Dejurnal.com, Bogor – Jumlah arus balik pemudik dan puncak wisata lebaran diprediksi akan terjadi pada akhir pekan tanggal 4-6 April 20025. Antipasi terhadap hal itu Direktorat Lalu Lintas atau Dirlantas Polda Jawa Barat menyiapkan beberapa opsi rekayasa lalu lintas untuk mengurangi kepadatan lalu lintas, seperti buka tutup hingga one way atau jalur searah.
“Polda Jabar sudah menerapkan one way lokal sejak tanggal 3, karena sudah ada pemudik yang sudah mulai kembali ditambah naiknya arus wisatawan,” kata Direktur Dirlantas Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Dodi Darjanto, Rabu malam (2/4/2025).
Memasuki H+4 idul fitri ini, kata dia, arus kendaraan di pelbagai ruas jalan di Jawa Barat sudah mulai mengalami kenaikan. Khusus di kawasan Puncak Bogor, Dodi mengatakan peningkatan arus disebabkan naiknya volume kendaraan wisatawan dari Jabodetabek.
Dodi berujar sejak awal libur lebaran jumlah kendaraan yang masuk ke Puncak hingga hari ini sudah mencapai sekitar 600 ribu kendaraan. “Hari ini aja tercatat sekitar 88 ribu kendaraan. Padahal Puncak itu hanya bisa menampung sekitar 70 ribu kendaraan, sehingga wajar terjadi kepadatan arus lalu lintas,” kata Dodi.
Selain mempersiapkan manajemen rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan puncak arus balik dan wisata, Dodi mengatakan Dirlantas juga sudah memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak memenuhi rest area. Sebab, Dodi menyebut, salah satu kemacetan terjadi karena volume kendaraan di tempat peristirahatan melebihi kapasitas hingga meluber ke jalan.
“Nah itu kan membahayakan dan bisa menyebabkan kecelakaan. Sebab itu, kami imbau warga yang hendak balik dari mudik untuk mempersiapkan diri sejak dari rumah dan mengisi penuh bahan bakar. Jadi hal itu bisa meminimalisasi kepadatan di rest area,” kata Dodi.***One
Discussion about this post