• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Rabu, Januari 7, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Para Kyai Pertanyakan Anggaran Hari Santri Rp 30 Juta, Goyang Karawang Rp 2 Milyar

bydejurnalcom
Senin, 30 September 2019
Reading Time: 2 mins read
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Karawang – Perwakilan ulama, kiyai dan ustadz mendatangi Rumah Dinas Wakil Bupati Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari (Kang Jimmy), Senin (30/9/2019).

Kedatangan mereka untuk mempertanyakan, kenapa peringatan Hari Santri Nasional (HSN) yang jatuh pada 22 Oktober 2019 mendatang hanya dianggapkan Rp 30 juta oleh Pemkab Karawang. Sementara anggaran Festival Goyang Karawang Internasional 2019 kemarin dianggarkan mencapai Rp 2 miliar lebih.

BacaJuga :

Mengawali Tahun 2026 Disdukcapil Ciamis Luncurkan Inovasi Pelita Hati di Posyandu, Permudah Layanan Akta Kelahiran dan KIA

DPMPTSP Ciamis Imbau Pelaku Usaha Segera Laporkan LKPM Sebagai Penentu Arah Investasi Daerah

Komisi II DPRD Garut Dorong Akses KUR bagi Petani dan UMKM Desa Hutan

Atas aspirasi dari para kiyai, ulama dan ustadz ini, Wabup Jimmy sendiri meminta maaf, karena dirinya belum bisa berbuat maksimal untuk menganggarkan peringatan Hari Santri Nasional, dengan alasan keterbatasan kebijakan sebagai wakil bupati.

“Yang pertama saya sebagai wakil bupati meminta maaf, bahwa anggaran hari santri itu hanya 30 juta rupiah. Saya minta maaf karena keterbatasan wewenang yang saya miliki, tidak bisa berbuat banyak. Yang namanya wakil, Alhamdulillah sudah bisa dipahami oleh para kiyai juga, hanya bisa memberikan saran dan masukan. Keputusan tetap ada di para pemilik kebijakan, termasuk di pimpinan saya (bupati, red). Sekali lagi saya mohon maaf,” kata Kang Jimmy.

Kabag Kesra Matin Abdul Razak

Menjawab pernyataan Wabup Jimmy tersebut, KH. Ade Fatahillah menjelaskan, jika peringatan Hari Santri Nasional di Karawang akan tetap digelar dengan meriah. Ketua Rois Suriah PCNU Karawang ini juga menegaskan, jika anggaran Hari Santri Nasional Rp 30 juta akan dikembalikan ke Pemkab Karawang. Sehingga anggaran hari santri yang akan digunakan akan menggunakan anggaran patungan para kiyai, ulama, ustadz/ustadzah serta swadaya masyarakat.

Namun dipastikan KH. Ade Fatahillah, peringatan Hari Santri Nasional di Karawang akan tetap berjalan meriah. Karena ribuan kiyai, ulama, ustadz dan para santri di pondok pesantren akan terlibat langsung memeriahkan kegiatannya.

“Kiyai dan santri itu kayak, karena kehendak dari Allah SWT. Kita tidak akan mengharapkan kepada siapapun, ini sudah biasa, kiyai dan santri sudah terbiasa mandiri, karena cinta kepada ulama, cinta kepada ulama dan kiyai-kiyai terdahulu. Insya Allah, acara santri akan kita sukseskan bersama. Berdoa, ini manfaatnya untuk warga Karawang semuanya, barokah. Allah akan kirimkann barokah, karena keikhlasan warga masyarakat Karawang semuanya,” papar KH. Ade Fatahillah.

Ditanya soal 30 juta anggaran yang sudah dipot pemkab untuk Hari Santri Nasional di Karawang, Kiyai Pimpinan Pondok Pesantren Ar-Rahman Klari ini menegaskan, jika anggaran 30 juta tersebut dikembalikan kepada pemda. Karena anggaran tersebut masih akan lebih bermanfaat bagi kaum dhuafa, yatim piatu dan jompo di Karawang yang lebih membutuhkan.

“Anggaran 30 juta akan kita kembalikan lagi kepada pemerintah. Karena itu uang rakyat. Kita sebagai santri dan ulama tidak berhak untuk itu. Saya pribadi dan para kiyai sudah sepakat anggaran itu dikembalikan untuk kepentingan masyarakat lain. Seperti masih banyak jompo dan yatim yang membutuhkan. Yang datang ke rumah saya pun sudah banyak. Mereka siap meriahkan hari santri dengan ongkos sendiri,” pungkas KH. Ade Fatahillah.

Menanggapi keluhan para Kiayi Kabag Kesra Pemda Karawang Matin abdul Razak kepada Dejurnal.com di halaman Gedumg DPRD senin (30/9/2019) mengatakan pihaknya sedang berupaya mengusulkan tambahan Anggaran Peringatan Hari Santri Nasional ke banggar TAPD, surat usulan udah masuk ke Sekda Acep Jamhuri. Namun Matin enggan menyampaikan berapa tambahan anggaran dimaksud mungkin sekitar tambahannya sebesar Rp 150 juta jadi keseluruhan untuk HSN sebesar Rp 180 juta .

“Finisnya besok berapa tambahan anggaran sesungguhnya,” kata Matin.***Rif

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Pimpinan DPRD Purwakarta Periods 2019-2024 Dikukuhkan

Next Post

Fordas Cilamaya Berbunga Minta Gubenur Jabar Terbitkan Pergub

Related Posts

Pemdes Babakan Sambut Mahasiswa KKN STIT Bandung Tahun 2026
deNews

Pemdes Babakan Sambut Mahasiswa KKN STIT Bandung Tahun 2026

Rabu, 7 Januari 2026
Dilantik di Astana Gede Kawali, Mabicab dan Kwarcab Pramuka Ciamis 2025–2030 Siap Perkuat Pembinaan Generasi Muda
deNews

Dilantik di Astana Gede Kawali, Mabicab dan Kwarcab Pramuka Ciamis 2025–2030 Siap Perkuat Pembinaan Generasi Muda

Selasa, 6 Januari 2026
UPTD Ciamis Raih Kinerja Terbaik Desember 2025, Realisasi Pajak Capai 123,2 Persen
deNews

UPTD Ciamis Raih Kinerja Terbaik Desember 2025, Realisasi Pajak Capai 123,2 Persen

Selasa, 6 Januari 2026
Disdukcapil Ciamis Peringatkan Warga Soal Maraknya Penipuan Aktivasi IKD Online
deNews

Mengawali Tahun 2026 Disdukcapil Ciamis Luncurkan Inovasi Pelita Hati di Posyandu, Permudah Layanan Akta Kelahiran dan KIA

Selasa, 6 Januari 2026
DPMPTSP Ciamis Imbau Pelaku Usaha Segera Laporkan LKPM Sebagai Penentu Arah Investasi Daerah
deNews

DPMPTSP Ciamis Imbau Pelaku Usaha Segera Laporkan LKPM Sebagai Penentu Arah Investasi Daerah

Selasa, 6 Januari 2026
Komisi II DPRD Garut Dorong Akses KUR bagi Petani dan UMKM Desa Hutan
deNews

Komisi II DPRD Garut Dorong Akses KUR bagi Petani dan UMKM Desa Hutan

Selasa, 6 Januari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Andrianto (kiri) saat bersama Siti Mamduhah, Ketua DKKG Kang Jiwan dan salah satu legislator Garut Syamsudin saat berziarah ke makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong, bebebrapa waktu lalu.

Kini, Makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong Garut Banyak Diziarahi Tokoh Masyarakat

Sabtu, 22 Juli 2023

Resonansi : Tak Ada Pemotongan TPG, Betapa Bahagianya Para Guru

Kamis, 1 Juli 2021

KabarDaerah

Kabupaten Subang Terkonfirmasi Positif Covid-19 Bertambah, Total Menjadi 242 Orang

Rabu, 30 September 2020

Polisi Banjiri Bantuan Yang Terus Berdatangan Untuk Korban Gempa Di Cianjur

Sabtu, 26 November 2022

Antisipasi Pekerja Migran Indonesia Unprosedural, Pemkab Garut Bersama BP2MI Sosialisasikan Gentra Karya

Senin, 27 Februari 2023

Tak Ada Saling Tuding Penyebab Banjir Bandang, Bupati Garut Minta Polda Jabar Lakukan Penyelidikan

Selasa, 30 November 2021

Peringatan Hantaru, GTRA Garut Fokus Penetapan Objek dan Subjek Redistribusi Tanah

Rabu, 24 September 2025

Harapan Baru Mak Canah Mendapat Program Rumah Layak Huni : Terima Kasih Baznas Garut

Jumat, 25 Juli 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste