Ciamis, deJurnal,- Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) Kabupaten Ciamis menggelar silaturahmi dan konsolidasi organisasi, Kamis (12/2/2026).
Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat komitmen pelayanan, memperluas jangkauan program, serta memastikan para lansia di seluruh wilayah Kabupaten Ciamis mendapatkan pendampingan yang optimal.
Silaturahmi dihadiri jajaran pengurus kabupaten dan kecamatan. Selain mempererat kebersamaan, forum ini juga membahas evaluasi program kerja, peningkatan kualitas layanan kesehatan dan kesejahteraan, serta penguatan peran sosial lansia agar tetap aktif dan produktif di tengah masyarakat.
Ketua LLI Kabupaten Ciamis, Dr. H. Masduki Heryana, MM, menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya tidak hanya berfokus pada kegiatan seremonial, tetapi juga kerja nyata yang menyentuh kebutuhan lansia secara langsung.
“Pertemuan ini menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen bahwa seluruh kegiatan LLI dilaksanakan dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab, dan semangat pengabdian demi kepentingan masyarakat luas,” ujarnya.
Sepanjang Januari 2026, LLI Kabupaten Ciamis telah melakukan kunjungan pembinaan ke sejumlah kecamatan yang dipusatkan di wilayah eks kewedanan.
Kegiatan tersebut diikuti para ketua LLI kecamatan dengan agenda pembahasan administrasi organisasi, ketersediaan sarana dan prasarana, hingga optimalisasi pelayanan kesehatan dan kesejahteraan bagi lansia.
Data terbaru mencatat, sebanyak 542 lansia tergabung dalam LLI se-Kabupaten Ciamis. Dari jumlah tersebut, 541 orang telah mendapatkan layanan kesehatan, sementara 242 lansia telah menerima kartu anggota LLI sebagai bagian dari penguatan identitas dan akses layanan.
Masduki menyebut, seluruh program berjalan berkat dedikasi para pengurus yang bekerja secara sukarela.
“Kami terus berupaya agar lansia di Ciamis tetap sehat, kuat, bermartabat, produktif, dan mandiri sesuai visi organisasi,” katanya.
Lebih lanjut Masduki menerangkan dalam upaya meningkatkan kualitas hidup lansia, LLI Kabupaten Ciamis terus mengembangkan program Sekolah Lansia.
“Saat ini program tersebut telah berjalan di Kecamatan Panumbangan dan Ciikoneng, serta tengah dipersiapkan di Kecamatan Pamarican,” terangnya.
Dikatakan Masduki Sekolah Lansia dirancang sebagai ruang pembelajaran nonformal yang mendorong peningkatan pengetahuan, kesehatan mental, serta kepercayaan diri para lansia agar tetap berdaya dan berperan aktif dalam kehidupan sosial.
Memasuki Ramadan, LLI juga menerbitkan surat edaran kepada seluruh pengurus kecamatan dan desa untuk menyelenggarakan Pesantren Lansia. Program ini bertujuan memperkuat nilai spiritual, mempererat silaturahmi, serta menjaga kesehatan mental lansia selama bulan suci.
Pesantren Lansia sebelumnya telah diresmikan di Kecamatan Sukamantri dan diharapkan menjadi model pembinaan spiritual yang dapat direplikasi di wilayah lain.
Menurut Masduki kolaborasi lintas sektor dalam menjalankan program pembinaan lansia sangat penting. LLI akan terus menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga dan mitra strategis demi memperluas manfaat bagi masyarakat.
“Lembaga lanjut usia tidak bisa berjalan sendiri. Sinergi dengan berbagai pihak menjadi kunci agar pelayanan kepada lansia semakin optimal dan berkelanjutan,” tegas Masduki.
Melalui konsolidasi menjelang Ramadan tersebut, Masduki berharap seluruh program yang dijalankan LLI Kabupaten Ciamis mampu memberikan dampak nyata, tidak hanya bagi para lansia, tetapi juga bagi keluarga dan lingkungan sosialnya.
“Semoga seluruh ikhtiar yang kita lakukan membawa keberkahan dan manfaat luas bagi para lansia di Kabupaten Ciamis,” pungkasnya. (Nay Sunarti)
















