Ciamis, deJurnal,- Upaya pencegahan kekerasan seksual di kalangan remaja tidak cukup hanya berhenti pada wacana dan kampanye. Kesadaran itu yang mendorong Korps PMII Putri (KOPRI) Cabang Ciamis melangkah lebih jauh dengan meluncurkan Pocket Book Pencegahan dan Penanganan Kasus Kekerasan Seksual (PPKS), sebagai panduan praktis berbasis realitas lokal.
Peluncuran buku saku tersebut dilakukan dalam rangkaian Opening Ceremony Konferensi Cabang (KONFERCAB) Ke-XVIII PC PMII Ciamis yang digelar di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Ciamis, Sabtu (7/2/2026).
Ketua KOPRI Cabang Ciamis, Sarah Annisya menyampaikan Pocket book PPKS menjadi legacy karya akhir kepengurusan KOPRI Cabang Ciamis.
“Buku saku ini juga sekaligus wujud kontribusi intelektual dan sosial kader perempuan dalam merespons persoalan kekerasan seksual yang masih menjadi tantangan serius di daerah,” ujarnya.
Dikatakan Sarah penyusunan buku saku berangkat dari refleksi kritis atas kondisi sosial masyarakat, khususnya yang dihadapi perempuan dan anak.
“Di akhir kepengurusan, kami ingin meninggalkan sebuah karya yang lahir dari keresahan, lalu diwujudkan dalam bentuk kepedulian nyata. Dari situlah Pocket Book PPKS ini disusun,” terangnya.
Ia mengungkapkan, tingginya kasus kekerasan seksual, rendahnya angka pelaporan, kuatnya stigma terhadap korban, serta keterbatasan literasi publik menjadi latar belakang utama lahirnya buku saku tersebut.
“Pocket book ini disusun secara kontekstual, memuat definisi kekerasan dan pelecehan seksual, strategi pencegahan, mekanisme pelaporan, hingga rujukan layanan lokal yang bisa diakses masyarakat,” ungkapnya.
Menurut Sarah, peluncuran buku tersebut merupakan bentuk transformasi gerakan ideologis menjadi instrumen praksis yang dapat digunakan langsung oleh remaja, sekolah, dan komunitas.
“Kesadaran gender tidak boleh berhenti di ruang diskusi. Ia harus hadir di ruang pendidikan dan komunitas akar rumput, dalam bentuk yang mudah dipahami dan aplikatif,” tegasnya.
Sarah menambahkan Soft Launching Pocket Book PPKS merupakan bagian dari rangkaian Opening Ceremony KONFERCAB Ke-XVIII PC PMII Ciamis, forum konsolidasi kader dan regenerasi kepemimpinan PMII dan KOPRI yang menjadi momentum strategis dalam merumuskan arah dan wajah gerakan organisasi ke depan.
Inisiatif KOPRI Cabang Ciamis tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Ciamis. Dalam sambutannya Bupati Ciamis Dr. H Herdiat Sunarya yang diwakili oleh Dr. Aef Saefulloh, M.Si, Kepala Bapenda Kabupaten Ciamis, menilai peluncuran pocket book sebagai karya solutif yang relevan dengan kebutuhan remaja.
“Kami merasa bersyukur dan bangga. KOPRI menunjukkan kepedulian terhadap persoalan sosial di daerah dan mampu menghadirkan karya yang solutif, khususnya dalam konteks pencegahan kekerasan dan pelecehan seksual,” tuturnya.
Dengan diluncurkannya buku saku tersebut, lanjut Aef dapat menjadi pedoman dan pegangan bagi remaja tingkat SLTP dan SLTA.
“Buku saku juga sekaligus dapat menjadi langkah preventif dalam menekan angka kekerasan seksual di Kabupaten Ciamis melalui pendekatan edukasi dan literasi publik,” imbuhnya.
Panduan Praktis untuk Sekolah dan Komunitas
Aef mengapresiasi Pocket Book PPKS KOPRI Cabang Ciamis yang dirancang dengan bentuk panduan ringkas, mudah dipahami, dan aplikatif bagi pelajar, pendidik, serta komunitas masyarakat.
Aef berharap buku tersebut mampu memperkuat literasi gender sekaligus membangun ekosistem perlindungan korban di tingkat lokal.
“Peluncuran buku saku ini menunjukan komitmen KOPRI Cabang Ciamis dalam membangun gerakan advokasi berbasis pengetahuan, pendidikan, dan pengorganisasian masyarakat, diharapkan kontribusi gerakan perempuan ini dapat mewujudkan pembangunan sosial yang inklusif dan berkeadilan gender,” pungkasnya. (Nay Sunarti)















