Dejurnal.com, Subang – Dua titik
pembangunan jalan lingkungan sepanjang 70 meter X 2 Meter X 10 Meter dan 83 Meter X 2 Meter X 10 Meter yang berlokasi di Kampung Buher dengan biaya Rp. 40.816.000 dan waktu pelaksanaan 100 hari kerja,di kerjakan oleh tim pelaksana kegitan (TPK) Desa Margahayu Kecamatan Pagaden.
Realisasi pembangunan jalan lingkungan berkontruksi rabat beton itu untuk memperlancar akses akses transportasi penghubung antar dusun.
Kepala Desa Margahayu H.Ma’in Permana SPd mengatakan pihaknya membangun jalan lingkungan itu menggunakan anggaran dana desa (DD) tahap satu, adapun jalan yang dibangun berupa rabat beton.
“Pembangunan ini merupakan upaya kami untuk memperlancar akses transportasi masyarakat antar dusun. Untuk anggaran DD tahap satu ini kami realisasikan pembangunan jalan rabat beton di Dusun Buher P,” ujarnya, Kamis (23/04/2020).
Menurut Kades Margahayu, dalam proses pengerjaan pembangunan rabat beton itu, kami melibatkan masyarakat sekitar sehingga masyarakat tidak hanya sekedar menonton saja dari pagu anggaran.
Sementara itu, warga Dusun Buher mengatakan pihaknya menyambut baik atas pembangunan jalan rabat beton yang dibangun Pemerintah Desa Margahyu. Sebab, kondisi jalan Dusun Buher selama ini hanya berupa tanah.
“Alhamdulillah, Pemerintah Desa akhirnya mewujudkan keinginan masyarakat setempat. Sebab, selama ini masyarakat kesulitan untuke menuju ke Dusun Buher lantaran masih berupa tanah. Mudah-mudahan kedepannya akses transportasi masyarakat menjadi lancar,” pungkasnya
H. Ma’in Permana mengatakan pihaknya berharap kepada seluruh Warga Desa Margahayu agar segera menyelesaikan semua pembangunan dan mengetahui anggaran dan pembangunan yang ada di Desa Margahayu
“Saya buka secara umum ada di papan proyek,” ujarnya.
Bukan hanya peningkatan jalan lingkungan saja tapi Dana Desa tahap satu di Desa Margahayu itu di buat perbaikan gorong-gorong lokasi Kampung Cikadu dengan jumlah biaya Rp 8.540.000 dengan volume 1,2M X 2,5M (Dua Unit).
“Itu dikerjakan oleh tim pelaksana kerja (TPK) Desa Margahyu,” ungkap H. Ma’in.***Asep