Subang, dejurnal.com – PT Dahana meraih predikat “Baik” dalam asesmen Good Corporate Governance (GCG) Tahun Buku 2024 yang dilaksanakan bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Jawa Barat.
Hasil tersebut disampaikan dalam kegiatan Exit Meeting Asesmen GCG yang digelar di Kantor Manajemen Pusat PT Dahana di Subang pada Selasa (3/3/2026).
Kegiatan ini dihadiri jajaran manajemen PT Dahana, di antaranya Direktur Utama Hary Irmawan, Direktur Keuangan, Manajemen Risiko dan SDM Mohamad Nur Sodiq, Komisaris Wildan Widarman, serta jajaran eselon I perusahaan. Dari pihak BPKP Perwakilan Jawa Barat hadir Kepala Perwakilan Ikhwan Mulyawan beserta tim asesor yang terlibat dalam proses penilaian.
Berdasarkan hasil asesmen tersebut, penerapan prinsip Good Corporate Governance di PT Dahana dinilai berjalan dengan baik melalui penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran dalam pengelolaan perusahaan.
Exit meeting ini menjadi forum penyampaian hasil akhir asesmen yang mencakup skor penilaian, Area of Improvement (AoI), serta rekomendasi perbaikan tata kelola perusahaan ke depan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menyamakan pemahaman antara tim asesor dan manajemen perusahaan terkait hasil evaluasi yang telah dilakukan.
Direktur Utama PT Dahana, Hary Irmawan, menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi momentum bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan secara berkelanjutan.
“Predikat ‘Baik’ yang diperoleh dalam asesmen GCG ini menjadi motivasi bagi PT Dahana untuk terus memperkuat praktik tata kelola perusahaan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas. Rekomendasi yang diberikan akan menjadi bahan evaluasi sekaligus pedoman bagi kami dalam melakukan perbaikan berkelanjutan,” ujar Hary Irmawan kepada awak media, Kamis (5/3/2026).
Komisaris PT Dahana, Wildan Widarman, menegaskan bahwa penguatan tata kelola perusahaan menjadi elemen penting dalam menjaga keberlanjutan dan kredibilitas perusahaan di mata para pemangku kepentingan.
“Penerapan Good Corporate Governance yang konsisten menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan perusahaan. Kami berharap hasil asesmen ini dapat menjadi pijakan bagi PT Dahana untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola serta memperkuat kepercayaan para pemangku kepentingan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BPKP Jawa Barat, Ikhwan Mulyawan, mengapresiasi komitmen PT Dahana dalam menjalankan proses asesmen secara terbuka dan konstruktif.
“Kami mengapresiasi komitmen manajemen PT Dahana dalam menjalankan proses asesmen GCG secara transparan dan konstruktif. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa perusahaan telah menerapkan tata kelola yang baik,” ujarnya.
Melalui asesmen ini, PT Dahana menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan penerapan Good Corporate Governance sebagai fondasi penting dalam menjaga kepercayaan pemangku kepentingan serta mendukung keberlanjutan kinerja perusahaan di masa mendatang.***(Asep)



















