• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Senin, Desember 15, 2025
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Kualitas Sungai Ciseel Masih Aman, DPRKPLH Ciamis Pastikan Baku Mutu Terpenuhi Meski Keruh Secara Visual

bydejurnalcom
Senin, 17 November 2025
Reading Time: 2 mins read
Kualitas Sungai Ciseel Masih Aman, DPRKPLH Ciamis Pastikan Baku Mutu Terpenuhi Meski Keruh Secara Visual
ShareTweetSend

Ciamis, deJurnal,- Di tengah kekhawatiran masyarakat terkait kondisi Sungai Ciseel yang kerap tampak keruh dan kecokelatan.

Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Ciamis memastikan bahwa kualitas air sungai tersebut masih memenuhi baku mutu lingkungan kelas 2 sesuai ketentuan PP No. 22 Tahun 2021.

Kepastian tersebut disampaikan oleh Kabid Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup, Rini Valianti, ST., MT., MSc., setelah memaparkan hasil pemantauan rutin yang dilakukan pada Februari dan September 2025.

BacaJuga :

Partai Golkar Garut Gelar Pendidikan Politik Berbasis Data Roadmap

Sindangkasih Buktikan Daya Saing Daerah, Sabet Peringkat 3 Terbaik Sinergitas Kecamatan se-Jawa Barat 2025

Pernah Makan Mie Ayam Disajikan Dalam Coet? Rasakan Sensasi Kenikmatannya di Kedai Mie Ayam Coet Juara

Sungai Ciseel yang membentang dari Kabupaten Tasikmalaya dan masuk ke wilayah Ciamis, Cidolog, Pamarican, hingga Purwodadi, kerap menjadi sorotan publik.

Warna air yang cokelat dan keruh sering memicu dugaan pencemaran. Namun DPRKPLH menegaskan bahwa keruh tidak selalu berarti tercemar.

“Karakteristik Sungai Ciseel memang mirip dengan Cimuntur cenderung kecokelatan karena faktor alami. Parameter laboratorium menunjukkan kualitasnya masih aman dan memenuhi baku mutu kelas 2,” jelas Rini Senin (17/11/2025)

Diungkapkan Rini hasil pemantauan diambil dari tiga titik yaitu, Cidolog, Pamarican dan Purwodadi menunjukkan kondisi air yang stabil.

“Kondisi tersebut dalam kategori aman baik pada musim kemarau maupun musim hujan, dan tidak menunjukkan pencemaran berat sebagaimana dikhawatirkan masyarakat,” tuturnya.

Lebih lanjut Rini menjelaskan sesuai amanat UU No. 32 Tahun 2009 dan PP No. 22 Tahun 2021, DPRKPLH Ciamis melakukan uji kualitas air sungai dua kali dalam setahun setiap musim kemarau dan musim penghujan.

“Kualitas air sungai sangat dinamis, sehingga pemeriksaan rutin menjadi penting untuk mengetahui perubahan parameter. Untuk Sungai Ciseel, hasilnya konsisten memenuhi baku mutu, meski beberapa parameter menunjukkan pencemaran ringan yang masih dapat dikendalikan,” kata Rini.

Rini menyebutkan pemantauan terbaru pada September 2025 memperkuat hasil uji sebelumnya pada Februari, di mana Sungai Ciseel tetap berada pada kategori memenuhi baku mutu kelas 2.

Rini juga menjelaskan bahwa potensi pencemaran di aliran Ciseel lebih banyak dipengaruhi aktivitas domestik masyarakat di sepanjang sungai, bukan dari industri besar.

“Industri di Ciamis mayoritas UMKM. Pembinaan pengelolaan limbah rutin kami lakukan. Jadi jika ada perubahan warna air, tidak serta-merta menunjuk limbah industri, apalagi skala besar karena memang tidak ada,” tegasnya.

Rini menyampaikan karakteristik warna cokelat di sungai khususnya di sungai Ciseel juga dipengaruhi oleh sedimen alami dari hulu, percampuran air dari anak-anak sungai, kondisi geologi kawasan, serta intensitas hujan.

“Semua faktor ini bersifat alami, bukan indikator pencemaran berbahaya,” imbuhnya

Meski pemantauan rutin menunjukkan kondisi aman, Rini menegaskan bahwa DPRKPLH tetap membuka ruang pengaduan masyarakat. Setiap laporan akan ditindaklanjuti dengan pengumpulan data tambahan atau sampling ulang.

“Jika ada pengaduan, kami lakukan pemeriksaan ke lapangan dan uji ulang. Data ilmiah sangat penting agar penanganan tepat sasaran,” ujarnya

Dari puluhan sungai di Ciamis, terdapat 15 sungai besar yang menjadi titik pemantauan berkala. Edukasi kepada masyarakat tentang parameter ilmiah kualitas air juga penting agar tidak salah menginterpretasikan kondisi visual sungai, masyarakat juga harus terlibat aktif menjaga kebersihan sungai.

“Sungai merupakan sumber bagi kehidupan masyarakat. Pemerintah akan terus melakukan pemantauan, tetapi upaya menjaga sungai harus dilakukan bersama,” tutupnya. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Tak Diberi Ruang Sampaikan Pandangan Umum di Sidang Paripurna, PDIP Garut : Pangkas Hak Konstitusional Fraksi

Next Post

Sidang Paripurna DPRD Garut Bahas Raperda APBD 2026 Diwarnai Aksi Walk Out Fraksi PDIP

Related Posts

Resbob Yang Diduga Pelaku Ujaran Kebencian Masih diburu Polisi
deNews

Resbob Yang Diduga Pelaku Ujaran Kebencian Masih diburu Polisi

Minggu, 14 Desember 2025
Dikpol Partai Golkar, MQ. Iswara : Strategi Menuju Kemenangan Pemilu 2029
Regional

Dikpol Partai Golkar, MQ. Iswara : Strategi Menuju Kemenangan Pemilu 2029

Minggu, 14 Desember 2025
Sindangrasa Tunjukkan Kinerja Nyata Saat Verifikasi Lapangan Anugerah Gapura Sri Baduga Jabar 2025
deNews

Sindangrasa Tunjukkan Kinerja Nyata Saat Verifikasi Lapangan Anugerah Gapura Sri Baduga Jabar 2025

Sabtu, 13 Desember 2025
Partai Golkar Garut Gelar Pendidikan Politik Berbasis Data Roadmap
dePolitik

Partai Golkar Garut Gelar Pendidikan Politik Berbasis Data Roadmap

Sabtu, 13 Desember 2025
Sindangkasih Buktikan Daya Saing Daerah, Sabet Peringkat 3 Terbaik Sinergitas Kecamatan se-Jawa Barat 2025
deNews

Sindangkasih Buktikan Daya Saing Daerah, Sabet Peringkat 3 Terbaik Sinergitas Kecamatan se-Jawa Barat 2025

Jumat, 12 Desember 2025
Pernah Makan Mie Ayam Disajikan Dalam Coet? Rasakan Sensasi Kenikmatannya di Kedai Mie Ayam Coet Juara
deBisnis

Pernah Makan Mie Ayam Disajikan Dalam Coet? Rasakan Sensasi Kenikmatannya di Kedai Mie Ayam Coet Juara

Jumat, 12 Desember 2025

ADVERTISEMENT

DeepReport

Andrianto (kiri) saat bersama Siti Mamduhah, Ketua DKKG Kang Jiwan dan salah satu legislator Garut Syamsudin saat berziarah ke makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong, bebebrapa waktu lalu.

Kini, Makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong Garut Banyak Diziarahi Tokoh Masyarakat

Sabtu, 22 Juli 2023

Garut Gaduh! Ada Isu Makam Raden Tumenggung Ardikusumah Digali, Ini Fakta Sebenarnya

Senin, 14 Agustus 2023

KabarDaerah

Ketua Fraksi PKB DPRD Garut Bagikan Ratusan Paket Sembako Di Karangsari Leuwigoong

Sabtu, 6 Juni 2020

FKPBN Gelar Ekspedisi Touring Jawa-Bali, Gali Kearifan Lokal dan Torehkan Prestasi di Dunia Perfilman

Senin, 28 April 2025

Ratusan Buruh PT. Danbi International Demo, Tuntut Kepastian Hak Pasca PHK Massal

Rabu, 11 Juni 2025

Festival Eksplorasi Pariwisata Kabupaten Sukabumi 2025. Sekda : Bukan Sebatas Destinasi Tapi Industri Kreatif

Sabtu, 22 November 2025

Kapolres Purwakarta Sampaikan Belasungkawa ke Rumah Duka Bupati Purwakarta

Selasa, 28 Oktober 2025

Penganiayaan Terhadap Siswa Kelas 3, Kepala SDN 1 Cikoneng Tepis Tudingan Pihak Sekolah Lalai

Selasa, 11 Februari 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste