• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Kamis, Mei 21, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Hujan Deras, Jembatan Cirahong Rawan Tanpa Penjaga Warga Khawatir

bydejurnalcom
Minggu, 5 April 2026
Reading Time: 2 mins read
Hujan Deras, Jembatan Cirahong Rawan Tanpa Penjaga Warga Khawatir
ShareTweetSend

CIAMIS, deJurnal,- – Kondisi Jembatan Cirahong di Desa Pawindan, Kecamatan Ciamis, berubah drastis setelah viral dugaan pungutan liar (pungli) di media sosial.

Sejak Sabtu (4/4/2026) siang, tidak ada lagi warga yang berjaga untuk mengatur arus lalu lintas di jalur penghubung Ciamis–Tasikmalaya tersebut.

Sejumlah petugas kepolisian sempat disiagakan di lokasi untuk mengantisipasi dampak pasca viralnya isu pungli.

BacaJuga :

Serap Aspirasi Warga Mekarjaya, H. Imat Rohimat Fokus Dorong Air Bersih, PJU dan Pengelolaan Sampah

Karang Taruna Cihaurbeuti Digembleng Tata Boga, Dinsos Ciamis Dorong Kemandirian Ekonomi Desa

Seorang Guru P3K di Kabupaten Bandung Dipecat Diduga Dendam Kepala Sekolah

Namun, penjagaan tersebut hanya berlangsung hingga sekitar pukul 17.00 WIB, sehingga pada malam hari jembatan kembali tanpa pengawasan.

Pantauan Minggu (5/4/2026) petang, suasana di sekitar jembatan terlihat sepi dan minim penerangan. Guyuran hujan yang turun menjelang malam membuat kondisi jalan di dalam jembatan menjadi licin, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.

Tidak adanya penjagaan menyebabkan arus kendaraan roda dua dari dua arah langsung berpapasan tanpa pengaturan. Para pengendara terlihat lebih berhati-hati, terutama saat melintas di bagian tengah jembatan yang sempit.

Sejumlah pengendara sempat tampak kebingungan. Mereka berhenti sejenak di pintu masuk jembatan. Namun setelah mengetahui tidak ada penjaga, mereka langsung melanjutkan perjalanan.

Kondisi tersebut memicu beragam tanggapan dari masyarakat. Sebagian menilai keberadaan penjaga sebelumnya justru membantu kelancaran dan keselamatan lalu lintas, terutama saat malam hari atau kondisi cuaca buruk.

Nasta (28), karyawan asal Manonjaya yang setiap hari melintasi Jembatan Cirahong untuk bekerja freelance di Ciamis, mengaku kondisi saat ini lebih mengkhawatirkan dibanding sebelumnya.

“Setiap hari saya lewat sini, sudah paham kondisi jembatan yang sempit. Kalau dua arah langsung jalan itu rawan, apalagi habis hujan jadi licin. Dulu ada yang jaga, kendaraan diatur bergantian, jadi lebih aman,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan penjaga bukan semata soal pungutan, tetapi memberikan rasa aman bagi pengguna jalan.

“Padahal cuma Rp1.000 atau Rp2.000, saya tidak masalah. Itu sebanding dengan rasa aman, apalagi kalau lewat malam hari,” katanya.

Namun setelah tidak ada penjagaan, ia mengaku lebih waswas saat melintas.

“Sekarang malah jadi takut. Gelap, sepi, tidak ada yang mengatur. Kalau terjadi sesuatu di tengah jembatan juga bingung harus bagaimana,” ucapnya.

Ia juga menyayangkan dampak viralnya isu pungli yang dinilai tidak mempertimbangkan kondisi di lapangan secara menyeluruh.

“Yang membuat viral itu seharusnya melihat kondisi di sini juga. Jangan hanya menilai dari satu sisi. Sekarang kami pengguna jalan yang merasakan dampaknya,” tegasnya.

Ahmad Himawan, salah seorang warga Pawindan menyebut keberadaan penjaga selama ini cukup membantu mengurangi risiko kecelakaan, terutama saat kendaraan berpapasan di jalur sempit.

“Sekarang tidak ada yang jaga, mungkin karena takut dipidanakan atau dampak viral. Padahal di lapangan banyak yang merasa terbantu. Kalau berpapasan risikonya besar, apalagi saat hujan,” katanya.

Ia berharap pemerintah segera menghadirkan solusi konkret, seperti penempatan petugas resmi atau pemasangan rambu lalu lintas.

“Kalau memang dihentikan, harus ada solusi. Ini jalur penting bagi warga Ciamis dan Tasikmalaya,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pawindan, Ahmad Kartoyo, membenarkan bahwa sejak Sabtu siang tidak ada lagi warga yang berjaga di lokasi jembatan sebagai respons atas situasi yang berkembang.

“Betul, sejak kemarin sudah tidak ada yang berjaga. Kami tidak ingin ada persoalan di kemudian hari,” ungkapnya.

Namun ia mengakui, kondisi di lapangan kini menjadi perhatian serius, terutama terkait keselamatan pengguna jalan.

“Tadi malam saya turun langsung ke lokasi. Kondisinya gelap, sepi, dan tidak ada aktivitas. Ini tentu menjadi perhatian kami,” katanya.

Pemerintah desa, lanjut Kartoyo, tengah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencari solusi terbaik, baik melalui penempatan petugas resmi, peningkatan penerangan, maupun pemasangan rambu lalu lintas. (Nay Sunarti)
“Yang jelas, keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas,” pungkasnya. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Silaturahmi Akbar Mantan Disnak Ciamis, 99 Persen Anggota Hadir, DPRD Pangandaran Turut Meriahkan

Next Post

Kades Pawindan Turun Tangan Amankan Jalur Cirahong Tanpa Upah

Related Posts

Dugaan Kegiatan Desa Tahun 2025 Belum Direalisasikan, Kecamatan Tunggu Hasil Audit Inspektorat
deNews

Dugaan Kegiatan Desa Tahun 2025 Belum Direalisasikan, Kecamatan Tunggu Hasil Audit Inspektorat

Rabu, 20 Mei 2026
AKM TK III Itwasda Polda Jabar, Kombes Pol. Dany Adhari Akbar, S.I.K., memimpin Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional THN 2026.
deNews

Polda Jabar Menggelar Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional, Semangat Persatuan dan Pengabdian Ditekankan

Rabu, 20 Mei 2026
Wisuda STIT Lakbok Dihadiri Wamenkop RI dan Sekda Ciamis, Lulusan Diminta Siap Bersaing
deNews

Wisuda STIT Lakbok Dihadiri Wamenkop RI dan Sekda Ciamis, Lulusan Diminta Siap Bersaing

Rabu, 20 Mei 2026
Serap Aspirasi Warga Mekarjaya, H. Imat Rohimat Fokus Dorong Air Bersih, PJU dan Pengelolaan Sampah
Legislator

Serap Aspirasi Warga Mekarjaya, H. Imat Rohimat Fokus Dorong Air Bersih, PJU dan Pengelolaan Sampah

Rabu, 20 Mei 2026
Karang Taruna Cihaurbeuti Digembleng Tata Boga, Dinsos Ciamis Dorong Kemandirian Ekonomi Desa
deNews

Karang Taruna Cihaurbeuti Digembleng Tata Boga, Dinsos Ciamis Dorong Kemandirian Ekonomi Desa

Rabu, 20 Mei 2026
Seorang Guru P3K di Kabupaten Bandung Dipecat Diduga Dendam Kepala Sekolah
deNews

Seorang Guru P3K di Kabupaten Bandung Dipecat Diduga Dendam Kepala Sekolah

Rabu, 20 Mei 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Terkait CSR Peternakan Ayam Manggis, Tak Seorang Pun Mengaku Terima Signifikan

Sabtu, 9 November 2019

CSR Manggis, Masyarakat Jamali Kademangan Akan Audiensikan ke DPRD Cianjur

Jumat, 13 Desember 2019

KabarDaerah

Cawabup Kabupaten Sukabumi Takziyah Ke keluarga Besar MUI Kecamatan Parakansalak

Senin, 5 Oktober 2020

Gibas Ciamis Tuntut Penjarakan Oknum Nakes Aniaya Keluarga Pasien

Selasa, 27 April 2021

Pemkab Ciamis Bersama Tokoh Gelar FGD Perubahan Nama Jadi Kabupaten Galuh

Selasa, 27 Desember 2022

Tahun Depan Kuota Pemberangkatan Haji Garut Kembali Normal

Selasa, 27 September 2022

Anggota Legislatif Membisu Ketika Gedung DPRD Garut Ditaburi Bunga Serta Dikhawatirkan Jadi Sarang Kemaksiatan

Sabtu, 5 September 2020

Bupati Bandung Bernostalgia Saat Safari Ramadan di Desa Cangkuang Wetan Dayeuhkolot

Kamis, 6 Maret 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste