Ciamis, deJurnal,- Proses seleksi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis terus berlanjut.
Setelah sebelumnya sembilan calon pimpinan mengikuti tahapan tes penulisan dan presentasi makalah, kini lima calon lainnya menyusul menjalani tahapan yang sama, di MAN 1 Darussalam Ciamis. Jumat (06/02/2026)
Dengan demikian, total 14 calon pimpinan BAZNAS telah mengikuti seleksi tahap kedua yang dilaksanakan secara bertahap.
Tahapan ini menjadi bagian penting dalam rangkaian seleksi sebelum para peserta memasuki tahap akhir berupa wawancara.
Tim Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Ciamis, K.H. Dr. Fadlil Yani Ainusyamsi, MBA., M.Ag., yang akrab disapa Ang Icep, menjelaskan bahwa pelaksanaan tes makalah dibagi ke dalam beberapa sesi guna memastikan proses seleksi berjalan efektif dan objektif.
“Hari ini, lima calon pimpinan mengikuti tes penulisan dan presentasi makalah sebagai lanjutan dari sesi sebelumnya yang telah diikuti oleh sembilan peserta. Seluruhnya merupakan bagian dari satu rangkaian seleksi yang sama,” ujar Ang Icep.
Dalam tes tersebut, para peserta diminta memaparkan gagasan, analisis, serta pandangan strategis terkait pengelolaan zakat di Kabupaten Ciamis.
Presentasi makalah menjadi instrumen penilaian bagi Tim Seleksi untuk menilai kapasitas intelektual, visi kepemimpinan, serta pemahaman peserta terhadap tata kelola zakat yang profesional dan berkelanjutan.
Adapun pokok bahasan makalah meliputi latar belakang pentingnya kepemimpinan BAZNAS yang efektif, peran strategis BAZNAS dalam pengelolaan zakat di daerah, tujuan kepemimpinan yang ingin dicapai, serta kualifikasi ideal calon pimpinan BAZNAS.
Selain itu, para calon juga menguraikan tugas dan wewenang pimpinan BAZNAS, termasuk strategi dalam memperkuat kelembagaan, membangun sistem pengelolaan zakat yang transparan dan akuntabel, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS.
Ang Icep menegaskan bahwa seluruh peserta yang telah mengikuti tahapan presentasi makalah selanjutnya akan mengikuti seleksi tahap ketiga berupa wawancara, yang dijadwalkan pada 9 Februari 2026.
“Seleksi ini dirancang secara sistematis dan objektif untuk menjaring pimpinan BAZNAS yang memiliki kompetensi, integritas moral, serta komitmen kuat dalam pengelolaan zakat secara profesional dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Ang Icep berharap, melalui proses seleksi yang transparan dan bertahap tersebut BAZNAS Kabupaten Ciamis ke depan dapat dipimpin oleh figur yang kredibel, amanah, dan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam pengelolaan zakat. (Nay Sunarti)













