• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Rabu, Oktober 7, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deEdukasi

Ini Pesan Neulis Jelang 2 Bulan Pensiun Sebagai Pengawas

bydejurnalcom
Jumat, 8 April 2022
Reading Time: 2 mins read
ShareTweetSend

DeJurnal.com, Bandung- Jadi Kepala Sekolah (KS) itu harus memiliki jiwa visioner. Kalau hanya menunggu, akan ketinggalan. Ini pesan Neulis Sarikingkin, S. Pd. M. M. Pd.,
Pengawas Pembina di Kec Soreang, Kabupaten Bandung yang 2 bulan lagi pensiun.

“Kalau punya jiwa visioner insyaalloh bisa mengayomi guru-gurunya. Karena guru itu diperlukan untuk menunjang program KS. Kalau tidak ditunjang guru, program sebagus apapun tidak bisa berjalan, ” kata Neulis yang sudah mengabdikan dirinya di dunia pendidikan selama 40 tahun ketika dihubungi di Soreang, Kamis (7/4/2022).

Tak terasa, bagi Neulis 40 tahun di dunia pendidikan, yang dicita-citakannya sejak bangku SD ingin menjadi guru, karena termotipasi bibinya yang seorang guru, cara bertutur katanya luwes sehingga ia kepincut ingin menjadi guru.

BacaJuga :

Itwasum Polri Verifikasi Sertijab Kapolda Jabar di Polres Purwakarta, Kapolres Paparkan Program JAWARA

Polwan Ajak Anak TK Belajar Keselamatan Lalu Lintas

Dampingi Perjalanan Umrah 41 Jemaah KORPRI Ciamis, Ang Icep Pesankan Doa dan Kepasrahan

Waktu SD ia bersekolah di SDN Soreang 1, saat pensiun dari pengawas pun tugas terakhirnya sebagai Pengawas Pembina di Kecamatan Soreang, di mana di dalamnya termasuk SDN Soreang 1.

SK pensiun Neulis sudah diterima, meski titi mangsa ia pensiun 1 Juni 2022. Awal karier, diangkat sebagai CPNS tahun 1982, dan ditugaskan pertama ke Indramayu. “Di sana sekolah bangunan baru, belum ada sekolahnya, sehingga kemudian ditugaskan ke SDN Ciwidey 1 sampai 1985, pulang kampung ke Soreang 2009 diangkat jadi kepala sekolah. Kemudian pindah ke SDN Cibiru 2,” terang Neulis.

Cita-cita Neulis menjadi pengawas terkabul mulai tahun 2010, bertugas di Kecamatan Pameungpeuk, selama 4 tahun. 2014 pindah ke Soreang, sampai sekarang.

Karier Neulis menanjak sejak terpilih menjadi guru teladan, tahun 2000. “Kalau menjadi guru teladan kan suka dijanjikan jadi KS. Saat itu masa pergantian UPT/KCD, dipasilitasi jadi guru pemandu bekerja sama dengan Jerman. Sering memberikan materi ke tiap Kecamatan. Walau masih jadi guru dengan tim, karena dulu bikin soal THB di Kabupaten masuk tim pembuat soal IPA, karena basick bidang IPA. Dulu kan namanya mata pelajaran. Kemudian diangkat jadi kepala sekolah di SD Babakan Soreang. SD yang paling tinggi lokasinya. Yang lain tidak mampu. Saya menyanggupi saja. Baru 9 bulan di sana, jadi KS sudah bisa jadi pengawas, padahal SK untuk KS itu 1 tahun, baru bisa jadi pengawas, ” tuturnya.

Dua bulan lagi Neulis pensiun, banyak hal yang harus jadi bahan evaluasi. Salah satunya ia berharap di era IT seharusnya sekolah maju pesat.

Neulis menilai, dengan adanya pandemi dan belajar dilakukan daring banyak sekali dampak yang negatif karena ada kesenjangan antara kota dan desa.

“Ketika ada daring, daring yang sebenarnya itu harusnya guru ada di kelas anak di rumah waktunya jam itu online. Bisa zoom merting, bisa klas room. Tetapi yang terjadi di kita di pedesaan khususnya tidak bisa akses seperti itu , karena orang tua tidak punya alatnya, HP-nya juga cuma satu, waktu pandemi banyak yg PHK, kuota juga g bisa beli, akhirnya daring yang di kita lewat WA. Beda kan. Guru memberikan tugas lewat WA kadang belum tentu tugas yng dikerjakan hasil siswa. Tida ada kontak. Kadang ada los kontak, kadang orang tua menuntut harus selesai, kan yeng menyetorkan tugas ke sekolah orang tua. Jadi akhirnya dia yang mengerjakan. Jadi kalau anak nilainya 10 mungkin itu nukai hasil orang tua, ” katanya.

Duan bulan lagi, apa yg bisa dikerjakan Nueulis? Ia mengaku, menyelesaikan sisa program. ” Insyaaaloh segala sesuastu didelegasikan ke pengawas yang lain, ada dua, tiga. Pengawas itu kan kerjaan tim, ” tutupnya Neulis. *** Sopandi

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Bupati Garut Mengingatkan Pengguna Anggaran Di Pemkab Garut

Next Post

Polisi Rutin Berbagi Pada Yatim Dan Jompo

Related Posts

Hary Adam: Kandang Kedua Pasini Farm Dukung Pendidikan Vokasi Perunggasan Ciamis
deNews

Hary Adam: Kandang Kedua Pasini Farm Dukung Pendidikan Vokasi Perunggasan Ciamis

Rabu, 7 Oktober 2026
Anggun Pasini Optimis Kandang Kedua Bawa Pertumbuhan Baru
deNews

Anggun Pasini Optimis Kandang Kedua Bawa Pertumbuhan Baru

Rabu, 7 Oktober 2026
Puslitbang Polri Gelar Penelitian, Kaji Efektivitas Penegakan Hukum
Hukum dan Kriminal

Puslitbang Polri Gelar Penelitian, Kaji Efektivitas Penegakan Hukum

Rabu, 7 Oktober 2026
Itwasum Polri Verifikasi Sertijab Kapolda Jabar di Polres Purwakarta, Kapolres Paparkan Program JAWARA
dePraja

Itwasum Polri Verifikasi Sertijab Kapolda Jabar di Polres Purwakarta, Kapolres Paparkan Program JAWARA

Rabu, 7 Oktober 2026
Polwan Ajak Anak TK  Belajar Keselamatan Lalu Lintas
deEdukasi

Polwan Ajak Anak TK Belajar Keselamatan Lalu Lintas

Rabu, 7 Oktober 2026
Dampingi Perjalanan Umrah 41 Jemaah KORPRI Ciamis, Ang Icep Pesankan Doa dan Kepasrahan
deNews

Dampingi Perjalanan Umrah 41 Jemaah KORPRI Ciamis, Ang Icep Pesankan Doa dan Kepasrahan

Rabu, 7 Oktober 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Potongan Zakat TPG 2,5 Persen Tak Harus Jadi Riak, Jika Disdik Garut Sosialisasi Sempurna

Rabu, 28 April 2021

Resonansi : Tak Ada Pemotongan TPG, Betapa Bahagianya Para Guru

Kamis, 1 Juli 2021

KabarDaerah

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Garut, Yudi Hernawan.

Antisipasi Rawan Daya Beli Jelang Ramadhan DKP Garut Gelar Pangan Keliling, Ini Tempat, Waktu dan Harganya

Kamis, 8 April 2021

Setiap Minggu Kedua dan Keempat, Pemkab Bandung Gelar Car Free Day di Kawasan Al Fathu Soreang

Minggu, 25 Februari 2024

KCD 13 Mangkir Terus, Bupati Herdiat Berang

Rabu, 18 Juni 2025

Dugaan Skandal Proyek Gedung DKUKM Garut, Akhirnya Kankan, Yanto dan H. Eko Bantah Pernyataan Dirut PT DJP

Selasa, 25 Agustus 2020
Bupati Bandung Dadang Supriatna melepas keberangkatan jemaah haji kloter 18.

Lepas 437 Jamaah Haji Kloter 18, Bupati Bandung Doakan Sehat dan Selamat

Kamis, 22 Mei 2025

Kunjungan kerja Menteri Lingkungan Hidup dan Menteri Agama, Polisi TNI dan Dishub Lakukan Pengamanan

Minggu, 9 Maret 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste