Dejurnal.com, Garut – Apa kabar Gibran? Anak remaja yang sempat hilang beberapa hari di Gunung Guntur saat melakukan pendakian dan kemudian ditemukan selamat setelah enam hari kemudian. Berita hilangnya Gibran di Gunung Guntur sempat viral dan menjadi perhatian publik.
Pasca peristiwa hilang dalam pendakian, kehidupan Gibran mengalami perubahan yang signifikan. Selain didatangi warga yang penasaran terhadap peristiwa kehilangan, Gibran juga banyak dikunjungi para youtuber yang meminta untuk menjadi objek konten.
Baca juga : Base Camp Gibran Adventure Puncak Sagara Resmi Dibuka, Destinasi Taman Flora dan Fauna Jadi Unggulan
Terakhir, cerita hilangnya Gibran di Gunung Guntur diadopsi menjadi sebuah ide cerita film oleh salah satu rumah produksi di Jakarta.
Setelah lama tak ada kabar berita, Gibran dikabarkan merintis usaha yang melibatkan para pelaku UMKM Kabupaten Garut dengan tujuan untuk membantu produk-produk khas Garut dapat mendunia.
Ditemui dejurnal.com, Gibran yang didampingi ayahnya, Alam Surahman membenarkan hal tersebut. “Ya betul, selama kurang lebih setahun ini kita sedang mempersiapkan sebuah konsep bisnis bagi para pelaku UMKM di Kabupaten Garut agar bisa memasarkan produknya ke berbagai daerah,” terang Alam Surahman, ayah Gibran, Selasa (18/7/2023).
Baca juga : Mengenal Gunung Guntur, Tempat Hilangnya Muhammad Gibran Arrasyid Selama Enam Hari
Konsep usaha yang dilaksanakan Gibran, lanjut Alam, mengakomodir dan membantu para pelaku UMKM terutama yang konsen terhadap kuliner Garut dalam hal pemasaran. “Alhamdulillah, prepare selama setahun sudah ada 37 kuliner Garut hasil para pelaku UMKM yang tergabung di kita,” ucapnya.
Nama bisnisnya Promo Garut Group Sentra UMKM – Citra Kuliner Garut, yang berpusat di Desa Sukamukti Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut. “Gibran sendiri memiliki Cafe Kopi Guntur dan penyewaan alat kemping serta hiking, karena hal itu tak lepas dari hobby Gibran sendiri yang sering memandu para pendaki gunung dari luar Garut,” ujarnya.
Rencananya, Promo Garut Group bakal dibuka resmi atau soft launching di minggu pertama bulan Agustus mendatang. “Alhamdulillah, support dari dinas terkait sangat bagus sekali, apalagi kita mentargetkab 100 produk kuliner bakal kita gabdeng,” pungkas Alam.***Raesha