Dejurnal.com, Bandung – Bertempat di GOR serbaguna Desa Babakan Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung gelaran sosialisasi pengembangan sistem pertanian regeneratif yang di laksanakan oleh mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) Bandung sekaligus yang memberikan materi sebagai narasumber dari mahasiswa ITB juga, Jumat (25/11/2022).
Acara dihadiri kepala desa Babakan, babinkamtibmas desa, perangkat desa, BPD, LPMD dan seluruh ketua kelompok tani beserta anggota, kelompok tani serta undangan lainnya.
Konsep pembahasan mengenai pertanian presisi dan regeneratif yaitu merupakan pengembangan dari pertanian berkelanjutan yang memperhatikan lingkungan dengan semboyan ”yakni pengurangan berupa lahan, penggunaan pupuk dan pemanfaatan limbah dengan regeneratif dapat meningkatkan jumlah produktifitas komoditas pangan atau produk pertanian lain sehingga mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

Adapun terdapat beberapa prinsip dari pertanian presisi : kesehatan tanah indikatornya berupa C-organik, struktur tanah bagus, rendah akan investasi hama dan penyakit, air penggunaan irigasi yang baik, dll.
Selain itu meminimalkan dengan meningkatkan mikrobiologi yang bermanfaat mengurangi penggunaan pupuk, sehingga penggunaan pertanian yang ramah lingkungan Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan diisi dengan diskusi-diskusi yang aktif dan menarik. Diakhiri dengan foto bersama.***Agus Rachmat