Ciamis, deJurnal,- Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah Ciamis, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Ciamis, menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih predikat UPTD Kinerja Terbaik pada penilaian bulan Desember 2025.
Tak hanya itu, UPTD Ciamis juga berhasil mengantarkan salah satu pegawainya, Firdaus Fadillah, sebagai Admin UPTD Terbaik, sekaligus menunjukkan konsistensi kinerja kolektif yang berdampak langsung terhadap capaian pendapatan daerah.

Kepala UPTD Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah Ciamis, Dede Mulyono, S.AP., menjelaskan penilaian dilakukan secara objektif selama satu bulan, mencakup berbagai kategori pegawai dan unit kerja di lingkungan Bapenda Kabupaten Ciamis.
“Penilaian dilakukan selama bulan Desember 2025 dengan beberapa kategori, di antaranya karyawan terbaik, ASN PPPK terbaik, Admin Bapenda terbaik, Admin UPTD terbaik, hingga cleaning service,” ujar Dede Mulyono saat ditemui di kantornya Selasa (06/01/2026).
Selain UPTD Ciamis, terdapat enam UPTD yang masuk dalam penilaian kinerja, yakni UPTD Ciamis, Banjarsari, Rancah, Kawali, Panjalu, dan Cihaurbeuti.
Menurut Dede, keberhasilan UPTD Ciamis tidak terlepas dari capaian kinerja pendapatan yang melampaui target.
Diterangkan Dede sepanjang tahun 2025, realisasi pendapatan UPTD Ciamis tercatat mencapai 123,2 persen dari target yang ditetapkan.
“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran. Alhamdulillah, realisasi target pendapatan tahun 2025 di UPTD Ciamis mencapai 123,2 persen,” jelasnya.
Dede menuturkan UPTD Ciamis sendiri melayani masyarakat dan wajib pajak yang meliputi wilayah Kecamatan Ciamis, Cidolog, Cimaragas, Baregbeg, serta sebagian Kecamatan Cijeungjing.
Cakupan wilayah yang luas tersebut, lanjut Dede, justru menjadi tantangan sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.
“Bagi kami, penilaian ini bukan menjadi beban, tetapi menjadi motivasi agar ke depan bisa bekerja lebih baik lagi,” ungkapnya.
Dede menegaskan pihaknya tidak pernah bekerja dengan orientasi untuk dinilai atau mengejar penghargaan. Prinsip utama yang selalu ditanamkan kepada seluruh pegawai adalah bekerja dengan sepenuh hati sebagai bentuk tanggung jawab pelayanan publik.
“Kami bekerja bukan untuk dinilai, tetapi sebagai kewajiban memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mendukung pemerintahan Bupati Ciamis, Bapak Dr. H. Herdiat Sunarya, sesuai visi dan misi beliau, khususnya di bidang pelayanan dan optimalisasi pajak daerah,” tegas Dede.
Dede menambahkan prestasi yang diraih UPTD Ciamis, merupakan sebuah bukti bahwa kerja nyata, keikhlasan, dan rasa tanggung jawab yang dijalankan secara konsisten akan membuahkan hasil positif, baik bagi organisasi maupun masyarakat.
“Kerja ikhlas dan tanggung jawab adalah keharusan. Ketika itu dijalankan bersama-sama, hasilnya akan mengikuti,” pungkasnya. (Nay Sunarti)















