Dejurnal.com, Bandung – Kepala SD Negeri Parungserab 03, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung Hj. Nuryati Suryani menilai, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) metoda tatap muka lebih efektif karena guru bisa memantau sepenuhnya para siswa. Selain itu, ikatan emosional antara sesama siswa beserta guru lebih erat.
Namun, karena dalam situasi pandemi COVID-19, terpaksa KBM lewat dalam jaringan (daring) digunakan. Semua pihak harus mentaati ketentuan pemerintah karena semua sudah dikaji dan di pertimbangkan.
Meski demikian, terang Hj. Nuryati, tidak ada kendala yang berarti. Belajar lewat daring di SD Negeri Parungserab 03 berjalan baik. Para siswa memiliki kelompok untuk memudahkan belajar. Kendala jaringan internet pun di lingkungan Parungserab hampir tidak ada.
Tahun ini, SD Parungserab 03 meluluskan 58 siswa . Ke 58 siswa tersebut juga 100 persen diterima di SMP Negeri karena SD Parungserab memfasilitasi para siswa ke SMP Negeri. Ada yang lewat zonasi maupun prestasi. *** Sopandi