• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Jumat, Agustus 21, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

H.Dadang Suryana: Paslon Bupati-Wakil Bupati Bandung Nomor Urut 1 Lebih Menguasai Debat Pertama

bydejurnalcom
Kamis, 31 Oktober 2024
Reading Time: 3 mins read
H.Dadang Suryana: Paslon Bupati-Wakil Bupati Bandung Nomor Urut 1 Lebih Menguasai Debat Pertama
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung – Pasangan calon (paslon) Bupati – Wakil Bupati Bandung nomor urut 1, Sahrul Gunawan -Gun Gun Gunawan lebih menguasai materi dan lebih unggul dibandingkan dengan Paslon Bupati-Wakil Bupati Bandung nomor urut 2 Dadang Supriatna – Ali Syakieb pada debat pertama paslon Bupati-Wakil Bupati Bandung yang digelar KPU Kabupaten Bandung di Ballroom Hotel Sutan Raja Soreang, Rabu (30/10/2024) malam.

Hal ini disampaikan H. Dadang Suryana, salah satu anggota pendamping debat pertama paslon nomor urut 1 yang juga anggota Fraksi PKS DPRD Kabupaten Bandung saat dihubungi, Kamis (31/10/2024).

Namun menurut H. Dadang Suryana, lepas dari siapa yang lebih menguasai materi debat, yang penting acara debat berjalan lancar, sukses tanpa ekses, meskipun euforia dari kedua belah pihak sama-sama mengklaim keberhasilan dari pasing- masing paslon.

BacaJuga :

Jalan Rusak Jadi Sorotan, DPRD dan Bupati Garut Sepakati Perbaikan Ruas Banjarwangi–Singajaya–Peundeuy

Ciamis Dapat 561 Unit Bedah Rumah, Bupati Herdiat Dorong Gotong Royong Warga

Legislator F PKS DPRD, H. Dadang Suryana, S.Ip: Reses di Tengah Efisiensi Anggaran, Dewan Pastikan Aspirasi Warga Tetap Dikawal

“Itu tidak jadi masalah, hal yang lumrah. Cuma 1 yang jadi catatan, ada pengerahan masa yang begitu signipikan dari salah satu paslon sehingga tumpah ruah di sekitar hotel dengan menabuh drum band dan teriak-teriak. Karena begitu saya keluar dari gedung tempat debat, sampai dicegat oleh pihak keamanan karena dikhawatirkan ada hal-hal yang tidak diinginkan, ” ujarnya H. Dadang saat dihubungi, Kamis (31/10/2024).

H. Dadang Suryana mengaku tidak mengira berjalannya debat akan seperti semalam itu. Ia mengira paslon nomor urut 2 akan menguasai berjalannya debat. ” Karena di sisi lain beliau incumbent, sehingga penguasaan baik materi debat atau riil di lapangan paslon nomor 2 itu menguasai. Tapi kelihatannya menurut pandangan saya alhamdulillah penguasaan panggung dan materi lebih dikuasai paslon nomor urut 1,” ujar H. Dadang Suryana.

Penilaian H. Dadang ini dilihat dari baik pertanyaan yang disampaikan oleh penalis maupun paslon nomor 2 , bisa terjawan dengan jelas.

Kaitan dengan paslon nomor 1 meniru atau mencutat program Insentif guru ngaji, H.Dadang Suryana, menjelaskan memang selama ini digembor-gemborkan isu kalau paslon nomor 1 memenangkan kontestasi Pilkada Kabupaten Bandung 2024 program insentug guru ngaji akan dihilangkan.

“Sebeutulnya kalau kita merilis kepada kronologis terjadinya insentif guru ngaji itu merupakan usulan dari Partai Kedilan Sejahtera. Dimana PKS yang menjadi salah satu persyaratan koalisi pada tahun 2019 itu apa bila memenangkan kontestasi bisa mengakomosdir usulan PKS kaitan dengan insentif. Jadi jika sekarang digembor-gemborkan oleh pihak lawan bahwa kalau paslon nomor urut 1 memenangkan kontestasi Pilkada insentif guri ngaji akan dihilangkan itu mustahil, ” terang H. Dadang Suryana.

Menurut mantan Kepala Desa Rahayu itu, sementara ini PKS dengan Golkar mengusung paslon nomor urut 1, yang berkomitmen akan meningkatkan insentit guru ngaji.

” Tentunya banyak hal yang perlu diperbaiki. Saya sangat mengetahui tentang guru ngaji.
Guru ngaji ini banyak yang kurang tepat sasaran karena terlalu banyak pintu. Ada yang melalui partai politik, melalui ormas, dan melalui pemerintahan desa. Jadi memang ada pihak yang dikorbankan, ” katanya.

Dadang Suryana mencontohkan, pemerintah desa diberi kewenangan untuk menampung dan mengusulkan para guru ngaji yang akan mendapatkan insentif guru ngaji. “Tapi kenyataannya karena kuotanya kalah, keburu habis oleh yang masuk melalui parpol dan ormas jadi usulan dari pemerintah desa terabaikan, ” ujarnya.

Kaitan nanti dengan penggantian nama guru agama atau guru ngaji menurut anggota DPRD dari Dapil 2 ini tidak menjadi masalah
karena konteknya akan tetap ke sana juga.

“Jadi tidak mungkin insentif guru ngaji diberikan kepada tukang beca atau tukang ojeg, pasti diberikan kepada orang yang berkiprah dalam rangka memberikan pendidilan moral di tingkat dasar kepada masyarakat. Jika pun di Kabupaten Bandung banyak agama, ada 5 itu tidak masalah, nanti teknisnya diatur. Bisa dibicarakan dengan anggota deawan atau di tataran eksekutif dan OPD -OPD lainnya, ” tetang Dadang Suryana.

Untuk ketepatan sasaran tersebut, menurut H.Dadang Suryana yang perlu diperhatikan adalah data guru ngaji agar tidak tumpang tindih. ” Ada yang datang dari ormas, melalui parpol , melalui desa, itu saya kira harus diperbaiki, ” imbuhnya.

H.Dadang Suryana juga menyoal BPJS gratis. “Memang harus tetap diberikan kepada orang-orang yang berhak menerima BPJS tidak berbayar. Kalau BPJS berbayar tidak usah dibicarakan. Kembali lagi pada data, harus betul-betul valid, ” katanya.

Data- data warga masyatakat Kabupaten Bandung yang berhak menerima BPJS gratis menurut H. Dadang tidak dikatagorikan kepada BPJS penerimanya berdasarkan profesi. Seperti tukang ojeg, RT, RW, atau guru ngaji. “Tapi datanya semua lapisan masyatakat yang memang berhak menerima BPJS gratis,” terangnya.

Menurut H.Dadang Suryana, untuk data yang valid harus komunikasi dengan pemerintahan yang paling bawah dari mulai pemerintah kecamatan, desa sampai RW dan RT. “Jadi yang memberikan data itu RW dan RT bahwa orang tersebut mempunyai hak menerima BPJS gratis, ” pungkas H. Dadang Suryana. * Sopandi

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Paslon Bupati -Wakil Bupati Bandung Nomor Urut 1 Tuding Selama ini Bantuan BPJS Kesehatan tidak Tepat Sasaran

Next Post

Lestarikan Seni Budaya, DKKG Beri Penghargaan kepada SMPN 1 Garut

Related Posts

Bupati Garut Menerima Audiensi dari Gema BSP  di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Garut
deNews

Bupati Garut Menerima Audiensi dari Gema BSP di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Garut

Jumat, 21 Agustus 2026
HUT ke-81 RI, Bupati Garut Tekankan Gerakan Bersih Lingkungan dari Perkantoran hingga Sekolah
deNews

HUT ke-81 RI, Bupati Garut Tekankan Gerakan Bersih Lingkungan dari Perkantoran hingga Sekolah

Jumat, 21 Agustus 2026
Pemkab Garut Ajak 10 Orang dari Berbagai Instansi Ikuti Apel dan Gerakan ASRI Sambut HUT ke-81 RI
deNews

Pemkab Garut Ajak 10 Orang dari Berbagai Instansi Ikuti Apel dan Gerakan ASRI Sambut HUT ke-81 RI

Jumat, 21 Agustus 2026
Jalan Rusak Jadi Sorotan, DPRD dan Bupati Garut Sepakati Perbaikan Ruas Banjarwangi–Singajaya–Peundeuy
deNews

Jalan Rusak Jadi Sorotan, DPRD dan Bupati Garut Sepakati Perbaikan Ruas Banjarwangi–Singajaya–Peundeuy

Jumat, 21 Agustus 2026
Ciamis Dapat 561 Unit Bedah Rumah, Bupati Herdiat Dorong Gotong Royong Warga
deNews

Ciamis Dapat 561 Unit Bedah Rumah, Bupati Herdiat Dorong Gotong Royong Warga

Jumat, 21 Agustus 2026
Legislator F PKS DPRD, H. Dadang Suryana, S.Ip: Reses di Tengah Efisiensi Anggaran, Dewan Pastikan Aspirasi Warga Tetap Dikawal
deNews

Legislator F PKS DPRD, H. Dadang Suryana, S.Ip: Reses di Tengah Efisiensi Anggaran, Dewan Pastikan Aspirasi Warga Tetap Dikawal

Jumat, 21 Agustus 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Cerita Warga : Situs Makam Tumenggung Ardikusumah di Garut Disebut Makam Astana Kalong

Jumat, 30 Juni 2023

Peternakan Ayam Manggis Tepis Tudingan Perusahaan Tak Salurkan CSR

Senin, 4 November 2019

KabarDaerah

Aktifis PMII Garut Jadi Korban Premanisme, Dibacok Saat Parkir Motor

Jumat, 20 Oktober 2023

Desa Manyingsal Bagikan BLT Kepada Warga Terkena Dampak Covid-19

Selasa, 5 Mei 2020

Camat Pacet Tidak Memegang RAB Pisew 2020, Bagaimana Dengan Monevnya ?

Jumat, 2 Oktober 2020

Terkendala Biaya, Satu ODGJ Asal Cianjur Dipulangkan

Minggu, 6 September 2020

Pemerintah Desa Sarimahi Adakan Musdes Rencana Tentang Pemekaran Desa

Rabu, 7 Mei 2025
Foto : Bawaslu Menggelar Ngabuburit Pengawasan Bersama 10 organisasi

Ngabuburit Pengawasan oleh Bawaslu Ciamis, Menguatkan Partisipasi Masyarakat dalam Demokrasi

Selasa, 18 Maret 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste