• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Senin, Januari 5, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in Budaya

Padepokan Giri Jinawi Raharja Keliling Eropa Kenalkan Kesenian dan Budaya Sunda

bydejurnalcom
Kamis, 24 Oktober 2024
Reading Time: 2 mins read
Padepokan Giri Jinawi Raharja Keliling Eropa Kenalkan Kesenian dan Budaya Sunda
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung- Bulan September 2024 lalu dalang wayang golek Asep Sandi dan beberapa orang kru dari Padepokan Giri Jinawi Raharja Kabupaten Bandung keliling eropa. Namun baru dua negera Australi dan Serbia yang disinggahi.

“Seharusnya di bulan September kemarin ke 10 negara, tapi terkait konplik Timur Tengah, saya pulang dulu. Rencananya berangkat lagi pertengahan bulan November 2024,” kata Asep Sandi di padepokan Giri Jinawi Raharja, Desa Sulamukti Kecatamatan Katapang Kabupaten Bandung, Rabu (23/10/2024).

Kunjungan ke luar negeri itu, kata Asep Sandi membawa misi memperknalkan seni Sunda, di antaranya pertunjukan seperti wayang, tari (kemasan), atau lektur pengajaran kepada universitas , dan rumah budaya.

BacaJuga :

Meriahkan Kebersamaan Syukuran Hajat Lembur ‘Sayuran Sauyunan’ di Desa Girimulya Kecamatan Pacet

Alusmanis 75 Rayakan 50 Tahun dengan Aksi Nyata Tanam Pohon di Bantaran Sungai Cipalih

27 Desa dan Kelurahan Ciamis Dapatkan Stimulus Anugerah Sri Baduga 2025, PPDI Apresiasi dengan Catatan Kritis

Menurut Asep Sandi, biasanya pihak Kemendikbud, Disbudpar atau KBRI yang meminta pelaku seni atau budayawan daerah untuk memperkenalkan budaya atau kesenian garapannya ke luar negeri, namun dalam program ini Asep punya relasi beberapa orang akademisi dari luar negeri sehingga langsung meminta dari Padepokan Giri Jinawi Faharja untuk memperkenalkan kesenian ke eropa itu.

“September kemarin mereka yang dari Serbia, Swedia dan yang lainnya berkunjung ke Padepokan Giri Jinawi Raharja dan melihat penampilan para seniman di sini. Mereka meminta kerja sama. Jadi ini kegiatan rutin , setahun bisa 4-5 kali berangkat ke beberapa negara untuk memperkenalkan kesenian daerah,” kata Asep Sandi.

Sasaran dari misi memperkenallan kesenian itu kata Asep rata-rata universitas. “Selebihnya ke rumah budaya, seperti rumah boneka dan grup-grup musik. Kami juga konser kolaborasi dengan grup musik jazz di sana, ” ujar Asep.

Selain dirinya sebagia pimpinan Padepokan Giri Jinawi Raharja, yang juga sutradara dalam garapan pertunjukan lolabirasi , Asep juga membawa 7 orang kru. Mereka adalah ; Asep Kamajaya (dalang sepuh / sang ayah), Diang Tarnyangga (dalang), Peter Zilagy (managenem), Dasep Taufik Lukman (pangrawit), Bayu Candra (pangrawit), Muhammad Ilyas (pangrawit), dan Ridwan Zaenal Mutakin (penari).

Asep Sandi tidak membawa banyak peralatan musik, selain kecapi dan biola, karema sebagian tersedia di tempat yang akan ia kunjungi.

“Yang pleksibel karena wayang juga minimalis, sehingga hanya beberapa wayang yang dibawa, dan alat musik hanya kecapi dan biola, ” katanya.

Asep Sandi mengaku, bahasa yang digunakan dalam penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris. “Kebetulan saya pernah belajar sekian lama di Paris, jadi tak ada kendala menggunakan bahasa Inggris. Kecuali untuk pagelaran di part-part seperti kakawen, dialog raja itu menggunakan bahasa daerah, kita pakai skrin. Tapi kalau seperti pawongan kita pakai bahasa Inggris biar komunikasinya lebih dekat, ” kata Asep Sandi.

Respon terbaik terhadap kunjungan pengenalan seni Sunda menurut Asep yakni negara Hongara. Tapi rata-rata negara mereka beigitu care dengan budaya, hanya dari segi audien beda dengan di kita. Kalau di kita magelaran wayang bisa 4000- 5000 orang yang nonton, kalau di sana 20 orang
50 paling banyak 100 orang, tapi mereka fokus semua.

Asep Sandi mengaku job-job manggung ke daerah-daerah sesekali dijalani, namun ia lebih ingin memperkuat literasi. “Karena memang di Jawa Barat khususnya wayang juga yang lainnya itu minim referensi. Secara keilmuan tokoh-tokoh Jawa Barat itu belum banyak mengeluarkan buku atau masuk di jurnal, skripsi dan tesis. Itu yang ingin saya garap, yakni merencanakan perpustakaan digital. Misalkan budaya ngaruat dari mana, sedangkan secara fisik mendapatkan bukunya susah, tapi kalau ada buku digitalnya, tinggal klik. Itu tujuan utama saya , ” terang Asep.

Dengan adanya kerja sama dengan luar negeri, menurut Adep Sandi bisa ada korelasi. “Harapannya bisa membantu. Karema banyak manuskrip naskah-naskah yang di luar seperti di Nederlan Belanda. Naskah kita kan di sana jadi mudah-mudahan bisa dikrosing kan referensinya. Beda dengan Jawa, kuat reperensinya, ” terang Asep Sandi. * Sopandi

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Gebyar Peringatan HKN : melanjutkan Karya Membangun Generasi Sehat Berkualitas Zero New Stunting

Next Post

Andang Firman Menjadi Dewan Pengawas Perumdam Tirta Galuh

Related Posts

Pedagang Lokasana Pertanyakan Data Dishub, Klaim 299 Pengunjung Dinilai Tak Sesuai Fakta Lapangan
deNews

Pedagang Lokasana Pertanyakan Data Dishub, Klaim 299 Pengunjung Dinilai Tak Sesuai Fakta Lapangan

Senin, 5 Januari 2026
Kontroversi Gate Parkir Taman Lokasana, Dishub Ciamis Janji Evaluasi dan Cari Solusi Bersama Pedagang
deNews

Kontroversi Gate Parkir Taman Lokasana, Dishub Ciamis Janji Evaluasi dan Cari Solusi Bersama Pedagang

Senin, 5 Januari 2026
Budaya

Dalang Khanha Giri Harja 2 Putu di Bulan Perdana 2026 Baru Punya Tiga Agenda Manggung

Senin, 5 Januari 2026
Meriahkan Kebersamaan Syukuran Hajat Lembur ‘Sayuran Sauyunan’ di Desa Girimulya Kecamatan Pacet
deNews

Meriahkan Kebersamaan Syukuran Hajat Lembur ‘Sayuran Sauyunan’ di Desa Girimulya Kecamatan Pacet

Senin, 5 Januari 2026
Alusmanis 75 Rayakan 50 Tahun dengan Aksi Nyata Tanam Pohon di Bantaran Sungai Cipalih
deNews

Alusmanis 75 Rayakan 50 Tahun dengan Aksi Nyata Tanam Pohon di Bantaran Sungai Cipalih

Minggu, 4 Januari 2026
27 Desa dan Kelurahan Ciamis Dapatkan Stimulus Anugerah Sri Baduga 2025, PPDI Apresiasi dengan Catatan Kritis
GerbangDesa

27 Desa dan Kelurahan Ciamis Dapatkan Stimulus Anugerah Sri Baduga 2025, PPDI Apresiasi dengan Catatan Kritis

Minggu, 4 Januari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Diam-Diam, Segel Pengawasan Pelanggaran Perda Peternakan Ayam Manggis Dicabut?

Kamis, 7 November 2019

Audiensi SEGI Garut Pertanyakan Mekanisme Potongan Zakat Profesi Guru, Ini Hasilnya

Rabu, 2 Juni 2021

KabarDaerah

Dahana Apresiasi Peran Media Subang Lewat Media Gathering

Selasa, 7 Oktober 2025

Makam Astana Gede “Tunggul Rahayu ” Purwakarta Dijadikan Percontohan Untuk Kabupaten Bandung Barat

Jumat, 5 Juni 2020

Bupati Bandung: Guru Ngaji Datang ke Sekolah, 80 Persen Siswa TK sampai SMP Bisa Baca Al-Qur’an

Senin, 9 September 2024
Foto : Ir. Djafar Shiddiq M.Si, Kabid Dalduk, Penyuluhan dan Penggerakan DP2KBP3A Ciamis saat menerima penghargaan Juara 1 Teladan KB

Raih Juara 1 Pembina Teladan KB Tingkat Jabar, Dinas P2KBP3A Tambah Koleksi Prestasi Kabupaten Ciamis.

Rabu, 25 Desember 2024

Kunjungan kerja Menteri Lingkungan Hidup dan Menteri Agama, Polisi TNI dan Dishub Lakukan Pengamanan

Minggu, 9 Maret 2025

Disdik Purwakarta Sosialisasi PPDB Secara Masif

Kamis, 13 Juni 2019

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste