banggar ataupun Ketua Bamus, artinya jika pernah menjadi pimpinan organisasi di tingkat legislatif maka tidak akan kaku ketika menjadi pimpinan DPRD secara menyeluruh. Sementara dapat diterima oleh semua kalangan tentu harus ditunjukan dengan fakta organisasi dan lembaga yang digeluti oleh figur tersebut bukan hanya sekedar sayap ataupun underbouw partai, namun juga organisasi atau lembaga yang berbaur dan menyatu dengan masyarakat langsung sehingga ketika menjadi Pimpinan DPRD tidak kemudian menjadi kaku menghadapi masyarakat Kabupaten Garut yang heterogen, dinamis dan kritis.

Penulis dalam hal ini hanya ingin memberikan gambaran secara umum kepada tim seleksi Partai Golkar bahwa untuk menentukan Pimpinan DPRD Kabupaten Garut periode mendatang bukan hanya sekedar kader dengan suara terbanyak atau dekat dengan Pimpinan Partai namun harus dilihat dari berbagai aspek sehingga kemudian tepat dalam memilih sosok yang akan memimpin DPRD kabupaten Garut. Namun demikian, hak menentukan siapa sosok yang tepat dari empat nama yang direkomendasikan Partai Golkar Garut untuk menjadi Pimpinan DPRD Kabupaten Garut ada di DPP Partai Golkar, dan masyarakat Garut sedang menunggu Partai Golkar memilih kader terbaik dari yang terbaik untuk memimpin para legislatif sang wakil rakyat tempat dimana mereka menyalurkan aspirasinya. Wallahualam.

*) Penulis Pemimpin Redaksi media online dejurnal.com, berdomisili di Kabupaten Garut.

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Polsek Ibun Dan Praja Ipdn Serta Pol PP Distribusikan Air Bersih

Next Post

Disdik Purwakarta Siap Kirim 2000 Peserta ‘Ngarak Awug’

Related Posts

Komplotan Curanmor dan Penadah Berhasil Diamankan Polsek Karangpawitan
deNews

Komplotan Curanmor dan Penadah Berhasil Diamankan Polsek Karangpawitan

Sabtu, 21 Februari 2026
Korban Hanyut di Sungai Cimanuk Yang Berasal dari Muarasanding Telah Ditemukan Tim SAR Gabungan
deNews

Korban Hanyut di Sungai Cimanuk Yang Berasal dari Muarasanding Telah Ditemukan Tim SAR Gabungan

Sabtu, 21 Februari 2026
Bersama Polri, Aliansi Rumah Bersama Dukung Kedudukan Polri di Bawah Presiden ‎
deNews

Bersama Polri, Aliansi Rumah Bersama Dukung Kedudukan Polri di Bawah Presiden ‎

Jumat, 20 Februari 2026
deNews

Ciamis Menata Masa Depan Pertanian, Kacang Tanah Jadi Komoditas Harapan Baru

Jumat, 20 Februari 2026
Ramadan Tak Menghalangi Layanan, Tim Disdukcapil Ciamis Jemput Bola Rekam Warga Sakit dan Disabilitas di Tiga Desa
deNews

Ramadan Tak Menghalangi Layanan, Tim Disdukcapil Ciamis Jemput Bola Rekam Warga Sakit dan Disabilitas di Tiga Desa

Jumat, 20 Februari 2026
Polres Subang Ungkap  Ibu bunuh anak kandung
Hukum dan Kriminal

Polres Subang Ungkap Ibu bunuh anak kandung

Jumat, 20 Februari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Terkait CSR Peternakan Ayam Manggis, Tak Seorang Pun Mengaku Terima Signifikan

Sabtu, 9 November 2019

Potongan Zakat TPG 2,5 Persen Tak Harus Jadi Riak, Jika Disdik Garut Sosialisasi Sempurna

Rabu, 28 April 2021

KabarDaerah

Kadinkes Purwakarta Resmikan Klinik Utama Shanaya

Jumat, 17 Maret 2023

LSM Penjara Sukabumi Soroti Sekolah Masih Tahan Ijazah Siswa

Senin, 16 Mei 2022

Upaya Tumbuhkan ASN Jujur, Pemkab Bandung-KPK RI Selenggarakan PERINTIS

Jumat, 23 Mei 2025

Polsek Banyuresmi Gelar Ops Yustisi Serta Himbauan 3M

Kamis, 1 Oktober 2020
Bupati Bandung terpilih HM Dadang Supriatna bersilaturahmi dengan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Drs Ahmad Dofiri, M.Si, di Rumah Dinas Kapolda Jabar, Jalan Bungur, Kota Bandung, Jumat (23/4/2021) malam

Jelang Pelantikan, Bupati Bandung Terpilih Bersilaturahmi ke Kapolda Jabar

Sabtu, 24 April 2021

H. Totong : Fasilitas Dispusip Garut Terbuka Untuk Digunakan Dalam Pengembangan Literasi, Pendidikan, dan Pelestarian Budaya Lokal

Rabu, 12 November 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste