• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Kamis, November 5, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Jurnalis Fakta Garut Alami Intimidasi Saat Meliput dan Merekam Sebuah Keributan

bydejurnalcom
Senin, 23 Maret 2026
Reading Time: 2 mins read
Jurnalis Fakta Garut Alami Intimidasi Saat Meliput dan Merekam Sebuah Keributan
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut — Seorang jurnalis, Indra Ramdani, yang juga Pemimpin Redaksi media online Fakta Garut, menjadi korban intimidasi hingga kekerasan fisik saat meliput sebuah keributan. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis malam (20/3/2026) di kawasan Jalan Pramuka, Kecamatan Garut Kota, tepatnya di sekitar ruko seberang Superindo, tidak jauh dari Kantor Kecamatan Garut Kota.

Kronologi bermula saat Indra baru saja keluar dari Kantor Kecamatan Garut Kota usai mengikuti kegiatan pemetaan lokasi pendirian posko mudik bersama pengurus DPD Sundawani Indonesia. Tak jauh dari lokasi, ia melihat kerumunan warga yang terlibat keributan. Sebagai jurnalis, ia langsung mengambil inisiatif untuk merekam kejadian.

“Saya melihat ada keributan di depan ruko seberang Superindo, lalu spontan mengambil gambar. Tapi mereka malah menyerang karena saya merekam,” tuturnya.

BacaJuga :

Comeback Dramatis! Persib Bandung Taklukkan Melbourne Victory 2-1, Maung Bandung Lolos ke 16 Besar ACL Two

SDN 2 Cianting Utara Masuk Monitoring Kejari Purwakarta, Kepsek Hasan Basri Dukung Pengawalan Program Revitalisasi

Kepsek Jamilah Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan TK Al Irfan, Masuk Agenda Monitoring Kejari Purwakarta

Namun, aktivitas tersebut justru memicu reaksi agresif dari sejumlah orang di lokasi. Indra mengaku langsung diserang secara verbal maupun fisik, serta dipaksa menghentikan proses peliputan.

Indra Ramdani mengungkapkan bahwa dirinya mengalami intimidasi, perampasan barang pribadi, hingga tindakan kekerasan saat mencoba meliput sebuah keributan di lokasi kejadian. Telepon genggam dan kartu identitas pers miliknya sempat dirampas oleh pelaku.

“Alhamdulillah, hari itu juga HP saya sudah kembali, namun kondisinya rusak dan harus diperbaiki, itupun oleh kuasa hukum,” ujarnya.

Meski telah menjelaskan identitasnya sebagai wartawan, lanjut Indra, pada saat kejadian pelaku tetap bersikap kasar dan memintanya meninggalkan lokasi. Bahkan, kunci remote sepeda motor miliknya sempat dikuasai, membuatnya tidak bisa segera meninggalkan tempat kejadian. Belakangan diketahui, keributan bermula karena dipicu penarikan kendaraan oleh oknum leasing yang memancing emosi warga hingga terjadi adu mulut dan ketegangan di lokasi.

Kasus ini sempat dimediasi di tingkat Polsek Garut Kota dan menghasilkan kesepakatan damai antara kedua pihak. Namun demikian, Indra menyebutkan bahwa hingga saat ini sejumlah poin dalam kesepakatan tersebut belum dipenuhi oleh pelaku.

Kuasa hukum Indra, Evan Saepul Rohman, SH., MM, menyampaikan kekecewaannya terhadap sikap pelaku yang dinilai tidak menunjukkan itikad baik.

“Kesepakatan sudah dibuat di hadapan pihak kepolisian, tetapi hingga kini belum dijalankan. Ini menjadi preseden buruk bagi perlindungan jurnalis,” tegasnya, Senin (23/3/2026).

Peristiwa ini memicu keprihatinan luas di kalangan insan pers di Garut. Mereka mendesak aparat penegak hukum untuk tidak hanya memfasilitasi mediasi, tetapi juga memberikan perlindungan nyata serta menindak tegas pelaku kekerasan.

Insiden ini menjadi pengingat bahwa tugas jurnalistik di lapangan masih menyimpan risiko tinggi. Tanpa jaminan keamanan, kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi berpotensi terus tergerus oleh praktik intimidasi dan kekerasan.

Sejumlah organisasi seperti Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Garut, Pemersatu Wartawan Reformasi Indonesia (PWRI) DPC Garut, Aliansi Wartawan Indonesia (AWI), bersama organisasi lainnya, secara tegas mengecam tindakan intimidasi dan kekerasan yang dialami korban. Mereka menilai kejadian ini sebagai ancaman serius terhadap independensi dan keselamatan kerja jurnalis.***Red

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Kapolsek Pagaden Turun All Out Semua Aman terkendali Zero Gangguan Saat Lebaran

Next Post

Pererat Silaturahmi di Momen Lebaran, Yudha Puja Turnawan Gelar Donor Darah di DPRD Garut

Related Posts

Janji Bangkit Belum Terwujud, PSGC Ciamis Dihantam PSS Sleman 0-6
deNews

Janji Bangkit Belum Terwujud, PSGC Ciamis Dihantam PSS Sleman 0-6

Rabu, 4 November 2026
68 Dapur MBG Priangan Timur Bersuara, Minta BGN Evaluasi Kebijakan
deNews

68 Dapur MBG Priangan Timur Bersuara, Minta BGN Evaluasi Kebijakan

Rabu, 4 November 2026
Kapolres Cianjur AKBP Beddy Suwendi Rangkul PWI,Perkuat Sinergi dan Keterbukaan Informasi
deNews

Kapolres Cianjur AKBP Beddy Suwendi Rangkul PWI,Perkuat Sinergi dan Keterbukaan Informasi

Rabu, 4 November 2026
Comeback Dramatis! Persib Bandung Taklukkan Melbourne Victory 2-1, Maung Bandung Lolos ke 16 Besar ACL Two
deNews

Comeback Dramatis! Persib Bandung Taklukkan Melbourne Victory 2-1, Maung Bandung Lolos ke 16 Besar ACL Two

Rabu, 4 November 2026
SDN 2 Cianting Utara Masuk Monitoring Kejari Purwakarta, Kepsek Hasan Basri Dukung Pengawalan Program Revitalisasi
deEdukasi

SDN 2 Cianting Utara Masuk Monitoring Kejari Purwakarta, Kepsek Hasan Basri Dukung Pengawalan Program Revitalisasi

Rabu, 4 November 2026
Kepsek Jamilah Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan TK Al Irfan, Masuk Agenda Monitoring Kejari Purwakarta
deEdukasi

Kepsek Jamilah Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan TK Al Irfan, Masuk Agenda Monitoring Kejari Purwakarta

Rabu, 4 November 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Audiensi SEGI Garut Pertanyakan Mekanisme Potongan Zakat Profesi Guru, Ini Hasilnya

Rabu, 2 Juni 2021
Andrianto (kiri) saat bersama Siti Mamduhah, Ketua DKKG Kang Jiwan dan salah satu legislator Garut Syamsudin saat berziarah ke makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong, bebebrapa waktu lalu.

Kini, Makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong Garut Banyak Diziarahi Tokoh Masyarakat

Sabtu, 22 Juli 2023

KabarDaerah

SDN 3 Pakuwon Pasca Libur Idul Fitri 1446 H, Dikunjungi Wabup Garut

Rabu, 9 April 2025

Anggaran Perubahan Ditolak DPRD, Kades Rahayu Minta Kalau Bisa Bupati Keluarkan Diskresi

Jumat, 25 September 2020

GOPAN Priangan Timur Bawa Siswa SMK IPP Ciamis ke ILDEX 2026, Kenali Teknologi Industri Perunggasan Dunia

Rabu, 16 September 2026

Polres Purwakarta Tetapkan Mantan Kades Pangkalan Sebagai Tersangka Kasus Korupsi Dana Desa

Kamis, 30 Januari 2025

Ini Alasan Dadang Supriatna Berlabuh ke Partai Lain

Sabtu, 8 Agustus 2020

Nyaneut Festival ke-12 Semarakan Pesona Budaya Garut

Selasa, 26 Agustus 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste