• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Jumat, Januari 2, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Kualitas Sungai Ciseel Masih Aman, DPRKPLH Ciamis Pastikan Baku Mutu Terpenuhi Meski Keruh Secara Visual

bydejurnalcom
Senin, 17 November 2025
Reading Time: 2 mins read
Kualitas Sungai Ciseel Masih Aman, DPRKPLH Ciamis Pastikan Baku Mutu Terpenuhi Meski Keruh Secara Visual
ShareTweetSend

Ciamis, deJurnal,- Di tengah kekhawatiran masyarakat terkait kondisi Sungai Ciseel yang kerap tampak keruh dan kecokelatan.

Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Ciamis memastikan bahwa kualitas air sungai tersebut masih memenuhi baku mutu lingkungan kelas 2 sesuai ketentuan PP No. 22 Tahun 2021.

Kepastian tersebut disampaikan oleh Kabid Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup, Rini Valianti, ST., MT., MSc., setelah memaparkan hasil pemantauan rutin yang dilakukan pada Februari dan September 2025.

BacaJuga :

Tak Hanya Alun-alun, Jalan Koperasi Jadi Spot Malam Tahun Baru Penuh Nostalgia

Kades Mandalahaji Bangga Warganya Senang dan Gembira Dapat Bantuan BLTS – Kesra

Proyek Rekonstruksi Jalan Pasirwangi-Darajat Senilai Rp 1,9 Milyar Disoal, 2025 Berlalu Pekerjaan Belum Tuntas?

Sungai Ciseel yang membentang dari Kabupaten Tasikmalaya dan masuk ke wilayah Ciamis, Cidolog, Pamarican, hingga Purwodadi, kerap menjadi sorotan publik.

Warna air yang cokelat dan keruh sering memicu dugaan pencemaran. Namun DPRKPLH menegaskan bahwa keruh tidak selalu berarti tercemar.

“Karakteristik Sungai Ciseel memang mirip dengan Cimuntur cenderung kecokelatan karena faktor alami. Parameter laboratorium menunjukkan kualitasnya masih aman dan memenuhi baku mutu kelas 2,” jelas Rini Senin (17/11/2025)

Diungkapkan Rini hasil pemantauan diambil dari tiga titik yaitu, Cidolog, Pamarican dan Purwodadi menunjukkan kondisi air yang stabil.

“Kondisi tersebut dalam kategori aman baik pada musim kemarau maupun musim hujan, dan tidak menunjukkan pencemaran berat sebagaimana dikhawatirkan masyarakat,” tuturnya.

Lebih lanjut Rini menjelaskan sesuai amanat UU No. 32 Tahun 2009 dan PP No. 22 Tahun 2021, DPRKPLH Ciamis melakukan uji kualitas air sungai dua kali dalam setahun setiap musim kemarau dan musim penghujan.

“Kualitas air sungai sangat dinamis, sehingga pemeriksaan rutin menjadi penting untuk mengetahui perubahan parameter. Untuk Sungai Ciseel, hasilnya konsisten memenuhi baku mutu, meski beberapa parameter menunjukkan pencemaran ringan yang masih dapat dikendalikan,” kata Rini.

Rini menyebutkan pemantauan terbaru pada September 2025 memperkuat hasil uji sebelumnya pada Februari, di mana Sungai Ciseel tetap berada pada kategori memenuhi baku mutu kelas 2.

Rini juga menjelaskan bahwa potensi pencemaran di aliran Ciseel lebih banyak dipengaruhi aktivitas domestik masyarakat di sepanjang sungai, bukan dari industri besar.

“Industri di Ciamis mayoritas UMKM. Pembinaan pengelolaan limbah rutin kami lakukan. Jadi jika ada perubahan warna air, tidak serta-merta menunjuk limbah industri, apalagi skala besar karena memang tidak ada,” tegasnya.

Rini menyampaikan karakteristik warna cokelat di sungai khususnya di sungai Ciseel juga dipengaruhi oleh sedimen alami dari hulu, percampuran air dari anak-anak sungai, kondisi geologi kawasan, serta intensitas hujan.

“Semua faktor ini bersifat alami, bukan indikator pencemaran berbahaya,” imbuhnya

Meski pemantauan rutin menunjukkan kondisi aman, Rini menegaskan bahwa DPRKPLH tetap membuka ruang pengaduan masyarakat. Setiap laporan akan ditindaklanjuti dengan pengumpulan data tambahan atau sampling ulang.

“Jika ada pengaduan, kami lakukan pemeriksaan ke lapangan dan uji ulang. Data ilmiah sangat penting agar penanganan tepat sasaran,” ujarnya

Dari puluhan sungai di Ciamis, terdapat 15 sungai besar yang menjadi titik pemantauan berkala. Edukasi kepada masyarakat tentang parameter ilmiah kualitas air juga penting agar tidak salah menginterpretasikan kondisi visual sungai, masyarakat juga harus terlibat aktif menjaga kebersihan sungai.

“Sungai merupakan sumber bagi kehidupan masyarakat. Pemerintah akan terus melakukan pemantauan, tetapi upaya menjaga sungai harus dilakukan bersama,” tutupnya. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Tak Diberi Ruang Sampaikan Pandangan Umum di Sidang Paripurna, PDIP Garut : Pangkas Hak Konstitusional Fraksi

Next Post

Sidang Paripurna DPRD Garut Bahas Raperda APBD 2026 Diwarnai Aksi Walk Out Fraksi PDIP

Related Posts

Refleksi Akhir Tahun 2025, Film Pendek Warnai Malam Tahun Baru Bersama Polres Ciamis dan IJTI Galuh Raya
deNews

Refleksi Akhir Tahun 2025, Film Pendek Warnai Malam Tahun Baru Bersama Polres Ciamis dan IJTI Galuh Raya

Kamis, 1 Januari 2026
Polsek Pagaden Giat Apel  Gabungan Pengamanan Tahun Baru 2026
Hukum dan Kriminal

Polsek Pagaden Giat Apel Gabungan Pengamanan Tahun Baru 2026

Kamis, 1 Januari 2026
Gaspol ! Momen Pergantian Tahun Baru 2026, Satpol PP Garut Sita Ratusan Botol Miras
Hukum dan Kriminal

Gaspol ! Momen Pergantian Tahun Baru 2026, Satpol PP Garut Sita Ratusan Botol Miras

Kamis, 1 Januari 2026
Tak Hanya Alun-alun, Jalan Koperasi Jadi Spot Malam Tahun Baru Penuh Nostalgia
deWisata

Tak Hanya Alun-alun, Jalan Koperasi Jadi Spot Malam Tahun Baru Penuh Nostalgia

Kamis, 1 Januari 2026
Kades Mandalahaji Bangga Warganya Senang dan Gembira Dapat Bantuan BLTS – Kesra
deNews

Kades Mandalahaji Bangga Warganya Senang dan Gembira Dapat Bantuan BLTS – Kesra

Kamis, 1 Januari 2026
deNews

Proyek Rekonstruksi Jalan Pasirwangi-Darajat Senilai Rp 1,9 Milyar Disoal, 2025 Berlalu Pekerjaan Belum Tuntas?

Kamis, 1 Januari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Diam-Diam, Segel Pengawasan Pelanggaran Perda Peternakan Ayam Manggis Dicabut?

Kamis, 7 November 2019

Cerita Warga : Situs Makam Tumenggung Ardikusumah di Garut Disebut Makam Astana Kalong

Jumat, 30 Juni 2023

KabarDaerah

Aksi Menyikapi 100 Hari Kepemimpinan Syakur-Putri, Ini Pandangan Ceng Mujib

Rabu, 11 Juni 2025

Purwakarta Raih Penghargaan Sebagai Kabupaten Peduli HAM

Senin, 14 Desember 2020

Optimalisasi Transformasi Posyandu Melalui Sipandu Bedas Digelar di Kecamatan Pacet

Kamis, 25 September 2025
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin Bersama Ketua PDI Perjuangan Yudha Puja Turnawan (kanan) sedang memberikan bingkisan kepada anak yatim.

PDI Perjuangan Garut Undang Pekerja Sektor Informal Buka Bersama, Salah Satunya Pemulung Sampah

Sabtu, 29 Maret 2025

Polres Garut Selidiki Kasus Penyerangan dan Perusakan Rumah Seorang Wartawan

Jumat, 18 September 2020

Pemdes Mayak Bersama Agraria Institute Gelar Edukasi Pertanahan

Kamis, 6 Januari 2022

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste